Mengenal Virus Corona Varian Eta: Seberapa Besar Risiko Penularannya?

M. Reza Sulaiman, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:33 WIB
Mengenal Virus Corona Varian Eta: Seberapa Besar Risiko Penularannya?
Ilustrasi virus Corona Covid-19 varian baru. (Dok. Envato)

Suara.com - Varian terbaru virus Corona SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 sudah terdeteksi di sejumlah negara. Disebut sebagai varian Eta, laporan mengklaim virus ini lebih menular.

Dilansir CNA, jenis varian ini diidentifikasi pada seseorang yang baru saja melakukan perjalanan kembali dari Dubai.

Varian Eta atau yang disebut B.1.525 ini, dianggap lebih menular dan resisten terhadap antibodi yang dihasilkan dari vaksinasi Covid-19.

Di sisi lain, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI mengatakan varian B.1.525 (varian Eta) sudah terdeteksi di Indonesia, dan dibawa masuk oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang masuk ke Indonesia pada 20 Jajuari 2021, yakni melalui Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Tanjung Pinang Batam.

INFOGRAFIS: 7 Tips Pencegahan Covid-19 Varian Baru!
INFOGRAFIS: 7 Tips Pencegahan Covid-19 Varian Baru!

Varian ini masuk dalam kategori Variant of Concern (VOC), di mana pengaruh karakterisitik virus tersebut masih akan diteliti lebih lanjut, mulai dari penularan, keparahan penyakit, pelepasan kekebalan imun, diagnostik, dan terapeutik.

Apakah Varian Eta B.1.525 Berbahaya?

Dilansir dari The News Minute, menurut Dr. Ravi Gupta dari Universitas Cambridge, varian ini merupakan mutasi dari E484K, virus mutasi yang ditemukan di Afrika selatan.

Mutasi ini memungkinkan virus tidak terdeteksi pada pertahanan kekebalan tubuh manusia.

Sisi lain, varian Eta tidak membawa mutasi seperti N501Y, di mana varian ini ditemukan pada varian Alpha, Beta, dan Gamma.

baca juga

Menurut Profesor Andrew Hayward, yang merupakan ahli epidemiologi di University College London, varian jenis Eta B.1.525, dikatakan tidak menyebar lebih cepat dibanding dengan varian jenis lainnya.

Sementara itu menanggapi masuknya varian Eta ke Indonesia, ahli epidemilogi Universitas Indonesia Pandu Riono menyebut masyarakat tidak perlu takut.

“Ya nggak apa-apa, biarin aja. Kan virusnya senang bermutasi. Jadi nggak usah takut, dan ada dua kemungkinan. Virusnya tidak berubah atau berubah. Berubah jadi ganas atau tidak, nanti akan ada banyak virus yang bermutasi,” ungkapnya saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/8/2021).

Dengan kehadiran banyak varian, termasuk varian Eta, menurutnya perjalanan pandemi Covid-19 akan semakin panjang.

“Artinya kita akan menghadapi pandemi lebih panjang, karena akan banyak varian baru. Jadi biar manusia lebih waspada,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Serba-serbi Omicron BA.2.75 atau Centaurus: dari Gejala hingga Penularan

Serba-serbi Omicron BA.2.75 atau Centaurus: dari Gejala hingga Penularan

News | Selasa, 19 Juli 2022 | 15:38 WIB

Subvarian Baru Covid-19, Gejalanya Sering Berkeringat di Malam Hari

Subvarian Baru Covid-19, Gejalanya Sering Berkeringat di Malam Hari

Tekno | Senin, 11 Juli 2022 | 09:54 WIB

Infeksi Covid-19 BA.4 dan BA.5 Pada Orang yang Belum Divaksinasi Berisiko Lahirkan Varian Baru Virus Corona

Infeksi Covid-19 BA.4 dan BA.5 Pada Orang yang Belum Divaksinasi Berisiko Lahirkan Varian Baru Virus Corona

Health | Selasa, 21 Juni 2022 | 08:24 WIB

Satgas: Vaksin Masih Efektif Jadi Benteng Pertahanan Tubuh Dari Varian Baru Covid-19

Satgas: Vaksin Masih Efektif Jadi Benteng Pertahanan Tubuh Dari Varian Baru Covid-19

News | Selasa, 14 Juni 2022 | 21:12 WIB

Kasus Covid-19 Varian Omicron BA.4 dan BA.5 Jadi 8 Orang, Dokter Ungkap Gejala dan Status Vaksinasi Tiap Pasien

Kasus Covid-19 Varian Omicron BA.4 dan BA.5 Jadi 8 Orang, Dokter Ungkap Gejala dan Status Vaksinasi Tiap Pasien

Health | Minggu, 12 Juni 2022 | 15:22 WIB

Terkini

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

BGN Bakal Ubah Skema Insentif Dapur MBG Rp 6 Juta

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:30 WIB

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Cara BUMN Garap Potensi Ekonomi Pesisir

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Mengapa Unhas Beri Gelar Honoris Causa kepada Xanana Gusmao?

Sulsel | Jum'at, 04 September 2026 | 08:28 WIB

Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban

Keracunan MBG Mendunia, Media Internasional Miris Ratusan Siswa Jadi Korban

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:22 WIB

Debut Jepang! izna Rayakan Self Love dan Individualitas di Lagu Dumb Hot

Debut Jepang! izna Rayakan Self Love dan Individualitas di Lagu Dumb Hot

Your Say | Jum'at, 04 September 2026 | 08:15 WIB

Komnas HAM Ungkap Biang Karhutla yang Terus Berulang

Komnas HAM Ungkap Biang Karhutla yang Terus Berulang

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:15 WIB

5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar

5 Shio Beruntung Hari Ini 4 September 2026, Urusan Mulai Lancar

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 08:12 WIB

Apa Bedanya Gel Moisturizer dengan Cream Moisturizer dalam Mengunci Kelembapan?

Apa Bedanya Gel Moisturizer dengan Cream Moisturizer dalam Mengunci Kelembapan?

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 08:05 WIB

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, Sudaryono Akui BGN Sempat Drop

News | Jum'at, 04 September 2026 | 08:00 WIB

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

300 Massa Aksi Ditangkap, SETAPOL Ungkap Kekerasan Aparat: Kondisinya Sangat Miris!

News | Jum'at, 04 September 2026 | 07:55 WIB

×