Mengenal Demensia dan Alzheimer, Apa Perbedaannya?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Rabu, 22 September 2021 | 20:02 WIB
Mengenal Demensia dan Alzheimer, Apa Perbedaannya?
Ilustrasi penderita demensia, alzheimer. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak orang mungkin bingung dengan penggunaan istilah demensia dan Alzheimer. Karena, keduanya dianggap sebagai suatu masalah kesehatan yang sama.

Padahal, demensia terdiri dari berbagai bentuk yang salah satunya Alzheimer. Sehingga bisa dikatakan bahwa Alzheimer merupakan salah satu jenis dari demensia.

Demensia sendiri merupakan istilah umum yang digunakan untuk menggambarkan penurunan kemampuan mental seseorang yang cukup parah hingga mengganggu kehidupan sehari-hari.

Demensia termasuk masalah kesehatan yang berkaitan dengan pemikiran, penalaran dan ingatan. Karena, kondisi ini menyebabkan area otak menjadi rusak.

Ada banyak jenis demensia yang berbeda-beda. Masing-masing jenis demensia tergantung pada bagian otak yang mengalami kerusakan. Gejala demensia yang dialami seseorang juga tergantung pada bagian otak yang mengalami kerusakan.

Ilustrasi Demensia (Pexels/Harun Tan)
Ilustrasi Demensia (Pexels/Harun Tan)

Dilansir dari The Sun, ada dua kelompok utama demensia yang mana beberapa kondisi termasuk dalam kedua kategori berikut:

  • Kortikal : Kortikal adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori parah, seperti Alzheimer.
  • Sub-kortikal : Sub-kortikal adalah kondisi yang mempengaruhi kecepatan berpikir dan aktivitas, seperti penyakit Parkinson.

Alzheimer dan demensia vaskular adalah dua bentuk demensia yang paling umum dan keduanya menyebabkan masalah pada ingatan. Keduanya juga jarang terjadi pada orang mudah di bawah usia 65 tahun.

Bentuk umum lainnya dari demensia adalah demensia Frontotemporal. Sebagian besar kasus demensia jenis ini menyerang orang usia 65 tahun ke bawah.

Ada pula demensia badan Lewy, yang mana disebabkan oleh saraf secara bertahap dan memburuk dari waktu ke waktu hingga menyebabkan gerakan melambat.

baca juga

Sementara itu, Alzheimer adalah penyebab demensia yang paling umum. Kondisi ini menyumbang sekitar 60-80 persen dari kasus demensia. Alzheimer adalah penyakit otak degeneratif yang disebabkan oleh perubahan otak setelah kerusakan sel.

Kerusakan sel ini disebabkan oleh protein tingkat tinggi yang terperangkap dan mengelilingi sel otak. Sehingga, komunikasi antar sel otak perlahan memudar.

Sel-sel otak di wilayah hippocampus otak biasanya terpengaruh terlebih dahulu. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam mengingat sesuatu, karena hipokampus merupakan pusat pembelajaran dan memori.

Alzheimer menyebabkan gejala demensia, seperti masalah ingatan jangka pendek dan kesulitan mengingat sesuatu. Gejala memburuk dari waktu ke waktu, karena seseorang mungkin kehilangan kemampuan untuk berbicara atau menulis, melakukan tugas harian atau mengingat kerabatnya.

Seseorang dengan Alzheimer juga dapat mengalami kebingungan dan agresif. Terkadang, mereka juga bisa marah meledak-ledak atau melakukan kekerasan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tunda Gejala dan Kurangi Risiko Alzheimer, 5 Asupan Berikut Bisa Membantu

Tunda Gejala dan Kurangi Risiko Alzheimer, 5 Asupan Berikut Bisa Membantu

Health | Rabu, 22 September 2021 | 16:47 WIB

Jaga Kesehatan Otak, Studi Sarankan untuk Terapkan Diet MIND

Jaga Kesehatan Otak, Studi Sarankan untuk Terapkan Diet MIND

Health | Rabu, 22 September 2021 | 13:24 WIB

Tanpa Olahraga Berat, 3 Pekerjaan Rumah Ini Bantu Cegah dan Atasi Demensia!

Tanpa Olahraga Berat, 3 Pekerjaan Rumah Ini Bantu Cegah dan Atasi Demensia!

Health | Selasa, 21 September 2021 | 17:00 WIB

Terkini

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!

5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik

Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Imipas Bantah Ada Kolam Renang di Lapas Cibinong: Itu Tempat Pembuangan Kotoran Sapi

Imipas Bantah Ada Kolam Renang di Lapas Cibinong: Itu Tempat Pembuangan Kotoran Sapi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Refly Harun Sentil Saksi yang Sebut Sidang MK Ilegal: Kalau Begitu, Ngapain Datang?

Refly Harun Sentil Saksi yang Sebut Sidang MK Ilegal: Kalau Begitu, Ngapain Datang?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan

Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:43 WIB

RUU Satu Data Indonesia Siap Disahkan Besok di Paripurna, Ini Poin-Poin Pentingnya

RUU Satu Data Indonesia Siap Disahkan Besok di Paripurna, Ini Poin-Poin Pentingnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:43 WIB

Target Tax Ratio APBN 2027 Tembus 9,26%, Rasio Pajak Tertinggi Sejak 2016

Target Tax Ratio APBN 2027 Tembus 9,26%, Rasio Pajak Tertinggi Sejak 2016

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:40 WIB

×