Mengenal Chancroid, Penyakit Kelamin yang Disebabkan Bakteri Haemophilus Ducreyi

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 21 September 2021 | 08:43 WIB
Mengenal Chancroid, Penyakit Kelamin yang Disebabkan Bakteri Haemophilus Ducreyi
Ilustrasi bakteri. (Shutterstock)

Suara.com - Alat kelamin juga berisiko alami luka. Penyebabnya bisa karena infeksi virus atau bakteri. Salah satunya infeksi yang disebabkan bakteri haemophilus ducreyi penyebab sakit ulkus mole atau chancroid.

penyakit chancroid temasuk penyakit infeksi pada alat kelamin dan mudah menular melalui hubungan seksual. Infeksi ini biasanya bersifat akut.

Kasusnya memang tidak sebanyak dibandingkan herpes kelamin atau sifilis stadium 1, tetapi tetap harus diwaspadai. Infeksi chancroid berisiko terjadi pada laki-laki maupun wanita dan dapat menyebabkan alat vital bernanah.

Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), berikut gejala dan cara penanganan infeksi chancroid.

Kenali gejala chancroid
Gejala awal chancroid adalah rasa nyeri saat berhubungan seksual. Hal tersebut dapat diiringi dengan kesulitan buang air besar, borok di area kelamin hingga bernanah, serta nyeri saat buang air kecil. Infeksi chancroid juga dapat menyebabkan perdarahan di anus, pembengkakan kelenjar getah bening, hingga penurunan berat badan.

Penanganan infeksi chancroid
Dokter spesialis kulit dan kelamin dr. Hanny Nilasari, Sp. KK.(K) menjelaskan, untuk penanganan infeksi menular seksual chancroid biasanya akan diberikan antibiotik oral untuk menyembuhkan infeksi.

Namun walau infeksi chancroid sudah sembuh, tetap akan meninggalkan bekas atau jaringan parut. Selain itu, pasangan juga harus dites dan bila positif harus melalui proses penanganan yang sama.

Perlu diketahui, laki-laki yang tidak disunat atau pengidap HIV, jika kemudian terinfeksi chancroid biasanya tidak dapat merespon proses pengobatan sebaik pria yang disunat atau HIV-negatif.

Oleh sebab itu, setiap pasien chancroid juga harus melakukan uji tes untuk infeksi HIV. Jika hasil tes awal negatif, tes serologis untuk infeksi sifilis dan HIV harus dilakukan 3 bulan setelah diagnosis chancroid.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pakai Profil Cewek, Pelaku Video Call WhatsApp Pamer Alat Kelamin Teror Mahasiswi

Pakai Profil Cewek, Pelaku Video Call WhatsApp Pamer Alat Kelamin Teror Mahasiswi

Malang | Kamis, 16 September 2021 | 10:08 WIB

Sudah Dua Kali Teror Pamer Alat Kelamin di Kota Malang, Pelaku Diburu Polisi

Sudah Dua Kali Teror Pamer Alat Kelamin di Kota Malang, Pelaku Diburu Polisi

Malang | Kamis, 02 September 2021 | 20:47 WIB

Waspadai Benjolan Kecil pada Penis, Bisa Jadi Indikasi Lima Masalah Kesehatan Ini

Waspadai Benjolan Kecil pada Penis, Bisa Jadi Indikasi Lima Masalah Kesehatan Ini

Health | Rabu, 01 September 2021 | 19:25 WIB

Terkini

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

×