Tinggi Badan Menyusut saat Menua, Waspada Picu Risiko Masalah Jantung

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Kamis, 12 Agustus 2021 | 12:43 WIB
Tinggi Badan Menyusut saat Menua, Waspada Picu Risiko Masalah Jantung
Ilustrasi perempuan sehat di usia 'senja', lansia. (Shutterstock)

Suara.com - Perempuan paruh baya yang mengalami kehilangan tinggi badan berisiko mengalami masalah kesehatan seperti risiko kematian dini, serangan jantung hingga stroke. Hal ini dinyatakan dalam penelitian yang dilakukan di Skandinavia. 

Melansir dari Medicinenet, beberapa penurunan tinggi badan sejalan dengan penuaan dan penelitian sebelumnya menunjukkan hal itu dapat meningkatkan kemungkinan kematian akibat penyakit jantung.

Perempuan cenderung menyusut lebih banyak daripada pria seiring bertambahnya usia, namun penurunan tinggi badan pada perempuan belum diteliti dengan baik. Oleh karena itu, penelitian ini mencoba melihat bagaimana erubahan tinggi badan berefek pada kesehatan perempuan. 

Penelitian ini melibatkan lebih dari 2.400 perempuan Swedia dan Denmark yang lahir antara tahun 1908 hingga 1952. Tinggi badan mereka diperiksa antara usia 30 hingga 60 tahun dan lagi 10 hingga 13 tahun kemudian. 

Tanggal dan penyebab kematian dipantau selama 17 hingga 19 tahun setelah pengukuran tinggi kedua. Rata-rata, perempuan kehilangan tinggi 0,3 inci di antara dua pengukuran, dengan jumlah berkisar antara 0 hingga 5,5 inci.

Lebih dari 19 tahun pemantauan, 625 perempuan meninggal. Penyakit kardiovaskular (termasuk 37 kasus stroke) adalah penyebab utama kematian pada 157 perempuan, sementara 362 meninggal karena penyebab lain.


Setelah menyesuaikan pengaruh potensial seperti berat badan, penggunaan tembakau dan alkohol, aktivitas fisik dan pendidikan, para peneliti menemukan bahwa setiap 0,4 inci kehilangan tinggi badan meningkatkan risiko kematian dini dari penyebab apapun. Setidaknya sebesar 14 persen di antara perempuan Swedia dan 21 persen di antara perempuan Denmark.

Penurunan tinggi badan yang besar (lebih dari 0,8 inci) dikaitkan dengan risiko kematian dini 74 persen lebih tinggi secara keseluruhan untuk wanita Swedia dan risiko 80 persen lebih tinggi untuk wanita Denmark.

Data yang dikumpulkan dari kedua kelompok menghubungkan penurunan tinggi badan yang besar dengan lebih dari dua kali risiko kematian akibat stroke dan penyakit jantung dan risiko kematian dini 71 persen lebih tinggi dari semua penyebab.

baca juga

Temuan ini telah dipublikasikan secara online pada BMJ Open yang dipimpin oleh Sofia Klingberg dari Universitas Gothenburg di Swedia.

"Dalam hal ini, aktivitas fisik secara teratur mungkin bermanfaat tidak hanya dalam pencegahan (penyakit kardiovaskular), tetapi juga dalam pencegahan penurunan tinggi badan," catat penulis menyimpulkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pasang Alat Pacu Jantung, Bagaimana Cara Kerjanya?

Pasang Alat Pacu Jantung, Bagaimana Cara Kerjanya?

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 10:27 WIB

Kalian Harus Coba Krijang, Keripik Jantung Pisang Khas Madiun

Kalian Harus Coba Krijang, Keripik Jantung Pisang Khas Madiun

Jatim | Rabu, 11 Agustus 2021 | 14:36 WIB

Gadis Kecil Berusia 9 Tahun Akan Jalani Operasi Jantung, Christian Eriksen Beri Semangat

Gadis Kecil Berusia 9 Tahun Akan Jalani Operasi Jantung, Christian Eriksen Beri Semangat

Bola | Rabu, 11 Agustus 2021 | 05:00 WIB

Terkini

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Kebakaran Hutan Pakai Bahasa Jawa, Colek Prabowo

Anggota Parlemen Malaysia Sindir Kebakaran Hutan Pakai Bahasa Jawa, Colek Prabowo

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:11 WIB

22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan

22 Kasus Kekerasan di Pondok Pesantren Jateng Catat 85 Korban, Pencegahan Jadi Sorotan

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:10 WIB

12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas

12 Ribu Lowongan Kerja Terbuka di Karir Jakarta 2026, Tanpa Sekat KTP dan Ramah Disabilitas

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:09 WIB

Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding

Google dan Unity Siapkan AI untuk Bikin Game Tanpa Perlu Banyak Coding

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal

Kabut Asap Bikin Jarak Pandang 1.000 Meter, Dua Penerbangan Singapura di Bandara Palembang Batal

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Bukan Cuma Kulit, Otot Wajah Kini Jadi Perhatian dalam Perawatan Anti-Aging Wanita Paruh Baya

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan

Antrean BBM Bikin Macet, Pengelola SPBU di Pekanbaru Diminta Atur Kendaraan

Riau | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Buku Billy and the Hole: Tidak Semua Teman Layak Dituruti

Buku Billy and the Hole: Tidak Semua Teman Layak Dituruti

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi

Beli Ganja Rp25 Juta Lewat Medsos, Petani Malang Malah Dijemput Polisi

Jatim | Kamis, 22 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Review Film Secret Zoo: Ketika Bertahan Hidup Menjadi Ajang Pertunjukan

Review Film Secret Zoo: Ketika Bertahan Hidup Menjadi Ajang Pertunjukan

Your Say | Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:57 WIB

×