Kemenkes Ungkap Alasan Tingkat Vaksinasi Covid-19 di Aceh Rendah

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Kamis, 16 September 2021 | 08:41 WIB
Kemenkes Ungkap Alasan Tingkat Vaksinasi Covid-19 di Aceh Rendah
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Suara.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI akui provinsi Aceh jadi salah satu daerah dengan penyerapan vaksinasi Covid-19 terendah di Indonesia.

Hal ini selaras dengan temuan dinas kesehatan yang mendapati sebanyak 1.819 dosis vaksin Sinovac kabupaten Aceh Tenggara yang tidak terpakai.

Menanggapi ini, Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, mengungkap ada berbagai faktor rendahnya penerimaan vaksinasi di Aceh, salah satunya karena keyakinan agama.

"Kita punya tantangan kalau untuk Aceh, bahwa masyarakat sebagian besar menolak. Salah satunya karena alasan keyakinan agama, ketidakpercayaan terhadap kehalalan vaksin," terang Nadia dalam acara diskusi, Rabu (15/9/2021).

Selain karena pandangan agama, ada pula kekhawatiran terhadap efek samping vaksin, lantaran adanya penyakit komorbid atau penyakit penyerta seperti jantung, diabetes, hingga hipertensi atau tekanan darah tinggi

"Di awal survei kita tahu provinsi Aceh paling rendah penerimaananya terhadap vaksin, yakni hanya sebesar 45 persen, dan vaksinasi rutin di Aceh paling rendah dibandingkan provinsi lainnya," tutur Nadia.

Meski begitu, Nadia membantah jika data vaksinasi Aceh paling rendah dibanding seluruh daerah di Indonesia, dan walau tingkat minat rendah tapi mulai terlihat peningkatan cakupan vaksinasi meski tidak signifikan.

"Kalau melihat data vaksinasi Aceh tidak paling bawah, di sisi lain terjadi peningkatan di Aceh walaupun masih jadi tantangan," pungkas Nadia.

Sementara itu, ribuan vaksin yang tidak terpakai di Aceh ini, diakui Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Aceh Tenggara, Sukri Manto, karena kurangnya antusiasme di masyarakat.

baca juga

Sehingga satu vial vaksin yang berisi 10 dosis bagi 10 orang, kerap kali hanya terpakai untuk enam orang.

"Jadi empat dosis sisanya itu tidak terpakai. Karena masa daya tahan vaksin Sinovac setelah dibuka satu vial itu hanya berkisar enam jam," kata Sukri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Walkot Edi Tegaskan Bakal Perluas dan Perbanyak Cakupan Vaksinasi di Pontianak

Walkot Edi Tegaskan Bakal Perluas dan Perbanyak Cakupan Vaksinasi di Pontianak

Kalbar | Kamis, 16 September 2021 | 05:33 WIB

Banyak Artis Vaksin Covid-19 di Luar Negeri, Bisa Aktivasi PeduliLindungi?

Banyak Artis Vaksin Covid-19 di Luar Negeri, Bisa Aktivasi PeduliLindungi?

Health | Rabu, 15 September 2021 | 23:37 WIB

Tren Penurunan Covid-19 Bergantung Pada Kegiatan Vaksinasi Daerah

Tren Penurunan Covid-19 Bergantung Pada Kegiatan Vaksinasi Daerah

Kaltim | Rabu, 15 September 2021 | 20:20 WIB

Terkini

2 Tahun SDN 09 Kebayoran Lama Roboh, KPAI Turun Tangan Kawal Revitalisasi

2 Tahun SDN 09 Kebayoran Lama Roboh, KPAI Turun Tangan Kawal Revitalisasi

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:15 WIB

Sekuel Film Jennifer's Body Digarap, Megan Fox Berpotensi Kembali Main

Sekuel Film Jennifer's Body Digarap, Megan Fox Berpotensi Kembali Main

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:15 WIB

Lagi! Iran Bom Pangkalan AS di Yordania dan Bahrain, Gudang Logistik Tempur Ludes

Lagi! Iran Bom Pangkalan AS di Yordania dan Bahrain, Gudang Logistik Tempur Ludes

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11 WIB

Kronologi Operator Alat Berat di Siak Diserang Harimau, Diterkam saat Ingin BAB

Kronologi Operator Alat Berat di Siak Diserang Harimau, Diterkam saat Ingin BAB

Riau | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11 WIB

Radical Acceptance Semu: Benarkah Sikap Bodo Amat adalah Bentuk Kedewasaan?

Radical Acceptance Semu: Benarkah Sikap Bodo Amat adalah Bentuk Kedewasaan?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:10 WIB

DPR Sudah Kasih Restu, Kapan Kapal Induk Italia Resmi Jadi Milik Indonesia?

DPR Sudah Kasih Restu, Kapan Kapal Induk Italia Resmi Jadi Milik Indonesia?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:08 WIB

Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan

Persib Bandung Tak Main-main di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Siapkan Taktik Kejutan

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:00 WIB

Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik

Ulasan Novel Burung-Burung Berkisah: Keindahan Alam dalam Sastra Klasik

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 14:00 WIB

Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo

Daftar Negara yang Bisa QRIS Cross-Border BRImo

Bri | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:54 WIB

Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!

Uji Rasa Aditya Kwetiau Jambi: 15 Tahun Eksis, Porsinya Bikin Dompet Aman Perut Kenyang!

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 13:48 WIB

×