Butuh Pendekatan Kearifan Lokal, Agar Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan

Bimo Aria Fundrika

Senin, 30 Agustus 2021 | 16:05 WIB
Butuh Pendekatan Kearifan Lokal, Agar Masyarakat Patuh Protokol Kesehatan
Sejumlah penari berlatih dengan menggunakan pelindung wajah di Sanggar Eschoda Management, Sukasari, Kota Tangerang, Banten, Sabtu (13/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung lebih dari 1,5 tahun membuat banyak perubahan dalam kehidupan. Manusia terpaksa mesti beradaptasi dengan kondisi baru, yang mengharuskan untuk bisa menerapkan protokol kesehatan.

Namun, sayangnya hingga saat ini, masih banyak masyarakat yang kurang patuh dalam menajalankan protokol kesehatan. Untuk itu, menurut Dr. Sri Rohyanti Zulaikha, S.Ag., SIP., M.Si dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, butuh pendekatan lokal untuk mengkomunikasikan adaptasi hidup baru dengan pendekatan lokal.

"Kita hidup berdamai dengan keadaan, dengan pola keadaan masyarakat berbasis lokalitas, kearifan lokal setempat kebiasaan setempat khasanah kebudayaan daerah kita bisa pilih untuk menyelesaikan salah satu solusi pandemi ini," kata dia.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Rohyanti mengatakan, bahwa adaptasi kebiasaan baru ini sebenarnya bisa disampaikan dengan gaya dan daerah masing-masing. Bahkan, bukan juga tidak mungkin menggunakan media seperti wayang untuk lebih mendekatkan pada masyarakat.

"Indonesia kaya lokalitas smua daerah bisa meningkatkan kreativitas kearifan lokalnya, kesadaran masyarakat dan praktik baik ini sangat bagus," kata dia.

Bahkan, lanjut dia, ini akan jadi dokumentasi aset budaya Indonesia dalam hal kebiasaan baru berbasis kebiasaan lokalitas.

"Keberhasilan pandemi berbasis masyarakat, dari keluarga sehingga akan timbul kesadaran kolektif dari protokol covid-19," kata dia.

Sebelumnya, Rohyanti bahwa penting untuk bisa memberi pemahaman bahwa kemungkinan besar Covid-19 tidak akan pernah hilang dari muka bumi, sehingga masyarakat harus menjajaki kemungkinan untuk hidup berdampingan secara damai.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aktivis Antivaksin Meninggal Dunia Karena Covid-19, Tinggalkan Istri yang Masih Hamil Tua

Aktivis Antivaksin Meninggal Dunia Karena Covid-19, Tinggalkan Istri yang Masih Hamil Tua

Health | Senin, 30 Agustus 2021 | 14:57 WIB

WHO dan Unicef Sepakat, Guru dan Staf Sekolah Harus Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

WHO dan Unicef Sepakat, Guru dan Staf Sekolah Harus Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Health | Senin, 30 Agustus 2021 | 15:05 WIB

Joe Biden Tuding China Sembunyikan Informasi Penting Soal Asal Usul Virus Corona

Joe Biden Tuding China Sembunyikan Informasi Penting Soal Asal Usul Virus Corona

Health | Senin, 30 Agustus 2021 | 15:10 WIB

Terkini

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

Gejolak Aceh-Papua Dinilai Bukan Kebetulan, Negara Disebut Gagal Pahami Akar Masalah

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

Gus Yaqut Bantah Rugikan Negara! Kebijakan Kouta Haji Diklaim Jadi Penyelamat Fiskal

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:42 WIB

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

DPR Setuju Bahas RAPBN 2027, Anggaran MBG Jadi Sorotan

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:40 WIB

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

Pascagempa, Sejumlah Bandara di Flores Masih Batalkan Penerbangan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Pulihkan Psikologis Warga Gempa NTT, Polda Jateng Berangkatkan Tim Trauma Healing

Jawa Tengah | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

Thailand Diteror Penembakan Massal, Kanapa Ini Bisa Terjadi dan Apa Akar Masalahnya?

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:39 WIB

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

20 Tahun LPDB Koperasi, Rp22,13 Triliun Dana Bergulir Disalurkan ke Koperasi di 36 Provinsi

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

Hakim Tolak Pengalihan Penahanan Yaqut di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:38 WIB

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Imigrasi Sumut Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Pertegas Kedaulatan dan Integritas

Sumut | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:33 WIB

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:30 WIB

×