Bahaya Mengintai di Balik Sedentary Lifestyle, Ini Cara Mudah untuk Menghindarinya

Vania Rossa

Rabu, 15 September 2021 | 15:52 WIB
Bahaya Mengintai di Balik Sedentary Lifestyle, Ini Cara Mudah untuk Menghindarinya
Ilustrasi Rebahan, Sedentary Lifestyle. (freepik)

Suara.com - Di masa pandemi ini, duduk berjam-jam di depan laptop adalah hal lumrah. Bahkan bisa jadi, usai bekerja, Anda akan langsung rebahan di kasur sambil bermain ponsel, dengan alasan beristirahat. Hati-hati terjebak sedentary lifestyle!

Mengutip situs resminya, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menyebut bahwa sedentary lifestyle adalah salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia. Setidaknya 2 juta orang meninggal dunia setiap tahun akibat gaya hidup malas-malasan ini.

Hal ini lantaran gaya hidup seperti ini dipercaya dapat mengundang berbagai macam penyakit berbahaya, di antaranya obesitas, diabetes melitus, hingga penyakit jantung.

Spesialis Kedokteran Olahraga, dr. Andhika Raspati, SpKO, membagikan kiat NEPA (non exercise physical activities) agar tubuh tetap fit dan bugar, serta terhindar dari risiko penyakit berbahaya.

"NEPA sederhana yang bisa dilakukan oleh masyarakat antara lain seperti naik turun tangga untuk melancarkan sirkulasi darah dan membakar kalori, berjalan kaki guna menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah, dan hal sederhana lainnya," kata dr. Andhika yang merupakan bagian dari Tim Kesehatan KONI DKI Jakarta dalam keterangannya, Rabu (15/9/2021), mengutip dari Antara.

Tapi ingat, NEPA akan bisa lebih efektif menjaga kondisi dan daya tahan tubuh jika didukung dengan latihan tubuh fisik secara rutin, baik lewat olahraga maupun dengan asupan nutrisi yang seimbang setiap harinya.

Beberapa contoh NEPA lainnya yang bisa dilakukan agar terhindar dari sedentary lifestyle di antaranya menyapu dan mengepel rumah, menggendong atau bermain dengan anak, hingga kegiatan berkebun sampai mencuci motor dan mobil.

Dengan menggerakkan tubuh lewat aktivitas yang dilakukan sehari-hari, tubuh bisa berada dalam kondisi yang lebih sehat dan memiliki metabolisme yang lebih optimal.

Dalam survei daring yang dilakukan oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Desember 2020, didapatkan hasil bahwa pandemi COVID-19 telah menurunkan kuantitas dan kualitas aktivitas olahraga masyarakat.

Dalam penelitian itu didapatkan perbandingan 1 dari tiga orang yang menjadi respon melakukan perubahan gaya hidupnya yang sebelumnya aktif menjadi tidak aktif.

baca juga

Mulai sekarang, pastikan Anda meninggalkan sedentary lifestyle dan mulai mempraktikkan NEPA seperti saran dokter di atas, ya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Terlalu Lama Duduk Saat WFH Bisa Turunkan Kinerja

Studi: Terlalu Lama Duduk Saat WFH Bisa Turunkan Kinerja

Lifestyle | Selasa, 10 Agustus 2021 | 05:50 WIB

Tips Agar Anak Aktif Bergerak Meski Hanya di Rumah Saja

Tips Agar Anak Aktif Bergerak Meski Hanya di Rumah Saja

Kaltim | Sabtu, 24 Juli 2021 | 08:20 WIB

Ngeri Banget, Penyakit Mematikan Ini Intai Mereka yang Doyan Rebahan dan Malas Gerak

Ngeri Banget, Penyakit Mematikan Ini Intai Mereka yang Doyan Rebahan dan Malas Gerak

Health | Rabu, 26 Mei 2021 | 17:50 WIB

Terkini

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Semen Gresik Kolaborasi Bersama Warga Desa Pasucen, Gotong Royong Bersihkan Aliran Mata Air Brubulan

Jawa Tengah | Rabu, 16 September 2026 | 16:22 WIB

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Tak Seindah Ekspektasi: Novel 'Sisi Tergelap Surga' Buka-bukaan Fakta Pahit Kerasnya Jakarta

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 16:18 WIB

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Purbaya Dicopot Pas Lagi Rapat RAPBN, Akademisi UMY Soroti Etika dan Kepatutan Penguasa

Jogja | Rabu, 16 September 2026 | 16:16 WIB

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

Disimpan di Gudang Jakut, Penyelundupan Kacang Tanah 49,50 Ton Asal India Terbongkar

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:13 WIB

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

Sudah Sukses, Jangan Lupa! Alumni Penerima KIP Kuliah Diminta Balas Budi ke Adik Kelas

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:12 WIB

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

Kedubes AS di Arab Saudi: Warga Amerika Jangan ke Perbatasan Yaman, Risiko Terorisme

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Kepergok Curi Sawit-Bacok Warga, Pria Ini Ditangkap saat Sembunyi Bersama Istri Siri

Sumut | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Peneliti Ubah Kotoran Sapi Menjadi Bahan Baku Lilin: Bagaimana Caranya?

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 16:10 WIB

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

Prabowo: Kalau Tak Kuat Jadi Petugas Rakyat, Harus Minggir

News | Rabu, 16 September 2026 | 16:09 WIB

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis Waralaba RI Tembus Rp143 Triliun, Tumbuh 10-15% per Tahun

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 16:06 WIB

×