Kasus Covid-19 di Australia Menurun, Apakah Lockdown Bakal Berlanjut?

M. Reza Sulaiman

Rabu, 08 September 2021 | 17:58 WIB
Kasus Covid-19 di Australia Menurun, Apakah Lockdown Bakal Berlanjut?
Ilustrasi COVID-19 (Unsplash/Martin Sanchez)

Suara.com - Pemerintah Australia tengah mempertimbangkan untuk melonggarkan aturan lockdown dan penguncian, usai laporan terbaru menyebut kasus Covid-19 mengalami penurunan.

Melansir ANTARA, negara bagian Victoria Australia mencatat pada Rabu 221 kasus baru yang didapat secara lokal, turun dari rekor tertinggi tahun ini yaitu 246 kasus sehari sebelumnya.

Pihak berwenang mencoba meningkatkan vaksinasi untuk mulai mengurangi beberapa pembatasan ketat.

Sekitar 62 persen orang di atas 16 tahun di negara bagian tersebut telah memiliki setidaknya satu dosis, sedikit lebih rendah dari rata-rata nasional. Para pejabat menjanjikan lebih banyak kebebasan setelah mencapai 70 persen, diharapkan akhir bulan ini.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Australia telah mengunci Sydney dan Melbourne, kota-kota terbesarnya, setelah wabah dari varian Delta yang lebih menular pada Juni mengakhiri bulan-bulan dengan sedikit atau tanpa transmisi komunitas.

Negara ini sekarang bertujuan untuk hidup dengan virus setelah mencapai cakupan vaksin yang luas sekitar 70 persen dari populasi orang dewasanya yang berjumlah 20,6 juta, tujuan yang diharapkan akan tercapai pada awal November berdasarkan level vaksinasi saat ini.

Australia sebagian besar telah menghindari jumlah kasus virus corona yang tinggi yang terlihat di banyak negara maju lainnya melalui penguncian dan pembatasan perbatasan yang ketat, dengan hanya 64.600 kasus dan 1.052 kematian yang dilaporkan selama pandemi.

Saat bersiap untuk keluar dari penguncian di dua kota terbesarnya, pemerintah sedang mempertimbangkan penggunaan sertifikat vaksinasi untuk perjalanan internasional mulai Oktober, kata Sydney Morning Herald dalam sebuah laporan tanpa mengutip sumber.

Warga Australia dilarang meninggalkan negara itu kecuali mereka memiliki pengecualian, sementara pelancong yang kembali harus menjalani karantina hotel selama dua minggu dengan biaya sendiri.

baca juga

Kantor perdana menteri tidak segera menanggapi permintaan komentar atas laporan tersebut.

New South Wales, pusat wabah terburuk di negara itu, telah melihat infeksi baru sedikit mereda selama tiga hari terakhir tetapi para pejabat memperkirakan itu akan mencapai puncaknya minggu depan.

Pemodelan pandemi terbaru oleh Burnet Institute menunjukkan tanpa penguncian atau vaksinasi cepat akan ada sekitar 590.000 lebih banyak kasus dan 5.800 kematian di 12 wilayah pinggiran barat Sydney yang terpukul keras selama enam bulan hingga Desember.

Sejauh ini, 139 kematian dan hampir 30.500 kasus telah dilaporkan sejak kasus pertama terdeteksi pada 16 Juni di negara bagian tersebut.

Tingkat vaksinasi yang tinggi di antara yang paling rentan berarti tingkat kematian adalah 0,41 persen dalam wabah Delta, data menunjukkan, di bawah wabah sebelumnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pertimbangan Investasi Properti Lintas Negara, Studi di Australia Ini Bisa Jadi Masukan

Pertimbangan Investasi Properti Lintas Negara, Studi di Australia Ini Bisa Jadi Masukan

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:10 WIB

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

MotoGP Australia 2026 Batal! Marquez Tetap Kokoh, Harapan Veda Ega Pupus

Your Say | Senin, 26 Oktober 2026 | 10:48 WIB

Veda Ega Pratama Bidik Poin Penuh Moto3 Malaysia Usai GP Australia Batal

Veda Ega Pratama Bidik Poin Penuh Moto3 Malaysia Usai GP Australia Batal

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:56 WIB

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

Alasan MotoGP Australia 2026 Dibatalkan Hingga Pupuskan Harapan Pole Position Veda Ega Pratama

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia

Jadwal MotoGP Australia 2026: Usaha Marc Marquez Dapat Ancaman dari Aprilia

Your Say | Selasa, 20 Oktober 2026 | 09:29 WIB

Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia, Singgung Ambisi Kalahkan Australia

Mathew Baker Ungkap Alasan Pilih Timnas Indonesia, Singgung Ambisi Kalahkan Australia

Bola | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:35 WIB

Edhie Baskoro Bertemu Ketua DPR Australia, Bahas Diplomasi Parlemen hingga Isu AI

Edhie Baskoro Bertemu Ketua DPR Australia, Bahas Diplomasi Parlemen hingga Isu AI

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 10:05 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

Agen OpenAI Retas Situs Pemerintah, Bobol Data Kesehatan Publik Australia

News | Kamis, 24 September 2026 | 08:12 WIB

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

Warga Australia Habisi 2 Anak Kandung dengan Sadis di Bali, Lalu Bunuh Diri

News | Selasa, 15 September 2026 | 16:16 WIB

Terkini

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

Aksi Unjuk Rasa Jakarta Tak Ubah Jadwal Kereta Gambir, KAI Imbau Penumpang Berangkat Lebih Awal

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:01 WIB

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Review Howl's Moving Castle: Tak Perlu Sempurna untuk Layak Dicintai

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Bahasa Kita bukan NPC!

Bahasa Kita bukan NPC!

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:53 WIB

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Kenapa Nita Gunawan Operasi Wajah sampai ke Shanghai? Ini Alasannya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Marc Marquez Pimpin Klasemen Sementara, Gelar Juara Dunia Sudah di Tangan?

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:45 WIB

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

Siap Berangkat Demo ke Bundaran HI, Emak-emak Sampai Mahasiswa Menyemut di UI

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:40 WIB

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

IHSG Terus Merosot, Rp6 Kuadriliun Nilai Kapitalisasi Pasar Menguap

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:39 WIB

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

Lowongan Cleaning Service DJP Viral, Calon Pekerja Harus Jadi Seperti 'Avatar'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:38 WIB

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Pria Tetangga Kos Diduga Terlibat Kematian Karyawati di Batam, Motif Masih Misteri

Batam | Rabu, 28 Oktober 2026 | 11:36 WIB

×