Tragis! Pria Ini Tewas setelah Gunakan Lem Super Kuat sebagai Pengganti Kondom

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Senin, 30 Agustus 2021 | 20:00 WIB
Tragis! Pria Ini Tewas setelah Gunakan Lem Super Kuat sebagai Pengganti Kondom
Ilustrasi lem. [Shutterstock]

Suara.com - Seorang pria berusia 25 tahun asal India harus mengalami nasib tragis. Ia dilaporkan meninggal setelah menggunakan lem perekat super kuat sebagai pengganti kondom.

Dikutip dari Mirror, pada Juni lalu pria tersebut pergi ke sebuah hotel di Gujarat, India dengan tunangannya untuk berhubungan seks.

Awalnya, mereka mengendus lem tersebut dan mabuk, sebelum akhirnya memutuskan untuk menggunakannya sebagai kontrasepsi selama sesi seks mereka

Keesokan harinya, seorang kenalan menemukan pria itu tidak sadarkan diri di semak-semak dekat hotel.

Petugas mengatakan kepada Times of India, pasangan itu memutuskan untuk berhubungan seks setelah mengonsumsi narkoba.

"Rupanya mereka telah menggunakan obat-obatan juga dan kadang-kadang menggunakan (lem perekat) dengan pemutih untuk menghirup campuran 'untuk tendangan'," kata seorang petugas polisi.

Ilustrasi lem (Freepik)
Ilustrasi lem (Freepik)

"Karena mereka tidak memiliki alat kontrasepsi (kondom), mereka memutuskan untuk mengoleskan lem perekat pada bagian pribadi (penis) untuk memastikan bahwa dia tidak hamil," lanjutnya.

Investigasi atas kematiannya, yang terjadi pada bulan Juni itu baru diumumkan sekarang sedang berlangsung. Penyebab resmi kematian pria berusia 25 tahun itu adalah karena "kegagalan multi-organ", kata polisi.

Memakai benda lain sebagai pengganti kondom tidak hanya bisa membahayakan diri sendiri tetapi juga pasangan. Meskipun barang tersebut nampak bisa menggantikan kondom, sebaiknya jangan lakukan.

"Semua jenis kondom sudah dirancang agar pas dan tetap terpasang saat Anda berhubungan seks. Jadi tolong, jangan mencoba membuat pasangan Anda terkesan dengan mencoba membuat MacGyver kondom darurat dari barang-barang rumah tangga," kata LeClaire, pakar seks dan hubungan, dikutip dari Healthline.

Barang-barang seperti kantong plastik, plastik es, alumunium foil, plastic wrap, balon hingga shower cap bukanlah ide bagus untuk menggantikan kondom.

Tepian kantong plastik yang tajam atau tekstur aluminium foil yang berbahaya dapat menyebabkan robekan mikroskopis pada vagina. Dan menggunakan balon dapat memotong sirkulasi pada penis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Marah Diselingkuhi, Wanita Ini Pasang Mur di Penis Suami hingga Dioperasi

Marah Diselingkuhi, Wanita Ini Pasang Mur di Penis Suami hingga Dioperasi

Sumbar | Minggu, 29 Agustus 2021 | 10:10 WIB

Tak Bawa Kondom, Pria Ini Tewas karena Gunakan Lem Sebagai Alat Kontrasepsi

Tak Bawa Kondom, Pria Ini Tewas karena Gunakan Lem Sebagai Alat Kontrasepsi

News | Minggu, 29 Agustus 2021 | 12:05 WIB

Tak Terima Diselingkuhi, Istri Pasang Mur di Kelamin Suami Saat Tidur

Tak Terima Diselingkuhi, Istri Pasang Mur di Kelamin Suami Saat Tidur

News | Sabtu, 28 Agustus 2021 | 12:23 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB