alexametrics

7 Cara Mencuci Vagina yang Benar dan Aman Sesuai Anjuran Perdoski

Risna Halidi | Lilis Varwati
7 Cara Mencuci Vagina yang Benar dan Aman Sesuai Anjuran Perdoski
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Dikatakan oleh anggota Perdoski, dr. Hanny Nilasari, cara membersihkan vagina juga perlu diperhatikan.

Suara.com - Menjaga kebersihan organ vital vagina merupakan hal yang penting. Dikutip dari laman Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), vagina sangat perlu dijaga kebersihannya agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai risiko infeksi jamur juga bakteri.

Dikatakan oleh anggota Perdoski, dr. Hanny Nilasari, cara membersihkan vagina juga perlu diperhatikan. 

Beragamnya produk pembersih vagina yang dijual bebas dengan kandungan dan aroma yang berbeda-beda, bisa jadi membuat masyarakat bingung harus pilih yang mana.

Meski begitu, sebenarnya vagina secara alami dapat membersihkan dirinya sendiri.  Dalam vagina terdapat flora baik sehingga vagina mampu menjaga dirinya. Secara alami, pH vagina juga sudah seimbang. 

Baca Juga: Amankah Hubungan Seks sebelum Tes Pap Smear? Ini Faktanya

Penggunaan sabun pencuci vagina, apalagi yang mengandung parfum, justru berpotensi mengganggu flora dan pH normal vagina bahkan memicu iritasi. Selain itu, vagina sebenarnya hanya perlu sedikit perawatan sederhana.

Berikut cara membersihkan vagina dengan benar dan aman dari Perdoski:

  1. Siapkan waslap atau kain lembut. Kemudian celupkan kain ke air hangat suam-suam kuku, lalu usapkan ke bagian luar vagina, yaitu area labia dan lipatan-lipatannya. Pastikan air tidak terlalu panas.
  2. Penggunaan sabun lunak tanpa kandungan antibakteri dengan pH yang sesuai dengan pH vagina yaitu 3,5-4,5, dapat dilakukan untuk membersihkan vagina bagian luar. Hindari sabun yang mengandung parfum dan alkohol.
  3. Bersihkan lipatan di sekitar klitoris Anda dengan lembut.
  4. Selanjutnya, cuci vulva dan lubang vagina. Bersihkan juga wilayah selangkangan.
  5. Bersihkan area perineum, yaitu wilayah antara vagina dan anus.
  6. Terakhir, bersihkan anus. Ingat, wilayah anus harus dibersihkan paling akhir agar sisa kotoran dan bakteri tidak pindah dan masuk ke vagina.
  7. Keringkan dengan handuk bersih yang baru.

Bersihkan vagina secara rutin setiap hari sebanyak dua kali, lakukan saat mandi agar lebih mudah. Kenali tanda-tanda bila vagina dalam kondisi tak wajar seperti gatal terus menerus.

Periksakan diri ke dokter spesialis kulit dan kelamin untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: Tuduh Berselingkuh, Seorang Suami di India Tega Jahit Kemaluan Istri

Komentar