Yuk Kenali Dua Jenis Lemak Perut yang Mengganggu, Ada Apa Saja Macamnya?

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Jum'at, 03 September 2021 | 19:30 WIB
Yuk Kenali Dua Jenis Lemak Perut yang Mengganggu, Ada Apa Saja Macamnya?
lemak perut, obesitas, perut buncit (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Lemak perut bukan hanya mengganggu penampilan, namun juga berisiko bagi kesehatan. Dalam hal ini, ada dua jenis utama lemak perut di mana memiliki risiko kesehatan yang berbeda. 

Melansir dari Healthline, lemak perut pertama adalah lemak perut yang ditemukan di bawah kulit Anda.

Sementara lemak perut yang kedua adlaah lemak yang ditemukan lebih dalam di perut Anda, mengelilingi organ dalam Anda.

Berikut rincian tentang lemak perut, antara lain:

1. Lemak perut subkutan

Lemak subkutan atau jaringan adiposa subkutan (SAT) adalah lemak yang ditemukan di bawah kulit Anda.

Lemak subkutan terkesan lembut dan lemak ini "bergoyang" di perut Anda. Secara umum, perempuan memiliki jumlah lemak subkutan yang lebih besar daripada pria.

Berbeda dengan lemak yang ditemukan lebih dalam di rongga perut, lemak subkutan tidak terlalu terkait dengan peningkatan risiko penyakit.

Namun, memiliki terlalu banyak lemak tubuh, secara umum, termasuk total lemak perut dapat meningkatkan risiko terkena beberapa penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker tertentu.

baca juga
Lemak Perut. (Shutterstock)
Lemak Perut. (Shutterstock)


Sebaliknya, mempertahankan tingkat lemak perut yang sehat dan lemak tubuh secara keseluruhan dapat membantu mengurangi risiko terkena penyakit kronis.

2. Lemak perut visceral

Jaringan adiposa visceral (PPN) atau lemak perut visceral adalah lemak yang mengelilingi organ dalam seperti ginjal, hati, dan pankreas.

Lemak ini jauh lebih dalam di perut daripada lemak subkutan dan biasanya disebut sebagai lemak perut yang berbahaya.

Dibandingkan dengan lemak subkutan, lemak visceral jauh lebih aktif secara metabolik. Jenis lemak ini mengandung lebih banyak sel, pembuluh darah dan saraf daripada lemak subkutan.

Lemak visceral sangat terkait dengan peningkatan resistensi terhadap hormon insulin yang mengatur kadar gula darah Anda.

Seiring waktu, resistensi insulin dapat menyebabkan peningkatan kadar gula darah dan perkembangan diabetes tipe 2.

Lemak visceral juga berkontribusi terhadap peradangan sistemik yang dapat meningkatkan risiko penyakit Anda.

Pria lebih cenderung menumpuk lemak visceral daripada perempuan, itulah sebabnya pria lebih cenderung mengembangkan postur tubuh berbentuk apel saat lemak perut tumbuh. 

Di sisi lain, perempuan lebih cenderung mengembangkan kelebihan lemak di tubuh bagian bawah, yang mengarah ke bentuk buah pir. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hindari Penuaan Dini, Jangan Lewatkan Konsumsi Lemak Sehat Berikut

Hindari Penuaan Dini, Jangan Lewatkan Konsumsi Lemak Sehat Berikut

Health | Rabu, 25 Agustus 2021 | 16:30 WIB

Diet Rendah Lemak vs Diet Rendah Karbohidrat, Manakah yang Lebih Baik?

Diet Rendah Lemak vs Diet Rendah Karbohidrat, Manakah yang Lebih Baik?

Health | Selasa, 24 Agustus 2021 | 16:00 WIB

Menyehatkan Tubuh, Yuk Konsumsi Asam Lemak Omega dari 5 Bahan Nabati Berikut

Menyehatkan Tubuh, Yuk Konsumsi Asam Lemak Omega dari 5 Bahan Nabati Berikut

Health | Minggu, 22 Agustus 2021 | 12:05 WIB

Terkini

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Operasi SAR 8 Korban Hilang di Gunung Anak Krakatau Diperpanjang hingga 17 September

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Tak Hanya Obat, Aktivitas Kreatif Bisa Bantu Jaga Kesejahteraan Psikologis Pasien Kanker

Health | Senin, 14 September 2026 | 21:35 WIB

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Temuan Jasad Pria di Pulau Enggano, Polisi Uji Match DNA dengan Keluarga Jurnalis Hilang

Banten | Senin, 14 September 2026 | 21:30 WIB

×