Jangan Abaikan Pusing ketika Bangun Tidur, Bisa Jadi Hipotensi Postural

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 10 Agustus 2021 | 10:45 WIB
Jangan Abaikan Pusing ketika Bangun Tidur, Bisa Jadi Hipotensi Postural
Ilustrasi pusing ketika bangun tidur. (Pexels/Andrea Piacquadio)

Suara.com - Anda mungkin pernah merasakan pusing ketika bangun tidur, sehingga harus duduk lagi atau memegang sesuatu untuk sandaran. Kondisi ini disebut hipotensi postural yang merupakan penurunan tekanan darah tidak normal ketika berdiri.

Pusing ketika bangun tidur ini perlu diwaspadai, karena bisa meningkatkan risiko cedera akibat terjatuh, penyakit jantung, depresi, demensia hingga kematian.

Sebenarnya, hipotensi postural akan meningkat risikonya seiring bertambahnya usia dengan 1 dari 5 orang usia di atas 60 tahun mengalaminya. Sebanyak 15 persen orang usia 65-69 dan lebih dari 25 persen orang usia 85 tahun ke atas berisiko mengalami hipotensi postural.

Hipotensi postural klasik itu bisa terjadi dalam 3 menit ketika Anda berdiri. Sedangkan dilansir dari Mirror UK, hipotensi postural atau pusing ketika bangun tidur terjadi setelah 3 menit.

Tapi, kondisi ini juga bisa dipicu oleh makanan. Seperti yang ditunjukkan Artaza Gilani dan rekan-rekannya di BMJ, hipotensi postural adalah ciri dari banyak kondisi medis, seperti penyakit Parkinson, diabetes, defisiensi vitamin B12, gagal ginjal, penyakit autoimun, dan kanker.

Ilustrasi bangun tidur (freepik)
Ilustrasi bangun tidur (freepik)

Lalu, ada serangkaian kondisi jantung termasuk tekanan darah tinggi dan aritmia. Selain itu, gula darah tinggi bisa menyebabkan penuaan.

Bahkan, obat-obatan juga bisa menyebabkan hipotensi postural, seperti antihipertensi, nitrat, diuretik, antidepresan trisiklik, antipsikotik, dan beta blocker hingga kebiasaan minum alkohol.

Salah satu risiko Utama hipotensi postural adalah patah tulang karena jatuh, sehingga tujuan pengobatan tidak hanya untuk mengurangi gejala tetapi juga risiko cedera.

Sayangnya, perawatan tidak cukup untuk menormalkan penurunan tekanan darah secara postural. Beberapa dokter akan menyarankan pengobatan untuk hipotensi postural tanpa gejala.

Sebaliknya, cara yang harus dilakukan adalah melakukan beberapa tindakan pencegahan, seperti mengubah posisi secara perlahan dan bertahap dari berbaring lalu duduk dan berdiri.

Selain itu, hindari minum alkohol, makan dalam jumlah besar, lingkungan yang sangat hangat, mandi air panas, dan tidur dalam posisi kepala diangkat. Lakukan beberapa olahraga setiap hari untuk menormalkan tekanan darah Anda.

Kemudian, regangkan otot-otot kaki dan bokong ketika berdiri. Tapi, Anda juga perlu memperhatikan penyebab hipotensi postural yang reversible, seperti obat-obatan, infeksi, dehidrasi, dan anemia.

Anda dan dokter Anda dapat mempertimbangkan untuk menghentikan atau mengurangi dosis obat penyebab atau menggunakan alternatif lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Keuntungan Bangun Pagi, Kamu Harus Tahu!

5 Keuntungan Bangun Pagi, Kamu Harus Tahu!

Your Say | Kamis, 05 Agustus 2021 | 16:23 WIB

6 Buah-buahan yang Baik untuk Penderita Darah Rendah

6 Buah-buahan yang Baik untuk Penderita Darah Rendah

Your Say | Rabu, 21 Juli 2021 | 19:29 WIB

Bangun Tidur Jangan Langsung Minum Kopi, Ini Alasannya

Bangun Tidur Jangan Langsung Minum Kopi, Ini Alasannya

Health | Rabu, 21 Juli 2021 | 06:05 WIB

Terkini

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 11:00 WIB

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB