Satgas Covid-19 Akui Belum Ada Provinsi yang Capai Target Pelacakan Kontak

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 16 September 2021 | 08:48 WIB
Satgas Covid-19 Akui Belum Ada Provinsi yang Capai Target Pelacakan Kontak
Sosok Dewi Nur Aisyah (Foto: BNPB).

Suara.com - Kementerian Kesehatan telah menetapkan target bahwa setiap satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 harus dilacak minimal 15 orang yang pernah berhubungan langsung dalam waktu 14 hari terakhir.

Namun hingga saat ini ternyata belum ada provinsi yang mampu mencapai target tersebut. 

Ketua Bidang data dan teknologi informasi Satgas Covid-19 Dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan, dalam sepekan terakhir baru ada dua provinsi yang pelacakan kontak atau tracing sudah di atas 10, namun masih di bawah 15.

"Progres 7 hari terakhir Jawa Timur jadi juara, di mana satu orang terkonfirmasi positif rasio kontak rate sampai di angka 14,38. Kemudian Sumatera Utara di mana dari 1 orang untuk konfirmasi positif ada 13,96 kontak rate yang ditemukan," kata Dewi dalam webinar 'Covid-19 Dalam Angka', Rabu (15/9/2021).

Sementara itu, sembilan provinsi dengan rasio kontak rate masih di antara 5-10. Sisanya ada 23 provinsi di mana rasio kontak erat masih di bawah 5 orang.

Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dr. Dewi Nur Aisyah. (webinar BNPB)
Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Covid-19, Dr. Dewi Nur Aisyah. (webinar BNPB)

Diakui Dewi bahwa sejak awal pandemi, tracing memang menjadi kendala terbesar dalam penanganan Covid-19. Hal itu lantaran populasi Indonesia yang besar, namun sumber daya tracer atau orang yang melakukan pelacakan kontak terbatas.

Meski begitu, capaian tracing saat ini dinilai ada kemajuan karena sebelumnya pelacakan kontak pada pasien Covid-19 baru 1 banding dua. Artinya, satu orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 hanya dua orang yang ditelusuri dan menjalani tes virus corona.

Kalau kita bilang progresnya luar biasa karena sebelumnya di bulan Februari atau Maret, rasio lacak kita masih di angka 1 banding 2. Ini mulai bergerak baik terutama dengan bantuan TNI-Polri yang membantu sebagai tracer, mulai naik angka tracing yang kita lihat saat ini," ucapnya.

Dewi menjelaskan bahwa pelacakan kontak itu penting untuk memutus rantai penularan Covid-19. Sebab satu orang yang diketahui pernah berkontak dekat dengan orang lain yang terkonfirmasi positif Covid-19 berpotensi menyebarkan virus lagi, meskipun mungkin tidak mengalami gejala sakit.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Ungkap Alasan Tingkat Vaksinasi Covid-19 di Aceh Rendah

Kemenkes Ungkap Alasan Tingkat Vaksinasi Covid-19 di Aceh Rendah

Health | Kamis, 16 September 2021 | 08:41 WIB

1 dari 500 Pasien Covid-19 di Amerika Serikat Meninggal Dunia

1 dari 500 Pasien Covid-19 di Amerika Serikat Meninggal Dunia

Health | Kamis, 16 September 2021 | 08:35 WIB

5 Hal yang Harus Diketahui Pasien Komorbid di Tengah Pandemi

5 Hal yang Harus Diketahui Pasien Komorbid di Tengah Pandemi

Health | Kamis, 16 September 2021 | 08:30 WIB

Terkini

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Dicopot Purbaya Gegara Loloskan Motor Listrik MBG, Luky Alfirman Kini Jadi Wamenkeu

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

Daftar Lengkap Reshuffle Kabinet yang Dilantik Prabowo, dari Menko hingga Kapolri

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

Presiden Prabowo Lantik Listyo Sigit Jadi Kepala KSP, Posisi Kapolri Dijabat Suyudi Ario Seto

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:06 WIB

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Agus Gumiwang Tergeser, Kursi Menteri Perindutrian Kini Dipegang Sarmuji

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Produksi Toyota Veloz Hybrid Tembus 15 Ribu Unit Hingga Agustus 2026

Otomotif | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Two Way Cake vs Compact Powder, Mana yang Tahan Lama untuk Makeup?

Two Way Cake vs Compact Powder, Mana yang Tahan Lama untuk Makeup?

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:05 WIB

Pelatih Bangladesh Sebut Kevin Diks dan Satu Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Ancaman Berbahaya

Pelatih Bangladesh Sebut Kevin Diks dan Satu Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Ancaman Berbahaya

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:04 WIB

4 Shio Paling Beruntung Seumur Hidup Menurut Astrologi Tiongkok

4 Shio Paling Beruntung Seumur Hidup Menurut Astrologi Tiongkok

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:04 WIB

KPK Usut Korupsi Iklan Bank BJB, Eks Aspri Ridwan Kamil dan Pejabat BJB Dipanggil

KPK Usut Korupsi Iklan Bank BJB, Eks Aspri Ridwan Kamil dan Pejabat BJB Dipanggil

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap

Jukir Tikam Ojol Karena Cekcok Parkir Rp10 Ribu Ditangkap

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:02 WIB

×