3 Hal yang Harus Dilakukan Orangtua Agar Anak Tidak Menjadi Pelaku Bullying

Sabtu, 11 September 2021 | 11:56 WIB
3 Hal yang Harus Dilakukan Orangtua Agar Anak Tidak Menjadi Pelaku Bullying
Ilustrasi anak (Pixabay)

Suara.com - Kewajiban orangtua tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tapi juga perlu menanamkan nilai kehidupan pada anak. Termasuk mengajari anak untuk berempati dan tidak melakukan tindakan perundungan atau bullying.

Psikolog Klinis Hanlie Muliani mengatakan, anak perlu diajarkan untuk memiliki sikap empati agar bisa lebih peka dan memahami kondisi orang lain, khususnya mereka yang lahir dengan kondisi keterbatasan.

Orangtua juga perlu mengingatkan anak untuk tidak menjadikan kekurangan orang lain sebagai bahan candaan atau olok-olokan. Berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan orangtua yang disarankan Hanlie.

1. Memancing anak untuk berpikir
Empati, kata Hanlie jadi sikap penting mencegah aksi bullying yang dilakukan anak dan orang dewasa. Cara merangsang sikap empati pada anak bisa dilakukan dengan mengajak anak berpikir dan memahami situasi.

Menjelaskan bahwa tidak ada satupun orang di dunia yang bisa memilih lahir dari orangtua, warna kulit dan bentuk fisik tertentu.

"Artinya semua ketika kita terlahir dengan kondisi apapun, itu artinya bener-bener pemberian tuhan," jelas Hanlie dalam acara diskusi Smile Train, Sabtu (11/9/2021).

2. Ajarkan adanya perbedaan
Lantaran setiap orang tidak bisa memilih lahir dalan kondisi fisik dan lingkungan tertentu, sehingga terbentuklah perbedaan. Pemahaman ini juga yang harus dimengerti dan dipahami anak, agar tidak mencela orang lain yang lahir dengan kondisi berbeda.

"Kita juga perlu mengedukasi anak tentang perbedaan, bahwa setiap orang itu terlahir berbeda beda, dan ajari anak untuk bisa menerima perbedaan," imbuhnya.

3. Buat perumpamaan jika ada di posisi orang lain
Hanlie mengatakan wajib bagi setiap orangtua ajari anak untuk berpikir dari sudut pandang orang lain yang alami kondisi fisik dan lingkungan yang tidak nyaman.

Baca Juga: Bagaimana Polisi Menangani Kasus Ilmu Hitam di Gowa ? Begini Kata Pakar Pidana

"Bagaimana jika anak dilahirkan dalam kondisi tidak sempurna, lalu dijadikan bahan ledekan. Kalau kita merasa tidak nyaman dan tidak enak, jangan perlakukan orang lain seperti itu,".

"Edukasi anak-anak kita untuk memperlakukan orang lain, sebagaimana mereka ingin diperlakukan," pungkas Hanlie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI