Heboh Terapi aaPRP untuk Covid-19, Bagaimana sih Mekanismenya?

Rima Sekarani Imamun Nissa, Fita Nofiana

Senin, 09 Agustus 2021 | 17:29 WIB
Heboh Terapi aaPRP untuk Covid-19, Bagaimana sih Mekanismenya?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Selama pandemi Covid-19, berbagai terapi muncul dan diklaim bisa mencegah maupun menyembuhkan. Belakangan, di Indonesia marak diperbincakan tentang terapi aaPRP (autologus activated platelet-rich plasma) sebagai terapi Covid-19

Terapi aaPRP sendiri dikenalkan oleh dokter Karina F Moegni, SpBP, seorang lulusan Universitas Indonesia (UI). Apa, sih, sebenarnya terapi aaPRP itu?

Terapi aaPRP sendiri merupakan konsentrat protein dari dalam trombosit manusia. Menurut paparan dokter Karina, terapi ini mulanya dibuat dalam darah pasien yang diambil seanyak 20-25 cc. Kemudian, trombosit dari darah pasien Covid-19 dipisahkan. 

Trombosit darah dari pemisahan di labiratoium kemudian diambil proteinnya yang kemudian dimasukkan kembali ke dalam tubuh pasien melalui cairan infus. Keseluruhan proses ini membutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam.  Trombosit inilah yang disebut memantu terapi untuk Covid-19. 

Dokter Karina mengklaim bahwa terapi ini aman dilakukan untuk usia berapapun dengan kondisi kesehatan apa pun. Menurutnya keamaman ini disebabkan karena aaPRP didapatkan dari tubuh sendiri dan tidak diproses dengan zat yang berasal dari hewan. 

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Terapi ini nampaknya mendapatkan dukungan oleh Menteri BUMN periode Oktober 2011-Oktober 2014, Dahlan Iskan. Dukungan tersebut ia tuliskan dalam blog resmi miliknya. 

"aaPRP akan mentasi Covid karena isi trombosit itu mengandung protein anti radang, bakteri, dan protein penumbuh sel baru, itulah yang oleh Karina sebutkan bahwa trombosit seperti apotek besar. Ia menyediakan obat apa saja untuk tubuh kita," catat Iskan dalam blog resmi miliknya yang bertajuk Perjuangan Karina. 

Metode PRP sebenarnya bukan hal baru, sebab sebelumnya juga sempat digunakan dalam berbagai bidang kecantikan, seperti mengatasi kulit keriput, kebotakan, dan hilangkan bekas jerawat.

Meskipun didukung oleh Iskan, para ahli menyarankan untuk tak terburu-buru overklaim terhadap terapi aaPRP. Menurut para ahli, semestinya klaim khasiat terapi aaPRP tidak dipublikasikan ke masyarakat sebelum terbukti kebenarannya secara valid. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Koalisi Sipil Sebut Mestinya Moeldoko Bantah Tudingan ICW Lewat Riset, Bukan Somasi

Koalisi Sipil Sebut Mestinya Moeldoko Bantah Tudingan ICW Lewat Riset, Bukan Somasi

News | Senin, 09 Agustus 2021 | 16:59 WIB

Kenaikan Angka Aktif Covid-19, Karena Tracing Intensif Sering Dilakukan Pemprov Kaltim

Kenaikan Angka Aktif Covid-19, Karena Tracing Intensif Sering Dilakukan Pemprov Kaltim

Kaltim | Senin, 09 Agustus 2021 | 16:41 WIB

China Kembali Laporkan Ratusan Kasus Baru Pasien Virus Corona Varian Delta

China Kembali Laporkan Ratusan Kasus Baru Pasien Virus Corona Varian Delta

Batam | Senin, 09 Agustus 2021 | 16:36 WIB

Terkini

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Terjebak Lowongan jadi Satpam Bergaji Tinggi, 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori

2 Rekomendasi Bedak Skintific untuk Mengunci Minyak dan Menyamarkan Pori

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 13:11 WIB

Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis

Film Medalist Tayang 19 Februari 2027, Trailer All-Japan Novice Dirilis

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:08 WIB

Kenapa Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam? Ini Cara AI Membaca Pola Tubuh Pengguna

Kenapa Galaxy Watch9 Butuh 7 Malam? Ini Cara AI Membaca Pola Tubuh Pengguna

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 13:08 WIB

Info Intelijen RI: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Direkrut Negara Pihak Ketiga, Diimingi Gaji Besar

Info Intelijen RI: WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia Direkrut Negara Pihak Ketiga, Diimingi Gaji Besar

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:05 WIB

Kematian Warga Pejompongan dan Dugaan Kehadiran Hercules, Puan Minta Polisi Tak Ragu Usut

Kematian Warga Pejompongan dan Dugaan Kehadiran Hercules, Puan Minta Polisi Tak Ragu Usut

News | Selasa, 01 September 2026 | 13:05 WIB

Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Imigrasi Sumut Dorong Reformasi Birokrasi Berorientasi pada Pelayanan dan Kepercayaan Publik

Sumut | Selasa, 01 September 2026 | 13:05 WIB

Menyebalkan tapi Bikin Jatuh Cinta: Pesona Sangga dalam Pink Project

Menyebalkan tapi Bikin Jatuh Cinta: Pesona Sangga dalam Pink Project

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:04 WIB

Film Pokemon: Wild Card Siap Tayang 2027, Mimikyu Temani Protagonis TCG

Film Pokemon: Wild Card Siap Tayang 2027, Mimikyu Temani Protagonis TCG

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:00 WIB

Penuh Semangat, RIIZE Ungkap Ikatan Persahabatan yang Kuat di Lagu Sunburst

Penuh Semangat, RIIZE Ungkap Ikatan Persahabatan yang Kuat di Lagu Sunburst

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 12:59 WIB

×