Karena Alasan Ini, Dokter Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Biji Durian Bukan Dagingnya

Risna Halidi | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 10:34 WIB
Karena Alasan Ini, Dokter Zaidul Akbar Sarankan Konsumsi Biji Durian Bukan Dagingnya
Ilustrasi buah durian (shutterstock)

Suara.com - Alih-alih mengonsumsi daging durian, Dokter Zaidul Akbar justru menyarankan untuk mengonsumsi biji durian karena kandungan asam amino yang tinggi, yang baik untuk tubuh.

Menurut dr. Zaidul, biji durian adalah penyeimbang asam daging durian, yang apabila dikonsumsi berlebihan, bisa memicu kolesterol, obesitas, diabetes hingga jantung berdebar.

"Daripada makan daging durian banyak-banyak, mending makan bijinya banyak-banyak, lebih sehat bijinya bisa direbus, dikukus, atau dibikin tepung juga bagus, karena isi biji durian itu asam amino," ujarnya melalui kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Jumat (6/8/2021). Simak lebih lanjut di sini.

Asam amino atau amino acid adalah bentuk paling sederhana dari protein, salah satu nutrisi penting yang berperan dalam tumbuh kembang anak.

Mengingat asam amino tidak bisa diproduksi sendiri oleh tubuh, maka nutrisi ini harus diperoleh dari makanan dan minuman.

Dokter pencetus konsep jurus sehat rasulullah (JSR) itu mengatakan jika biji durian ini serupa dengan air kelapa.

Menurut dia, dalam buah-buahan semakin ia dilindungi dengan cangkang yang keras dan berduri, maka ada zat terbaik yang terkandung di dalamnya.

"Semakin dilindungi Allah SWT, biasanya suatu produk itu semakin berharga isi dalamnya," tutur dr. Zaidul.

Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (FK Undip) ini mengatakan kandungan nutrisi biji durian dibuktikan oleh penelitian di Fakultas Pertanian Universitas Bengkulu yang menemukan kandungan asam amino dalam limbah biji durian yang difermentasi dengan ragi tempe.

"Kalau bisa bikin tempe dari biji durian itu bagus. Tempe itu tidak harus dari kedelai, bisa dari banyak biji-bijian fermentasi, salah satu makanan terbaik untuk pencernaan kita," pungkas dr. Zaidul.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agar Gula Darah Pasien Diabetes Tipe 2 Tetap Terkontrol, Kapan Waktu Makan Terbaik?

Agar Gula Darah Pasien Diabetes Tipe 2 Tetap Terkontrol, Kapan Waktu Makan Terbaik?

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 20:37 WIB

Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Ini yang Harus Dicermati Pasien Diabetes

Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Ini yang Harus Dicermati Pasien Diabetes

Kaltim | Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:18 WIB

Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Ini yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes

Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Ini yang Harus Diperhatikan Pasien Diabetes

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:48 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB