Mengenal Disuria, Rasa Sakit saat Kencing selama Menstruasi

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Senin, 30 Agustus 2021 | 07:55 WIB
Mengenal Disuria, Rasa Sakit saat Kencing selama Menstruasi
Ilustrasi menahan pipis (buang air kecil) atau nyeri haid. (Shutterstock)

Suara.com - Rasa terbakar atau nyeri saat buang air kecil biasanya merupakan gejala dari beberapa kondisi kesehatan, baik normal maupun serius. Namun jika Anda merasa nyeri buang air kecil selama menstruasi, hal tersebut bisa menjadi kondisi yang perlu diwaspadai. 

Melansir dari Healthshots, Dr Pratima Thamke, Konsultan Obstetri dan Ginekolog, Motherhood Hospital, Kharghar mengatakan bahwa buang air kecil yang menyakitkan disebut dengan disuria

"Kencing yang menyakitkan juga dikenal sebagai (disuria), kondisi saat ada rasa sakit yang hebat, ketidaknyamanan, atau sensasi terbakar saat buang air kecil. Ketidaknyamanan akan ada di mana urin keluar dari tubuh seseorang," kaya dokter Thamke. 

Lebih lanjut, Thamke mengatakan bahwa jika Anda telah didiagnosis dengan endometriosis, maka buang air kecil saat menstruasi bisa menyakitkan. 

"Implan endometriosis dapat berdarah sebagai respons terhadap perubahan hormon siklus tersebut dan tidak ada cara bagi darah untuk keluar. Dengan demikian, jaringan parut menumpuk dan menyebabkan rasa sakit yang menyiksa di daerah panggul yang juga menutupi kandung kemih dan rektum," ujar dokter Thamke. 

Ilustrasi toilet, urine dan buang air kecil (Pixabay/bzndenis)
Ilustrasi toilet, urine dan buang air kecil (Pixabay/bzndenis)

"Tidak hanya itu, darah yang ada di daerah panggul tidak dapat keluar karena darah yang salah tempat mengundang iritasi pada tubuh bersama dengan kista endometriosis. Dengan demikian, kandung kemih dan rektum mendapat tekanan dan seseorang cenderung mengalami rasa sakit,” imbuhnya. 

Namun bukan hanya endomtriosis yang menyebabkan buang air kecil sakit. Buang air kecil yang menyakitkan saat menstruasi dapat mengindikasikan infeksi saluran kemih (ISK). 

ISK dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Bisa juga karena peradangan pada saluran kemih. Selain nyeri saat buang air kecil, gejala ISK lainnya bisa meliputi demam, kelelahan, kram, iritasi vagina, urin berbau, nyeri perut, dan lain sebagainya. 

Selain ISK, Anda juga mungkin mengalami rasa sakit saat buang air kecil jika terkena infeksi menular seksual (IMS). IMS juga dapat menyebabkan gejala seperti keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina, sakit saat buang air kecil, kutil dan lecet di sekitar alat kelamin, pendarahan vagina yang tidak biasa, dan rasa gatal yang terbakar. 

"Sangat penting untuk memperhatikan gejala-gejala ini, Anda perlu menganggapnya serius dan segera kunjungi dokter untuk mencari perawatan yang tepat sebelum kondisinya semakin memburuk," saran Dr Thamke.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Stres hingga Merokok, Kenali 5 Penyebab Haid Tak Lancar yang Paling Umum Ini

Stres hingga Merokok, Kenali 5 Penyebab Haid Tak Lancar yang Paling Umum Ini

Jogja | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 19:48 WIB

Cegah ISK, Dokter Beri Tahu Cara Buang Air Kecil yang Benar!

Cegah ISK, Dokter Beri Tahu Cara Buang Air Kecil yang Benar!

Health | Kamis, 26 Agustus 2021 | 21:25 WIB

5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar, Salah Satunya karena Stres

5 Penyebab Menstruasi Tak Lancar, Salah Satunya karena Stres

Sumbar | Kamis, 26 Agustus 2021 | 19:15 WIB

Terkini

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB