5 Cara Efektif Hadapi Anak Keras Kepala

Risna Halidi | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Rabu, 15 September 2021 | 18:58 WIB
5 Cara Efektif Hadapi Anak Keras Kepala
Ilustrasi Hubungan Orangtua dan Anak Keras Kepala (Elements Envato)

Suara.com - Apakah Anda sebagai orangtua punya anak, misalnya anak remaja yang keras kepala? Kalau ya, orangtua mesti memahami bahwa tidak mudah memiliki anak keras kepala, tapi tak ada salahnya untuk menghadapi mereka secara efektif.

Berikut ini lima cara ini yang bisa Anda lakukan saat menghadapi anak remaja keras kepala, seperti yang dilansir dari Mom Junction.

1. Pahami
Cara pertama adalah pahami perilakunya. Bukan membiarkan sifat-sifatnya yang wajar, akan tetapi biarkan anak Anda melihat bahwa Anda menghormatinya secara individu. Tidak ada satu cara yang bisa menangani situasi mdengan baik selain memahami kemauannya.

2. Kenali apa yang disukainya

Ilustrasi Hubungan Orangtua dan Anak Keras Kepala (Elements Envato)
Ilustrasi Hubungan Orangtua dan Anak Keras Kepala (Elements Envato)

Sebagai orangtua kadang Anda sulit untuk mengatasi anak remaja yang keras kepala. Tapi yang bisa Anda lakukan adalah menanyakan apa yang disukainya. Untuk benar-benar memahami anak, berikan pandangan tentang kehidupan nyata yang sebenarnya. Hal ini dilakukan agar anak tidak mudah terjerumus ke hal yang negatif.

3. Ketahui apa yang dibutuhkan anak
Meski Anda sering bertengkar dengan anak, tetapi Anda bisa menciptakan suasana tenang. Memang tidak mudah, akan tetapi coba ketahui apa yang dibutuhkan anak, salah satunya jangan menegur dan mencoba memilih pakaian yang baik menurut mereka. Bisa saja versi terbaik mereka berbeda dengan Anda.

4. Hadapi argumen mereka dan berikan pilihan

Ilustrasi Hubungan Orangtua dan Anak Keras Kepala (Elements Envato)
Ilustrasi Hubungan Orangtua dan Anak Keras Kepala (Elements Envato)

Cara paling ampuh untuk menghadapi anak remaja keras kepala adalah dengan menghadapi argumennya. Pastikan argumen Anda tidak menyakiti mereka. Berikan argumen dengan pikiran terbuka. Jika sudah, coba berikan pilihan yang baik menurut mereka. Imbangi juga dengan pesan-pesan yang memotivasi mentalnya.

5. Dorong untuk berperilaku baik
Anak remaja yang keras kepala kadang susah untuk berperilaku baik. Maka dari itu, Anda sebagai orangtua perlu dorong mereka untuk berperilaku baik. Hal ini dilakukan agar anak Anda bisa hidup dengan positif. Dengan perilaku yang baik, ini bisa mendorong mereka untuk menjadi lebih baik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bubarkan Kerumunan ABG saat Main Bola Dini Hari, Bapak-bapak di Johar Baru Dikeroyok

Bubarkan Kerumunan ABG saat Main Bola Dini Hari, Bapak-bapak di Johar Baru Dikeroyok

News | Jum'at, 23 Juli 2021 | 12:02 WIB

4 Rekomendasi Film Terbaik dengan Karakter Wanita Cerdas ala Zodiak Gemini

4 Rekomendasi Film Terbaik dengan Karakter Wanita Cerdas ala Zodiak Gemini

Entertainment | Kamis, 10 Juni 2021 | 14:37 WIB

Waktu Terbaik Dampingi Anak Remaja Belajar Menurut Sophia Latjuba

Waktu Terbaik Dampingi Anak Remaja Belajar Menurut Sophia Latjuba

Lifestyle | Sabtu, 16 Januari 2021 | 13:47 WIB

Terkini

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB