Pakar Minta Masyarakat Jangan Pilih-pilih Merek Vaksin, Pakai yang Tersedia Sekarang!

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 24 Agustus 2021 | 19:03 WIB
Pakar Minta Masyarakat Jangan Pilih-pilih Merek Vaksin, Pakai yang Tersedia Sekarang!
Petugas cargo menurunkan envirotainer berisi vaksin COVID-19 Pfizer dari pesawat setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (19/8/2021). ANTARA FOTO/Fauzan

Suara.com - Indonesia saat ini menggunakan lima jenis vaksin Covid-19 yang seluruhnya diimpor dari luar negeri, yakni Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, Moderna, dan Pfizer. 

Meski tersedia dengan jenis dan merek yang berbeda, pemerintah meminta masyarakat agar tak pilih-pilih menggunakan jenis vaksin Covid-19. Pemerintah secara tegas mengimbau agar masyarakat segera mendapatkan vaksinasi, apapun jenis dan merek yang tersedia.

Hal itu juga yang dikatakan oleh dokter spesialis penyakit dalam, dr Dirga Sakti Rambe saat berbicara dalam acara dialog virtual Satgas Penanganan Covid-19, Selasa (24/8/2021).

"Kita sekarang sudah memiliki lima produk vaksin. Saya berpesan bahwa vaksin yang terbaik adalah vaksin yang tersedia saat ini. Jadi tidak usah memilih-milih vaksin," kata dokter Dirga.

Ia menekankan, saat ini fakta yang jelas adalah bagaimana semua merek vaksin Covid-19 yang ada, terbukti secara ilmiah efektif mencegah gejala infeksi jadi lebih berat serta menekan risiko kematian akibat virus corona baru tersebut. 

"Jadi segera vaksinasi," tegasnya.

Dokter Dirga melanjutkan, setiap produk vaksin Covid-19 memang memiliki profil dan karakteristik, serta dibuat dengan teknologi berbeda-beda. 

Meski begitu, tujuan akhir vaksin tetap sama yakni memberikan kekebalan terhadap Infeksi Covid-19. Sehingga diharapkan bisa membuat tubuh memproduksi antibodi untuk melawan virus corona.

Akan tetapi, pengendalian pandemi Covid-19 bukan hanya dari kekebalan individu melainkan juga kekebalan kelompok di dalam masyarakat.

baca juga

"Kita akan melihat dampak vaksinasi jika cakupannya sudah luas. Oleh karena itu prinsip vaksinasi pada masa pandemi ini adalah seluas-luasnya dan secepat-cepatnya," ucapnya. 

Ia menambahkan, pandemi bisa berakhir sangat ditentukan dari sikap manusia dalam menjalankan protokol kesehatan juga mengikuti program vaksinasi.

"Oleh karena itu, semua merek vaksin sampai hari ini masih efektif dalam mencegah covid yang berat dan mencegah perawatan di rumah sakit akibat Covid-19," pungkasnya. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Bakal Terima 108 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Program Bantuan WHO

Indonesia Bakal Terima 108 Juta Dosis Vaksin Covid-19 dari Program Bantuan WHO

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:53 WIB

2 Cara Mengatasi Kesalahan Data Sertifikat Vaksin, Cek PeduliLindungi

2 Cara Mengatasi Kesalahan Data Sertifikat Vaksin, Cek PeduliLindungi

News | Selasa, 24 Agustus 2021 | 18:31 WIB

Vaksinasi Massal di Islamic Centre Batal, BPIC: Bukan Moderna Tapi Astrazeneca, Itu Haram!

Vaksinasi Massal di Islamic Centre Batal, BPIC: Bukan Moderna Tapi Astrazeneca, Itu Haram!

Kaltim | Selasa, 24 Agustus 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×