Di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19, Australia Juga Alami 'Pandemi Bayangan' Gangguan Mental

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 14 September 2021 | 19:50 WIB
Di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19, Australia Juga Alami 'Pandemi Bayangan' Gangguan Mental
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Australia alami pandemi lain di tengah infeksi Covid-19 yang masih mewabah. Pofesor kesehatan mental remaja University of Melbourne Patrick McGorry menyebutnya dengan 'pandemi bayangan'.

Istilah itu untuk menunjukan adanya krisis kesehatan mental yang memburuk selama masa penguncian Covid-19. Kondisi itu menyebabkan Australia menghadapi tantangan kesehatan lain, pengelolaan dampak psikologis dan emosional terutama pada kaum muda dan rentan.

"Ini adalah ancaman besar bagi kesehatan mental kita," kata Profesor McGorry, dikutip dari Channel News Asia.

Menurut McGorry, masalah mental itu dipicu perasaan kehilangan rasa aman, ketakutan akan virus corona, juga keterbatasan banyak hal lain dalam hidup seperti ruang gerak aktivitas untuk berolahraga, bergaul dengan orang lain, hingga bekerja.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Klinik kesehatan mental kemudian dibuka di pinggiran kota Sidney yang paling parah terkena dampak kasus Covid-19. Penguncian juga telah dilakukan selama tiga bulan. 

Klinik tersebut ditujukan untuk semua kelompok umur dan dirancang untuk memberikan perawatan darurat kepada orang-orang yang merasa sulit untuk mengatasi pembatasan.

Asisten Menteri Australia untuk Perdana Menteri bidang Kesehatan Mental dan Pencegahan Bunuh Diri David Coleman berharap klinik gratis itu bisa membanti orang-orang yamg stres akibat situasi pandemi.

"Kami menyadari bahwa dukungan untuk kesejahteraan emosional orang-orang sangat penting di masa-masa luar biasa ini dengan hilangnya kebebasan, kurangnya kontak pribadi, dan masalah terkait pekerjaan yang menyebabkan tekanan dan keputusasaan besar," katanya.

Gangguan mental pada kelompok remaja usia 12-17 tahun telah terlihat sepanjang tahun ini. Di mana tercatat, di New South Wales saja terjadi peningkatan 49 persen remaja yang datang ke unit gawat darurat rumah sakit dengan pikiran untuk melukai diri sendiri atau bunuh diri, dibandingkan dengan tahun 2019.

baca juga

Biro Statistik negara itu mengungkapkan bahwa satu dari tiga orang Australia berusia antara 18 dan 34 tahun mengaku mengalami tekanan psikologis tingkat tinggi pada Juni 2021.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas Bangga Kasus Covid-19 Indonesia Turun Saat Negara Lain Alami Gelombang Ketiga

Satgas Bangga Kasus Covid-19 Indonesia Turun Saat Negara Lain Alami Gelombang Ketiga

News | Selasa, 14 September 2021 | 18:13 WIB

Terapkan Gaya Hidup Aktif? Perhatikan Kebutuhan Nutrisi dan Cairan Ya!

Terapkan Gaya Hidup Aktif? Perhatikan Kebutuhan Nutrisi dan Cairan Ya!

Lifestyle | Selasa, 14 September 2021 | 17:05 WIB

Pandemi COVID-19 Berkepanjangan, Bikin Suami-Istri Gugat Cerai

Pandemi COVID-19 Berkepanjangan, Bikin Suami-Istri Gugat Cerai

Sumsel | Selasa, 14 September 2021 | 16:57 WIB

Terkini

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Buka Rekening BRI di Summarecon Bekasi, Nikmati Cashback Spesial BRImo!

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:49 WIB

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

200 Truk Kontainer di Tanjung Priok Diuji Emisi Demi Kejar Udara Bersih Pelabuhan

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:41 WIB

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

Andrie Yunus Alami Kecemasan Berat, KontraS Ungkap Kondisi Terkini

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:35 WIB

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

3 Juta KK Sudah Masuk Perlinsos Digital, Pemerintah Uji Sistem di 43 Daerah

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

Jepang-Rusia Memanas! Kunjungan Putin dengan Kapal Perang ke Kuril Bikin Tokyo Murka

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:31 WIB

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

Pergi Jauh, Tanah Air Tetap Jadi Rumah: Kisah Diaspora Memaknai Indonesia

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:25 WIB

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

91% Orang Indonesia Anggap Kesehatan Holistik Penting, Ternyata Bukan Sekadar Bebas Penyakit

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Produksi Melimpah Harga Jatuh, Wakil Ketua DPRD Jateng Soroti Nasib Petani Garam

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:00 WIB

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

BTN dan PPATK Renovasi 20 RTLH, Bantu Wujudkan Hunian Layak bagi Keluarga Prasejahtera

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Cerdas! Begini Langkah Kang Edai Mengubah Desa Kemiren Jadi Naik Kelas

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×