Hati-Hati, Ini 5 Dampak Buruk Keseringan Pakai Minyak Atsiri

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 27 Agustus 2021 | 08:00 WIB
Hati-Hati, Ini 5 Dampak Buruk Keseringan Pakai Minyak Atsiri
Minyak Atsiri.

Suara.com - Minyak atsiri termasuk bahan alami yang biasa digunakan untuk mengatasi berbagai masalah kulit hingga masalah kesehatan mental. Tapi, penggunaan minyak atsiri ini juga bisa berdampak buruk jika keseringan.

Meskipun bau minyak atsiri tergolong harum, tapi bahan alami ini bisa berdampak negatif. Bahkan, banyak anak mungkin tidak menyadari bahaya minyak atsiri tersebut.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa dampak buruk dari penggunaan minyak atsiri.

1. Keracunan

Sebuah studi menunjukkan ribuan kasus keracunan minyak atsiri dalam beberapa tahun terakhir dan lebih dari setengahnya termasuk anak-anak. Toksisitas akibat minyak atsiri ini bisa menyebar cepat dan hanya membutuhkan sedikit minyak untuk menciptakan situasi yang mengancam jiwa.

Keracunan minyak atsiri bisa menyebabkan muntah, cedera paru-paru, dan depresi sistem saraf pusat. Pada kondisi yang lebih buruk, minyak atsiri beberapa tetes bisa menyebabkan mual, sakit perut, dan kejang-kejang.

Ilustrasi keracunan. (Pixabay)
Ilustrasi keracunan. (Pixabay)

2. Sensitivitas matahari

Beberapa minyak esensial adalah fotosensitizer, yang artinya bisa meningkatkan kerentanan kulit terhadap sinar matahari. Dalam hal ini, minyak atsiri termasuk salah satu minyak yang meningkatkan kerentanan kulit.

Banyak buah jeruk mengandung senyawa furocoumarin yang bisa menyembuhkan luka bakar kimia ketika terkena sinar matahari. Pada kasus yang lebih parah, ini bisa menyebabkan lecet dan bekas luka setelah beberapa menit di bawah sinar matahari.

3. Masalah kulit

Masalah kulit yang disebabkan oleh minyak esensial cukup bervariasi, dari iritasi ringan hingga alergi menyeluruh, seperti dermatitis. Reaksi alergi menyebabkan gatal-gatal, ruam, gatal dan terbakar. Selain itu, kulit juga bisa menjadi kering, bersisik dan pecah-pecah.

4. Masalah pada kehamilan

Beberapa minyak esensial mengandung aditif dan kotoran yang berbahaya bagi ibu hamil. Pada ibu hamil yang sangat peka terhadap bau dan rasa, penggunaan minyak atsiri bisa memberikan efek samping lebih buruk selama kehamilan, seperti sakit kepala, mual, muntah dan vertigo.

Bahkan, minyak esensial yang dioleskan pada kulit bisa meresap ke dalam plasenta dan mempengaruhi kondisi janin dalam kandungan. Pada kasus yang lebih buruk, ibu hamil berisiko mengalami keguguran.

5. Alergi

Reaksi alergi terhadap minyak esensial juga bisa mempengaruhi mata dan sistem pernapasan. Jika Anda pernah memiliki riwayat alergi minyak esensial, seperti bersin, pilek dan hidung tersumbat, maka sebaiknya Anda menghindari penggunaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

351 Warga Keracunan MBG di Purworejo! DPR Desak BGN Audit Total Standar Keamanan

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:02 WIB

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

57 Pelajar Keluhkan Kesehatan Usai Makan MBG, SPPG Akui Lalai Tangani Ikan Tuna

News | Selasa, 22 September 2026 | 20:42 WIB

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

Pakar Ingatkan BGN: Sertifikat Higiene Tak Cukup Cegah Keracunan MBG

News | Senin, 21 September 2026 | 22:20 WIB

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Rentetan Kasus Keracunan Jadi Sorotan, Program MBG Tuai Penolakan di Sejumlah Daerah

Video | Senin, 21 September 2026 | 15:04 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

Cara Menghilangkan Bau Busuk di Dalam Kulkas Tanpa Bahan Kimia, Panduan Lengkap dan Praktis

Cara Menghilangkan Bau Busuk di Dalam Kulkas Tanpa Bahan Kimia, Panduan Lengkap dan Praktis

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 14:35 WIB

57 Pelajar Sakit Usai Santap MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kendari

57 Pelajar Sakit Usai Santap MBG, BGN Setop Sementara SPPG Kendari

News | Minggu, 20 September 2026 | 14:05 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

Kasus Keracunan Massal Meluas, Daerah Ramai-ramai Mulai Berani Tolak MBG

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:00 WIB

Terkini

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Bikin Tenang! Tren Baru Transaksi QRIS Biar Penjual Enggak Kena Tipu

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 22:45 WIB

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

Presiden dan DPR Tak Siap Beri Keterangan, Sidang Gugatan UU Cipta Kerja Ditunda

News | Kamis, 24 September 2026 | 22:08 WIB

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Rapat BI-Kemenkeu Alot, Bahas Likuiditas hingga Aliran Modal Asing

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:01 WIB

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Karhutla Sumsel Tak Kunjung Padam, Bisakah Perusahaan yang Diduga Lalai Digugat?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 21:59 WIB

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Punya Kayu Melimpah, Ekspor Furnitur Indonesia Kalah dari Vietnam

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 21:56 WIB

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Keracunan MBG Terulang, Mantan Bupati Batang Desak BGN Perketat Pengawasan SPPG

Jawa Tengah | Kamis, 24 September 2026 | 21:55 WIB

×