3 Penyakit Penyebab Umum Kematian Global, Ayo Ubah Gaya Hidup Lebih Sehat

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 13:20 WIB
3 Penyakit Penyebab Umum Kematian Global, Ayo Ubah Gaya Hidup Lebih Sehat
Ilustrasi pasien penyakit jantung, kanker, demensia (Unsplash)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan ada 3 penyebab utama kematian yang bisa dicegah, yakni penyakit jantung, demensia dan kanker. Ketiga penyakit serius ini bisa mempersingkat peluang bertahan hidup seseorang hingga 14 tahun.

Faktor risiko yang mendasari masalah kesehatan ini pun bervariasi, tetapi semuanya berkaitan erat dengan faktor gaya hidup. Mengubah gaya hidup akan membantu mengoptimalkan rentang kesehatan Anda dalam jangka waktu lama sekaligus menambah peluang hidup selama 14 tahun.

Anda mungkin pernah terheran-heran dengan orang yang mampu bertahan hidup selama 100 tahun. Dr Paddy Barrett, ahli jantung pencegahan di Blackrock Clinic, mengatakan orang yang mampu bertahan hidup selama 100 tahun ini biasanya juga meninggal karena penyakit jantung, kanker atau demensia.

"Tapi, mereka biasanya menderita semua penyakit serius itu lebih lambat dari orang lain. Karena itu, kita harus fokus pada faktor risikonya," kata Dr Paddy Barret dikutip dari Express.

Penyakit serius tidak menular ini adalah kondisi yang tidak bisa ditularkan dari satu orang ke orang lain, seperti stroke, penyakit jantung, diabetes dan demensia. Risiko penyakit serius ini akan semakin meningkat seiring bertambahnya usia dan kondisi ini menyumbang sekitar 70 persen dari semua penyebab kematian.

Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]
Ilustrasi tekanan darah tinggi [pixabay]

Dalam hal ini, penyakit jantung adalah penyebab utama kematian secara global. Sekitar 17,9 juta orang atau sekitar 32 persen orang di seluruh dunia meninggal dunia karena penyakit jantung setiap tahunnya.

Menurut WHO, kanker adalah penyebab utama kematian kedua yang telah menyebabkan sekitar 9,6 juta kasus kematian di seluruh dunia pada tahun 2018.

Di sisi lain, ada pula demensia yang sangat mempengaruhi memori dan kemampuan kognitif lainnya yang mengganggu kemampuan seseorang untuk melakukan aktivitas harian secara signifikan.

Sedangkan, kedua masalah kesehatan itu terkait erat dengan rentang hidup yang lebih pendek. Tapi, faktor risiko yang mendasari setiap penyakit tak menular itu bisa dicegah dengan mengubah gaya hidup.

Dr Barrett mengatakan bahwa tekanan darah tinggi, merokok, gula darah tinggi, kolesterol tinggi, dan obesitas cenderung memberikan dampak besar pada ketiga penyakit tak menular tersebut. Anda bisa mencegah penyakit jantung, kanker atau demensia dengan menghindari semua faktor risikonya.

Sementara itu, Anda bisa menurunkan kolesterol melalui diet rendah lemak jenuh, garam dan gula. Bahkan, olahraga juga bisa membantu menurunkan tekanan darah yang berkaitan dengan penyakit serius.

Ada beberapa makanan yang secara aktif dapat membantu menurunkan kolesterol, antara lain:

  1. Minyak nabati, seperti minyak zaitun, bunga matahari, jagung, lobak, kacang-kacangan dan biji-bijian
  2. Alpukat, kacang-kacangan dan biji-bijian
  3. Selai lemak yang terbuat dari minyak nabati, seperti bunga matahari dan minyak zaitun
  4. Ikan yang berminyak

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tinggi Badan Menyusut saat Menua, Waspada Picu Risiko Masalah Jantung

Tinggi Badan Menyusut saat Menua, Waspada Picu Risiko Masalah Jantung

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:43 WIB

Pasang Alat Pacu Jantung, Bagaimana Cara Kerjanya?

Pasang Alat Pacu Jantung, Bagaimana Cara Kerjanya?

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:27 WIB

Jam Kerja Lebih 55 Jam Seminggu Ternyata Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Jam Kerja Lebih 55 Jam Seminggu Ternyata Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Health | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 17:55 WIB

Terkini

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB