alexametrics

Perilaku Merokok Tak Berubah Selama Pandemi dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya

M. Reza Sulaiman
Perilaku Merokok Tak Berubah Selama Pandemi dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Ilustrasi pneumonia dan penyakit paru. [shutterstock]

Penelitian yang menyebut perilaku merokok masyarakat tak berubah selama pandemi Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Rabu (22/9/2021).

Suara.com - Penelitian yang menyebut perilaku merokok masyarakat tak berubah selama pandemi Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Rabu (22/9/2021).

Ada juga fakta tentang madu asli tak disukai semut hingga cerita tertular pneumonia dari kucing.

Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com, berikut ini:

1. Covid-19 Serang Paru, Tapi Perilaku Merokok Selama Pandemi Tidak Berubah

Baca Juga: Studi: Banyak Istri Kebiasaan Merokok Suami Ganggu Keuangan Keluarga

Ilustrasi-foto rontgen paru-paru. [Shutterstock]
Ilustrasi-foto rontgen paru-paru. [Shutterstock]

Infeksi Covid-19 yang menyerang paru-paru dan saluran pernapasan rupanya tidak memengaruhi perilaku merokok di Indonesia.

Berdasarkan studi terbaru yang dilakukan oleh Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI), tidak ada perubahan perilaku merokok yang berarti pada periode sebelum dan saat pandemi, baik dari sisi kuantitas maupun intensitas merokok.

Baca selengkapnya

2. Survei: Masyarakat Lebih Puas Ikut Vaksinasi Covid-19 di Faslitas Punya Swasta , Kenapa?

Pekerja sektor wisata di DIY menerima vaksin di Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka. (Dok. Traveloka)
Pekerja sektor wisata di DIY menerima vaksin di Sentra Vaksinasi COVID-19 Traveloka. (Dok. Traveloka)

Dibanding melakukan vaksinasi Covid-19 di fasilitas milik pemerintah, ternyata warga lebih puas menjalani vaksinasi di fasilitas non pemerintah.

Baca Juga: Studi: Mayoritas Suami Perokok Bikin Keluarga Tak Bahagia

Fakta ini terungkap melalui hasil survei terbaru yang dilakukan Change.org Indonesia, Kawal Covid-19, dan Katadata Insight Center terhadap 6.299 responden periode 6 hingga 21 Agustus 2021, lewat survei online.

Baca selengkapnya

3. Madu Asli Tidak Disukai dan Dikerubungi Semut, Mitos atau Fakta?

Ilustrasi madu. (Pixabay)
Ilustrasi madu. (Pixabay)

Madu telah lama dikenal punya banyak manfaat bagi kesehatan. Terlebih di tengah situasi pandemi, banyak masyarakat memburu madu untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Tapi, seringkali masyarakat termakan mitos terkait dengan keaslian madu yang beredar. Salah satu mitos yang sering beredar ialah bahwa madu yang asli tidak sikai dan tidak dikerubungi semut.

Baca selengkapnya

4. Jangan Anggap Sepele Nyeri, Bisa Jadi Ada Organ Dalam Tubuh Bermasalah

Ilustrasi nyeri punggung. (Shutterstock)
Ilustrasi nyeri punggung. (Shutterstock)

Rasa nyeri kerap terasa tiba-tiba entah ada pemicunya ataupun tidak. Meski terasa tidak nyaman, nyeri sebenarnya baik untuk tubuh agar kita menyadari ada organ yang bermasalah atau rusak sehingga segera melakukan pengobatan.

"Nyeri itu disebabkan karena kerusakan jaringan sel di dalam tubuh ataupun berpotensi mengalami kerusakan. Jadi sesungguhnya nyeri itu sendiri dibutuhkan oleh tubuh sebagai sensor," kata dokter spesialis bedah saraf dr. Dwikoryanto, Sp. BS. FINPS., dalam webinar Brain Awareness Week, Rabu (22/9/2021). 

Baca selengkapnya

5. Seorang Wanita Terkena Pneumonia Diduga Tertular Kucing Peliharaannya

Kucing peliharaan [Foto: Antara]
Kucing peliharaan [Foto: Antara]

Seorang wanita asal Fremont County, Wyoming, Amerika Serikat, didiagnosis jenis pneumonia langka namun serius yang diduga ditularkan oleh kucing peliharaannya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) mengatakan bahwa kucing sangat rentan terhadap pneumonia dan bisa menjadi sumber infeksi manusia.

Baca selengkapnya

Komentar