Menkes Budi Gunadi Ungkap Cara Paling Efesien Tangkal Mutasi Virus Corona Varian Delta

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:40 WIB
Menkes Budi Gunadi Ungkap Cara Paling Efesien Tangkal Mutasi Virus Corona Varian Delta
Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers yang dipantau daring, Senin (26/7/2021). (ANTARA/Devi Nindy)

Suara.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengakui virus corona varian Delta cenderung berbeda dengan varian Beta dan Alpha, itulah mengapa perlu penanganan yang lebih cepat.

Hal ini ia ungkap dalam diskusi di podcast Deddy Corbuzier, Rabu (25/8/2021). Menkes mengungkap jika vaksin jadi satu cara yang paling efisien menangkal varian delta dan mencegah virus corona bermutasi.

"Jadi kayak delta cara treatmentnya beda, harus lebih cepat ngatasinnya. Cara paling efisien adalah vaksin cepat-cepat, karena mutasi itu terjadi kalau penularan," ujar Menkes Budi.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Menkes Budi menambahkan, vaksin bisa bantu mencegah mutasi virus corona lantaran siklus hidup vaksin jadi lebih singkat. Ini karena antibodi sudah berhasil diproduksi, dan efektif melawan virus corona yang masuk ke tubuh.

"Kalau vaksinnya cepat dia akan stay di dalam tubuh cuma sebentar. Mungkin cuma 2 sampai 3 hari udah dibunuh sama antibodi, jadi dia belum menularkan orang lain," jelasnya.

Mutasi virus corona seperti varian delta, menurut Menkes Budi jadi musuh dan tantangan penanganan pandemi Covid-19. Ini membuat para peneliti, tenaga medis dan kebijakan pemerintah harus mengikuti perkembangan mutasi.

"Jadi emang musuhnya ini mutasi, karena mutasinya berubah-ubah bagaimana cara menghadapinya," tutur Menkes Budi.

Bahkan menurut Menkes Budi, orang yang sudah terinfeksi Covid-19 tetap bisa mendapatkan vaksinasi, usai minimal tiga bulan dinyatakan sembuh dari Covid-19. Bahkan bisa membantu meningkatkan kadar antibodi yang didapatkan usai terinfeksi Covid-19.

"Kalau sembuh itu titer antibodinya sampai 200, jadi buat apa langsung vaksin, jadi tunggu dulu," pungkas Menkes Budi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tegas! WHO Tidak Ingin Isu Covid-19 Dibenturkan dengan Urusan Politik!

Tegas! WHO Tidak Ingin Isu Covid-19 Dibenturkan dengan Urusan Politik!

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:31 WIB

Daripada Vaksin Dosis Ketiga, Pakar Lebih Anjurkan Pakai Masker untuk Cegah Varian Delta

Daripada Vaksin Dosis Ketiga, Pakar Lebih Anjurkan Pakai Masker untuk Cegah Varian Delta

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:22 WIB

Pesawat Nganggur karena Covid-19 Kini Jadi 'Korban Kanibalisme'

Pesawat Nganggur karena Covid-19 Kini Jadi 'Korban Kanibalisme'

News | Rabu, 25 Agustus 2021 | 20:19 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×