Suntikan Booster vs Campuran 2 Vaksin Covid-19, Manakah yang Lebih Efektif?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Minggu, 19 September 2021 | 13:53 WIB
Suntikan Booster vs Campuran 2 Vaksin Covid-19, Manakah yang Lebih Efektif?
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Suara.com - Menurunnya tingkat kekebalan dari vaksin Covid-19 telah menjadi masalah besar di antara orang yang sudah vaksinasi lengkap. Karena, semakin banyak orang yang menjadi kembali rentan terhadap infesi virus corona Covid-19 pada orang yang sudah vaksinasi.

Infeksi virus corona Covid-19 pada orang yang sudah vaksinasi ini juga mungkin disebabkan oleh munculnya varian Delta. Varian virus corona ini telah dikaitkan dengan penurunan kekebalan dari vaksin Covid-19.

Karena itu, sekarang ini beberapa negara telah mendorong pemberian suntikan booster untuk memberikan perlindungan lebih ekstra pada orang yang sudah vaksinasi lengkap.

Para peneliti juga telah membandingkan tingkat efektivitas suntikan booster vaksin Covid-19 dan campuran dua jenis vaksin Covid-19 yang berbeda sebagai suntikan pertama dan kedua.

Sebelumnya, vaksin Covid-19 telah dipelajari mampu mengurangi infeksi parah dan kematian akibat virus corona Covid-19. Tapi, sekarang semakin terlihat bahwa efek kekebalan yang dihasilkannya tidak tahan lama dan berkurang seiring waktu.

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Akibatnya, risiko infeksi virus corona Covid-19 pada orang yang sudah suntik vaksin Covid-19 pun meningkat. Sebab, kekebalan yang menurun bisa menurunkan tingkat kemanjuran dan respons protektif yang diharapkan dari vaksin Covid-19.

Perbedaan Suntikan Booster dan Campuran 2 Vaksin Covid-19

Saat ini, ada beberapa strategi yang dipertimbangkan untuk meningkatkan kekebalan, termasuk meningkatkan daya tahan dan antibodi buatan yang bertahan.

Beberapa studi klinis telah mempelajari efektivitas dari penggunaan suntikan booster dan campuran dua jenis vaksin Covid-19 yang berbeda. Suntikan booster adalah suntikan ketiga vaksin Covid-19 untuk meningkatkan kembali kekebalan pada orang yang sudah vaksinasi lengkap.

baca juga

Berbeda dengan suntikan booster, campuran vaksin Covid-19 adalah memberikan dua dosis vaksin Covid-19 berbeda pada orang yang belum vaksinasi. Dua dosis vaksin Covid-19 yang berbeda ini digunakan untuk meningkatkan respons imun yang lebih kuat.

Meskipun campuran vaksin Covid-19 ini sudah digunakan dalam beberapa kasus, para peneliti telah menyarankan untuk mencampurkan kedua jenis vaksin Covid-19 yang berbeda untuk menciptakan respons kekebalan berkelanjutan.

Sebenarnya dilansir dari Times of India, suntikan booster vaksin Covid-19 maupun campuran dua jenis vaksin Covid-19 sama-sama memiliki pro dan kontra, sehingga perlu untuk mempertimbangkan fakta ilmiahnya.

Suntikan booster vaksin Covid-19 memang lebih praktis dijalani. Tapi, campuran dua jenis vaksin Covid-19 lebih aman dan menjanjikan. Para peneliti juga berspekulasi bahwa campuran dua dosis vaksin Covid-19 berbeda juga bisa memberikan kekebalan hibrida.

Sementara itu, efek samping setelah suntik vaksin Covid-19 adalah hal yang biasa dan sudah sering dibahas. Penelitian awal pun menunjukkan bahwa suntikan booster vaksin Covid-19 bisa menyebabkan efek samping yang lebih intens.

Sedangkan, campuran dua jenis vaksin Covid-19 masih perlu dianalisis lebih lanjut untuk mengetahui seberapa aman efek samping dan penggunaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Sputnik Light Dapatkan Persetujuan Uji Coba Fase III, Apa Kelebihannya?

Vaksin Sputnik Light Dapatkan Persetujuan Uji Coba Fase III, Apa Kelebihannya?

Health | Minggu, 19 September 2021 | 11:59 WIB

Berita Kesehatan Populer: Pasangan Antivaksin Meninggal Covid-19, Camilan untuk Jantung

Berita Kesehatan Populer: Pasangan Antivaksin Meninggal Covid-19, Camilan untuk Jantung

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 19:25 WIB

Ahli Reproduksi Dorong Peneliti untuk Selidiki Hubungan Vaksin Covid-19 dan Menstruasi

Ahli Reproduksi Dorong Peneliti untuk Selidiki Hubungan Vaksin Covid-19 dan Menstruasi

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 18:11 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB