alexametrics

Akrab Dengan Gadget, Begini Pola Asuh yang Tepat untuk Generasi Alpha

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi
Akrab Dengan Gadget, Begini Pola Asuh yang Tepat untuk Generasi Alpha
Ilustrasi Generasi Alpha. (Unsplash//Ludivic)

Generasai alpha adalah anak dari generasi milenials dan adik dari generasi Z, dan generasi ini lahirantara tahun 2010 dan 2025.

Suara.com - Zaman terus berkembang, begitu juga pola parenting orangtua yang tidak bisa hanya mengandalkan cara lama untuk mengasuh generasi alpha saat belajar.

Generasai alpha adalah anak dari generasi milenials dan adik dari generasi Z, dan generasi ini lahir 
antara tahun 2010 dan 2025. 

Generasi ini lahir saat teknologi sudah sangat maju, sehingga gadget kerap sulit dipisahkan dari mereka.

Lantas, gimana pola asuh generasi alpha yang tepat? Berikut tips dari Rensia Sanvira, Influencer sekaligus Konselor Anak, dalam acara diskusi Ruang Guru beberapa waktu lalu.

Baca Juga: HSBC Indonesia Incar Nasabah Kaum Milenial Kaya

1. Ajarkan anak menyaring informasi

Ilustrasi anak dan gadget (pixabay)
Ilustrasi anak dan gadget (pixabay)

Generasi alpha, sangat banyak menerima informasi. Sehingga, orangtua harus menjadi orang yang pertama kali memberitahu informasi kepada anak, dibandingkan gadget maupun orang lain. 

Orang tua harus berperan aktif untuk menyaring pengetahuan maupun konten negatif dari pemanfaatan teknologi oleh anak.

2. Memberikan batasan yang tepat tentang gadget

Meskipun generasi alpha memiliki paparan tinggi terhadap gadget, karena digunakan sehari-hari dan bisa jadi alat stimulasi pembelajaran anak.

Baca Juga: HSBC Perkenalkan Pembaruan Layanan Premier 2.0 untuk Pasar Milenial Affluent

Namun tetap penting orangtua membuat batasan dan pemahaman gadget secara tegas. Seperti membuat jadwal dan aturan tentang penggunaan gadget pada porsi yang tepat. 

Ini karena anak tetap harus meluangkan waktu untuk beraktivitas fisik.

3. Kenalkan prinsip budaya dan adat istiadat keluarga

Selain itu orang tua juga harus memperkenalkan anak pada lingkungan sekitar, termasuk keragaman agama, adat istiadat, suku, budaya, dan bahasam

Ini ditujukan agar anak bisa mencintai bangsa dan negaranya sejak dini.

4. Dukung anak untuk memanfaatkan teknologi dengan baik

Melalui teknologi, banyak manfaat yang bisa didapatkan oleh anak-anak, termasuk mengakses informasi yang edukatif serta bermanfaat. 

Namun, selain manfaat baik yang ditawarkan, teknologi juga mempunyai pengaruh buruk lainnya. 

Sehingga, penting untuk orangtua mengawasi penggunaan teknologi anak untuk memastikan anak dapat mendapatkan manfaat yang baik dari teknologi yang ada.

Komentar