Alasan Buah Pisang Sangat Baik untuk Makanan Pendamping Bayi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Selasa, 24 Agustus 2021 | 10:53 WIB
Alasan Buah Pisang Sangat Baik untuk Makanan Pendamping Bayi
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Para ahli menemukan bahwa makanan pertama bayi harus dimulai dengan sayuran, buah-buahan, dan makanan padat lainnya. Namun masalahnya, tidak sembarang makanan bisa diberikan untuk si kecil. Mereka masih sulit untuk menelan dan mencerna makanan yang sifatnya keras. Orang tua dianjurkan untuk memberikan makanan pendamping ASI secara bertahap, yang dimulai dari makanan bertekstur semi padat.

Nah, buah-buahan dapat menjadi salah satu jenis makanan yang bisa memenuhi asupan nutrisi harian bayi, contohnya pisang. Buah pisang merupakan pilihan makanan pendamping ASI yang bagus untuk bayi.

Bukan cuma untuk bayi, pisang sebetulnya juga buah yang sehat untuk anak-anak dan orang dewasa. Pisang memiliki rasa manis yang alami, teksturnya lembut, dan kaya akan zat gizi esensial.

Memahami pentingnya buah-buahan bagi kesehatan bayi
Sampai usia 6 bulan, ASI adalah sumber gizi terbaik untuk bayi. Setelah 6 bulan, tentunya bayi membutuhkan nutrisi ekstra untuk menunjang tumbuh kembangnya. Ya, nutrisi tambahan tersebut berasal dari makanan padat atau makanan pendamping ASI (MPASI).

Demi mendukung tumbuh kembang optimalnya sekaligus mencukupi kebutuhan gizi bayi, makanan yang diberikan harus beragam dan bervariasi.

Selain zat gizi makro (karbohidrat, protein, dan lemak), bayi pun membutuhkan asupan zat gizi mikro, yaitu vitamin dan mineral. Tidak lupa juga serat dan antioksidan untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Keseluruhan zat gizi di atas bisa dengan mudah didapatkan si kecil melalui buah-buahan. Buah-buahan segar memang mudah disajikan, kaya akan nutrisi esensial, memiliki rasa yang lezat.

Menariknya lagi, tekstur sebagian besar buah-buahan yang terbilang lembut dan empuk memudahkan bayi untuk mengunyah serta mencernanya. Karenanya, buah seringkali digunakan sebagai MPASI guna membantu bayi belajar makan dan mengunyah, serta menggenggam makanan sendiri.

Konsumsi buah-buahan dapat membantu mengurangi risiko berbagai penyakit karena kandungan vitamin, mineral, serta antioksidannya mampu membantu memperkuat sistem imun tubuh.

Tingginya kandungan serat yang ada di dalam buah-buahan juga bisa melancarkan sistem pencernaan, sehingga mencegah sembelit pada bayi.

Mengapa pisang?
Secara alami, pisang memiliki rasa yang manis. Para bayi sangat menyukai makanan yang rasanya manis. Itulah sebabnya pisang bisa dimakan bayi-bayi yang sedang belajar makan.

Selain itu, pisang juga kaya berbagai nutrisi penting. Salah satu yang paling terkenal adalah mineral kalium. Pisang pun mengandung beragam vitamin dan serat. Dalam 225 gram pisang yang sudah dihaluskan, terkandung:
• 200 kalori
• 51,4 gram karbohidrat
• 5,9 gram serat
• 27,5 gram gula
• 169 gram air
• 60,8 mg omega 3
• 103 mg omega 6
• 806 mg mineral kalium

Buah berwarna kuning ini memiliki:
• Vitamin A, C, D, dan K
• Vitamin B, termasuk folat
• Kolin
• Kalsium
• Zat besi
• Magnesium
• Fosfor
• Tembaga
• Mangan
• Selenium

Serat dalam pisang mampu mengenyangkan si kecil. Satu hal yang perlu Anda perhatikan, jangan sampai memberikan bayi pisang yang belum matang karena berisiko membuatnya sembelit. Tenang saja, bila anak sembelit, Anda bisa memberikannya buah-buahan seperti plum, peach, dan pir.

Satu lagi kelebihan pisang adalah cara mengolahnya yang sangat mudah. Kulitnya mudah dikupas, teksturnya tidak keras sehingga gampang dipotong, tidak perlu dimasukkan kulkas, dan tidak harus dicuci. Anda bisa menghaluskan pisang matang dengan sendok dan garpu, tidak mesti menggunakan blender.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ragam Manfaat dari Buah Pisang dan Bagian Pohonnya

Ragam Manfaat dari Buah Pisang dan Bagian Pohonnya

Your Say | Rabu, 18 Agustus 2021 | 10:12 WIB

5 Manfaat Buah Pisang yang Perlu Anda Ketahui

5 Manfaat Buah Pisang yang Perlu Anda Ketahui

Your Say | Jum'at, 06 Agustus 2021 | 12:35 WIB

Ketahui Trik Menyimpan Pisang agar Tahan Lama

Ketahui Trik Menyimpan Pisang agar Tahan Lama

Your Say | Rabu, 07 Juli 2021 | 18:12 WIB

Baik untuk Program Diet, Ini Ragam Kandungan Nutrisi dalam Pisang

Baik untuk Program Diet, Ini Ragam Kandungan Nutrisi dalam Pisang

Lifestyle | Jum'at, 30 April 2021 | 13:36 WIB

Lagi Diet, Jangan Pilih Pisang yang Sudah Matang

Lagi Diet, Jangan Pilih Pisang yang Sudah Matang

Lampung | Selasa, 29 Desember 2020 | 12:58 WIB

Ini Alasan Pisang Jadi Buah Andalan untuk Menurunkan Berat Badan

Ini Alasan Pisang Jadi Buah Andalan untuk Menurunkan Berat Badan

Health | Selasa, 29 Desember 2020 | 12:19 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB