Virus Corona Varian Delta Dominasi Hasil Tes Sekuensing Indonesia Selama 2020

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 02 September 2021 | 20:05 WIB
Virus Corona Varian Delta Dominasi Hasil Tes Sekuensing Indonesia Selama 2020
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Suara.com - Virus Corona varian delta mendominasi hampir separuh tes sekunsing Covid-19 Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 menyampaikan, sejak tahun 2020 hingga 1 September 2021, tes sekuensing telah dilakukan pada 5.790 sampel.

Dari jumlah tersebut ditemukan 2.323 di antaranya merupakan virus varian of consern. 

"Jumlah tersebut terdiri dari varian Alpha yaitu 64 kasus, Beta 17 kasus, Delta 2.242 kasus," kata juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 prof. Wiku Adisasmito, Kamis (2/9/2021).

Mengingat jumlah kasus positif selama Agustus masih lebih tinggi dibandingkan gelombang pertama pada Januari lalu, Wiku mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap penularan virus Corona terutama varian delta yang lebih cepat menular.

"Varian Delta yang masih menjadi variant of consern saat ini yang paling banyak ditemukan di Indonesia dibandingkan varian lain," ucap Wiku.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Selain untuk menekan jumlah kasus, kewaspadaan terhadap paparan virus juga patut dilakukan agar pelaksanaan kegiatan sosial ekonomi saat ini bisa berjalan dengan aman dan baik.

"Selain itu kita memerlukan pendekatan khusus yang berfokus pada penurunan angka kematian. Kematian yang tinggi disebabkan oleh beberapa hal di antaranya rumah sakit yang penuh, alat-alat yang tidak tersedia di tempat rujukan, tidak adanya tempat isolasi terpusat, adanya tempat isolasi terpusat tapi tidak dimanfaatkan dengan baik, atau bisa karena penanganan warga yang terkena Covid-19 tidak dilakukan dengan segera," papar Wiku.

Meski begitu, Wiku menyampaikan bahwa kasus aktif selama Agustus memang sudah turun drastis jika dibandingkan dengan bulan Juli. Di mana kasus aktif di akhir Agustus berjumlah 196.281 atau 4,8 persen. Sedangkan pada Juli kasus aktif mencapai lebih dari 500 ribu kasus.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tambah 430 Pasien, Akumulasi Positif COVID-19 di Jakarta Capai 851.686 Kasus

Tambah 430 Pasien, Akumulasi Positif COVID-19 di Jakarta Capai 851.686 Kasus

News | Kamis, 02 September 2021 | 20:01 WIB

Gibran Bikin Histeris Para Santri Saat Kunjungan Vaksinasi: Aku Ngefans Sampeyan Mas!

Gibran Bikin Histeris Para Santri Saat Kunjungan Vaksinasi: Aku Ngefans Sampeyan Mas!

Surakarta | Kamis, 02 September 2021 | 19:58 WIB

Angka Kematian Covid-19 Bulan Agustus Lebih Tinggi dari Juli, Ini Jumlahnya

Angka Kematian Covid-19 Bulan Agustus Lebih Tinggi dari Juli, Ini Jumlahnya

Health | Kamis, 02 September 2021 | 19:51 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×