Amankah Hubungan Seks sebelum Tes Pap Smear? Ini Faktanya

Cesar Uji Tawakal | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 20:30 WIB
Amankah Hubungan Seks sebelum Tes Pap Smear? Ini Faktanya
Hubungan Seks, seks (Elements Envato)

Suara.com - Tes pap smear adalah alat skrining penting untuk mendeteksi kanker serviks. Tes ini berfungsi memeriksa sel-sel prakanker atau kanker pada leher rahim, yang merupakan pembukaan rahim.

Prosedur tes pap smear ini terdiri dari sel-sel serviks yang dikumpulkan, kemudian diperiksa di laboratorium untuk mengetahui adanya kelainan.

Tes pap smear ini biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, meskipun beberapa orang mungkin mengalami ketidaknyamanan ringan.

Karena dilansir dari Hellosehat, pap smear memeriksa sel-sel serviks dan sensitif terhadap segala kelainan atau peradangan.

Umumnya, wanita yang ingin menjalani pap smear disarankan untuk tidak berhubungan seks sebelumnya.

Karena, hubungan seks bisa mengiritasi kulit leher rahim yang mengobarkan jaringan vagina dan menyebabkan keluarnya cairan yang bisa mengaburkan hasilnya atau menyebabkan hasil tes tidak akurat.

Jika Anda melakukan hubungan seks tepat sebelum pap smea, cobalah untuk konsultasikan dengan dokter.

Dokter kemungkinan besar akan tetap melakukan pap smear dan informasi tersebut bisa digunakan sebagai pertimbangan untuk langkah selanjutnya.

Pap smear. (Shutterstock)
Pap smear. (Shutterstock)

Jika proses tes pap smear berjalan lancer dan tidak ada kekhawatiran khusus untuk kanker serviks, biasanya dokter tidak akan menjadwalkan tes pap smear ulang.

Jika ada kekhawatiran karena alasan tertentu, dokter mungkin akan menjadwalkan ulang tes pap smear lanjutan dan menyarankan Anda tidak berhubungan seks tepat sebelum pemeriksaan.

Selain itu, Anda juga tidak diperbolehkan berhubungan seks pada malam hari sebelum tes pap smear.

Seperti halnya hubungan seks sebelum tes pap smear, seks bisa mengobarkan jaringan atau menyebabkan keluarnya cairan yang bisa menunjukkan hasil tidak normal.

Selain itu, hubungan seks menggunakan kondom atau pengalaman lainnya pun tetap tidak dianjurkan sebelum tes pap smear. Karena, hubungan seks pakai kondom juga bisa menyebabkan peradangan pada jaringan vagina atau iritasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Pakai Air Liur sebagai Pelumas Hubungan Seks, Ada 2 Risikonya!

Jangan Pakai Air Liur sebagai Pelumas Hubungan Seks, Ada 2 Risikonya!

Health | Jum'at, 27 Agustus 2021 | 19:00 WIB

Jangan Asal Pakai, Tiga Bahan Berikut Sebaiknya Dijauhkan dari Vagina

Jangan Asal Pakai, Tiga Bahan Berikut Sebaiknya Dijauhkan dari Vagina

Health | Senin, 23 Agustus 2021 | 14:45 WIB

Vagina Terasa Gatal dan Terbakar, Coba 5 Pengobatan Rumahan Ini!

Vagina Terasa Gatal dan Terbakar, Coba 5 Pengobatan Rumahan Ini!

Health | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 19:00 WIB

Terkini

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

BPOM Catat 10 Kematian Akibat Campak, Akses Vaksin Inovatif Dikebut

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 12:19 WIB

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

15 Tanaman Penghambat Sel Kanker Menurut Penelitian, dari Kunyit hingga Daun Sirsak

Health | Senin, 11 Mei 2026 | 10:06 WIB

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB