Apa Itu Rosacea, Penyakit Kulit yang Diidap Maia Estianty

Kamis, 16 September 2021 | 17:55 WIB
Apa Itu Rosacea, Penyakit Kulit yang Diidap Maia Estianty
Maia Estianty [Instagram]

Suara.com - Penyanyi Maia Estianty mengaku mengidap penyakit kulit bawaan, Rosacea, yang membuat kulitnya mengalami ruam kemerahan karena paparan cuaca panas atau dingin.

Hal ini ia sampaikannya beberapa waktu lalu melalui kanal YouTube Maia AL EL DUL TV. Menurutnya, penyakit ini tidak bisa disembuhkan dan membuatnya harus ekstra hati-hati mengontrolnya agar tidak kambuh.

Maia Estianty Mengidap Penyakit Kulit Bawaan, Rosacea. (YouTube Maia AL EL DUL TV)
Maia Estianty Mengidap Penyakit Kulit Bawaan, Rosacea. (YouTube Maia AL EL DUL TV)

"Jadi guys, aku kasih tahu aku menderita penyakit rosacea, penyakit kulit keturunan yang nampak seperti jerawat tapi bukan jerawat. Nampak kulitnya kemerahan, itu susah disembuhin, bahkan nggak bisa disembuhin," ujar Maia sesaat sebelum melakukan perawatan kulit di klinik kecantikan di kawasan Jakarta Selatan, dikutip suara.com.

Lantas, sebenarnya apa sih rosacea itu?

Mengutip Alodokter, Kamis (16/9/2021), Rosacea adalah gangguan kulit wajah yang ditandai dengan kulit kemerahan dan bintik yang menyerupai jerawat.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan kulit wajah menebal dan pembuluh darah terlihat dan membengkak.

Rosacea dapat terjadi pada siapa saja, tetapi umumnya menyerang wanita usia paruh baya yang berkulit terang.

Gejalanya bisa hilang timbul dan umumnya berlangsung selama beberapa minggu atau bulan.

Penyebab kekambuhan rosacea
Penyebab rosacea belum diketahui secara pasti, tapi ada dugaan penyakit ini terkait dengan faktor genetik dan lingkungan. Beberapa faktor yang diduga dapat memicu kekambuhan rosacea adalah:

Baca Juga: Maia Estianty Liburan ke Hawaii, Harga Menginap di Resort Mewah Bikin Publik Tersentak

  • Terpajan sinar matahari, angin, dan suhu udara dingin atau cuaca panas.
  • Menderita infeksi bakteri Helicobacter plylori atau bakteri yang bisa hidup di dalam lambung.
  • Mengonsumsi makanan pedas, minuman panas, minuman beralkohol atau berkafein.
  • Mengonsumsi makanan yang mengandung cinnamaldehyde, seperti tomat, cokelat, kayu manis, atau citrus.
  • Mengonsumsi obat-obatan yang bisa melebarkan pembuluh darah, seperti obat tekanan darah tinggi.
  • Mengalami gigitan tungau Demodex dan infeksi dari bakteri Bacillus oleronius (sejenis pemicu terbentuknya jamur kulit) yang dibawanya.
  • Memiliki respon tubuh yang tidak normal terhadap protein cathelicidin atau protein yang melindungi kulit dari infeksi.
  • Mengalami efek samping produk perawatan wajah.
  • Melakukan olahraga yang terlalu berat.
  • Mengalami stres.

Faktor yang meningkatkan risiko rosacea
Rosacea dapat terjadi pada siapa saja, tetapi kondisi ini lebih berisiko dialami oleh orang dengan kondisi seperti berusia 30 hingga 50 tahun, berjenis kelamin perempuan, punya warna kulit cerah, punya kebiasaan merokok, dan punya riwayat rosacea dalam keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI