Bisakah Orang yang Sudah Vaksin Alami Long Covid-19? Ini Kata Peneliti!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 16:34 WIB
Bisakah Orang yang Sudah Vaksin Alami Long Covid-19? Ini Kata Peneliti!
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Vaksin Covid-19 memang salah satu cara untuk melindungi diri kita dari gejala parah virus corona Covid-19. Tapi, vaksin Covid-19 tidak membuat tubuh kita sepenuhnya kebal terhadap virus corona Covid-19.

Vaksin Covid-19 ini hanya membantu mencegah infeksi parah hingga kematian akibat virus corona Covid-19. Tapi, beberapa orang mungkin mempertanyakan risiko orang yang sudah vaksin mengalami Long Covid-19 ketika terinfeksi.

Saat ini, para peneliti pun sedang mempelajari kemungkinan orang yang sudah vaksin Covid-19 mengalami gejala jangka panjang atau Long Covid-19.

Sebenarnya, vaksin Covid-19 yang telah disetujui penggunaannya di seluruh dunia ini cukup efektif mencegah infeksi parah dan kematian akibat virus corona.

Tapi dilansir dari Fox News, beberapa orang memang masih bisa terinfeksi virus corona Covid-19 setelah vaksinasi. Dengan kasus infeksi terobosan seperti itu, para ahli kesehatan mengatakan vaksin Covid-19 bisa membantu mengurangi risiko infeksi parah.

Ilustarasi virus corona Covid-19, Long Covid-19. (pixabay)
Ilustarasi virus corona Covid-19, Long Covid-19. (pixabay)

Meski begitu, para peneliti juga melihat kasus-kasus infeksi terobosan itu bisa menyebabkan Long Covid-19, yaitu ketika orang mengalami gejala virus corona terus-menerus atau sebulan lebih setelah infeksi pertama.

Kondisi ini bisa berkembang setelah infeksi virus corona Covid-19 awal yang parah. Tapi, kondisi ini juga bisa dialami oleh orang yang terinfeksi dengan gejala ringan atau tanpa gejala.

Beberapa perkiraan menunjukkan 30 persen pasien Covid-19 yang tidak divaksinasi mengalami gejala jangka panjang, termasuk sesak napas, kelelahan, sulit berkonsentrasi, insomnia, dan kabut otak. Gejala serupa juga dapat berkembang setelah infeksi virus lainnya.

Sebuah studi kecil dari Israel yang diterbitkan baru-baru ini menemukan Long Covid-19 pada beberapa petugas kesehatan. Mereka mengembangkan gejala ringan, termasuk batuk, kelelahan dan kelemahan yang bertahan setidaknya selama 6 minggu.

baca juga

Saat ini, studi yang lebih besar sedang berlangsung. Para peneliti belum tahu penyebab beberapa pasien mengalami gejala virus corona berkepanjangan.

Tapi, mereka percaya beberapa gejala virus corona mencerminkan jaringan parut paru-paru atau kerusakan organ lain dari infeksi awal yang parah. Teori lain menunjukkan bahwa virus dapat berlama-lama di dalam tubuh dan memicu respons imun yang mengarah pada gejala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Ini yang Harus Dicermati Pasien Diabetes

Jangan Ragu Vaksin Covid-19, Ini yang Harus Dicermati Pasien Diabetes

Kaltim | Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:18 WIB

Selain Virus Corona Covid-19, Ini 5 Penyakit yang Berisiko Serang Anak-Anak

Selain Virus Corona Covid-19, Ini 5 Penyakit yang Berisiko Serang Anak-Anak

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 18:15 WIB

Studi: Anak-Anak Terinfeksi Virus Corona Covid-19 Tak Lebih dari 6 Hari

Studi: Anak-Anak Terinfeksi Virus Corona Covid-19 Tak Lebih dari 6 Hari

Health | Kamis, 05 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×