Pandemi Jadi Cambuk, Kemenkes Sebut Sistem Kesehatan Indonesia Perlu Bertransformasi

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:18 WIB
Pandemi Jadi Cambuk, Kemenkes Sebut Sistem Kesehatan Indonesia Perlu Bertransformasi
Tenaga kesehatan di Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, Jumat (22/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kementerian Kesehatan atau Kemenkes RI akui jika pandemi Covid-19 jadi cambukan sekaligus ajang belajar tentang sistem kesehatan Indonesia yang perlu diperbaiki.

Diungkap Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Desentralisasi Kesehatan Kemenkes, dr. Kirana Pritasari, Indonesia perlu memiliki sistem kesehatan yang tangguh. Termasuk di antaranya pemerataan tenaga kesehatan di seluruh pelosok Indonesia.

"Ini menunjukkan kita membutuhkan sumber daya manusia kesehatan yang merata, yang terdistribusi dan yang terbaik, siap menghadapi hal-hal seperti ini terkait pandemi," ujar dr. Kirana dalam acara diksusi Forum Merdeka Barat, Kamis (19/8/2021).

Bahkan, kata Kirana, pandemi Covid-19 juga menyadarkan betapa pentingnya sistem informasi database ketersediaan tenaga kesehatan (nakes) yang bekerja mengatasi permasalahan kesehatan jika terjadi epidemi maupun pandemi.

Tidak hanya itu, kemampuan Indonesia untuk menghasilkan SDM kesehatan baru setiap harinya juga harus diperhatikan. Itulah mengapa Kirana mengatakan, Kemenkes perlu menjalin kerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek).

"Sistem informasi itulah basisnya ada di hulur hingga hilir SDM kesehatannya, bekerjasama dengan Kemendikbud Ristek, misalnya untuk memproduksi tenaga kesehatan yang harus ditingkatkan," papar Kirana.

Setelah SDM kesehatan banyak tercipta, penyebaran penugasan juga perlu sangat diperhatikan. Ia berharap jangan sampai terjadi ketimpangan, SDM kesehatan hanya berpusat di ibukota DKI Jakarta atau di wilayah pulau Jawa dan Bali saja.

"Kami, kemenkes harus bekerjasama dengan semua pihak, dengan berbagai sektor, karena untuk bisa terjadi transformasi sistem kesehatan kita juga perlu dukungan dari pihak lain," pungkas Kirana.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Salut, Warga Yogya Saling Berbagi di Tengah Pandemi Lewat Cantelan Guyub

Salut, Warga Yogya Saling Berbagi di Tengah Pandemi Lewat Cantelan Guyub

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 15:08 WIB

Pelajar Curhat Minta Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

Pelajar Curhat Minta Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Tetap Pakai Masker Meski Sudah Divaksin

News | Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:37 WIB

Peringati HUT ke-76 RI, Komunitas Intuisi Kita Hadir Sebagai Abipraya bagi Masyarakat

Peringati HUT ke-76 RI, Komunitas Intuisi Kita Hadir Sebagai Abipraya bagi Masyarakat

Your Say | Kamis, 19 Agustus 2021 | 10:35 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×