WFH Bikin Mata Lelah? Sering-Seringlah 'Cuci Mata'

Vania Rossa | Suara.com

Kamis, 12 Agustus 2021 | 19:35 WIB
WFH Bikin Mata Lelah? Sering-Seringlah 'Cuci Mata'
Ilustrasi mata lelah saat WFH. (Shutterstock)

Suara.com - Seharian berada di depan layar laptop untuk bekerja, bisa bikin mata lelah. Terlebih saat WFH, kamu kerap tak sadar waktu kalau sudah bekerja. Tanpa terasa, kamu sudah berjam-jam berada di depan layar tanpa sedikit pun mengalihkan pandangan ke arah lain. Mata jadi pegal, bahkan tak jarang perih dan berair.

Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Cabang DKI Jaya, dr. Elvioza, SpM(K), menyarankan untuk sering-sering 'cuci mata' untuk membantu menyegarkan mata.

Melihat pemandangan indah yang bernuansa hijau, seperti tanaman, bisa membantu menyegarkan mata yang penat setelah lelah melihat layar laptop selama bekerja atau belajar di rumah.

"Ada istilah Triple 20. Setelah kerja 20 menit (melihat layar), lihat ke kejauhan selama 20 detik sejauh 20 meter. Ketika kita melihat ke kejauhan, mata relaksasi, makanya kalau melihat jauh istilahnya cuci mata," ujar dr. Elvioza dalam konferensi pers secara daring, Kamis (12/8/2021), mengutip dari Antara.

Menatap layar gadget terus-menerus membuat mata bekerja keras karena kamu harus melihat objek dari dekat. Definisi dekat di sini adalah jarak antara mata dan layar kurang dari enam meter. Sementara, seseorang yang bekerja atau belajar dari rumah biasanya berhadapan dengan layar lptop dalam jarak lebih dekat dari enam meter.

Ketika melihat objek dari dekat, otot mata berkontraksi. Sebaliknya, melihat objek di kejauhan membuat mata relaksasi.

"Itu sebabnya, saat pandemi di mana bekerja melihat komputer, melihat jarak dekat terus menerus, beban untuk mata lebih tinggi, jadi banyak terjadi kelelahan mata," kata dr. Elvioza.

Beban mata yang lebih tinggi saat WFH akibat penggunaan laptop ini kemudian menciptakan sindroma pengguna komputer (computer vision syndrome), dengan ciri khas keluhan penglihatan buram dan juga mata lelah akibat melihat objek dari dekat dalam waktu lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Awas, Kelamaan Duduk saat WFH Bisa Picu Menurunnya Performa Kerja

Awas, Kelamaan Duduk saat WFH Bisa Picu Menurunnya Performa Kerja

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 18:32 WIB

Studi IBM: WFH Bikin Perusahaan Beralih ke Cloud, Ini Alasannya

Studi IBM: WFH Bikin Perusahaan Beralih ke Cloud, Ini Alasannya

Tekno | Minggu, 08 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Berikut 5 Cara Mengatasinya!

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Berikut 5 Cara Mengatasinya!

Your Say | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB