Stigma Negatif Bisa Berdampak Buruk dalam Pengobatan Pasien Epilepsi

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Kamis, 23 September 2021 | 20:37 WIB
Stigma Negatif Bisa Berdampak Buruk dalam Pengobatan Pasien Epilepsi
Ilustrasi epilepsi. (Shutterstock)

Suara.com - Stigma negatif terhadap pengidap epilepsi bisa berdampak buruk bagi pasien itu sendiri. Dokter spesialis saraf dr. Irawati Hawari, Sp. S., mengatakan, pengobatan epilepsi sebenarnya tidak hanya secara medis tapi juga psikis.

Namun stigma negatif tentang epilepsi kerap kali memperparah kesehatan mental pengidapnya.

"Dibalik masalah medis itu banyak sekali masalah psikososial yang timbul. Hal itu karena masih banyak mitos yang beredar," kata dokte Irawati dalam webinar Brain Awareness Week, Kamis (23/9/2021).

Meski sudah ditetapkan sebagai penyakit medis oleh para ilmuwan dunia, namun tak bisa dipungkiri kalau mitos yang menganggap epilepsi sebagai kutukan masih ada di masyarakat. 

Ilustrasi epilepsi. 

Dokter Irawati menjelaskan bahwa epilepsi sebenarnya gangguan pada sel saraf otakyang sifatnya menahun. Meski begitu penanganannya masih bisa diobati.

"Ada juga mitos yang mengatakan kalau epilepsi terjadi karena kerasukan, apalagi mereka yang epilepsi fokal di bagian otak samping. Itu kadang-kadang juga masyarakat mengatakan bahwa penderita kerasukan, padahal itu terjadi karena kemungkinan adanya kebangkitan listrik yang abnormal di dalam otak sehingga muncul gejala, baik itu seperti kerasukan, perubahan perilaku atau kejang," paparnya.

Mitos lainnya beredar kalau epilepsi bisa menular melalui air liur. Padahal sebenarnya epilepsi bukan penyakit menular, tegas dokter Irawati.

Ia menyampaikan bahwa mitos-mitos tersebut yang pada akhirnya menimbulkan stigma negatif bagi pasien epilepsi. Sehingga seringkali pasien diasingkan dari kehidupan sosial. 

Padahal, dokter Irawati mengatakan bahwa faktor sosial menjadi yang paling besar mempengaruhi kualitas hidup penderita epilepsi. Oleh sebab itu, aanya komunitas epilepsi, menurut dokter Irawati, membantu pasien epilepsi untuk bisa menjalin hubungan sosial dan baik itu kesehatan psikisnya.
ReplyForward

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alami Kejang-kejang, Apakah Sudah Pasti Epilepsi?

Alami Kejang-kejang, Apakah Sudah Pasti Epilepsi?

Health | Rabu, 14 April 2021 | 18:15 WIB

Diduga Penyakitnya Kambuh, Bocah SD Tewas Tercelup di Bak Mandi Sekolah

Diduga Penyakitnya Kambuh, Bocah SD Tewas Tercelup di Bak Mandi Sekolah

Jatim | Senin, 12 April 2021 | 14:55 WIB

Kronologi Cewek Tanpa Identitas Tewas di Sungai Cisadane Akibat Epilepsi

Kronologi Cewek Tanpa Identitas Tewas di Sungai Cisadane Akibat Epilepsi

Jakarta | Jum'at, 26 Maret 2021 | 15:57 WIB

Terkini

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Saham Rp1, Penyelamat Kaum Nyangkuters atau Bikin Semakin Nyungsep?

Bisnis | Senin, 28 September 2026 | 06:15 WIB

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Promo HUT KAI, Tiket Kereta Api Cuma Bayar 81 Persen Mulai 28 September, Ini Syaratnya

Sumut | Minggu, 27 September 2026 | 23:46 WIB

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Cicilan KPR Bengkak? Saatnya Pindahkan ke BRI, Bunga Mulai 3,17%

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:31 WIB

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jokowi: Politik Itu Soal Momentum, Sekarang Momentum untuk Tunjukkan KTA PSI

Jabar | Minggu, 27 September 2026 | 22:22 WIB

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Elektabilitas PPP Cuma 1,9 Persen, Mardiono Singgung 'Kecelakaan Politik' 2024

Jogja | Minggu, 27 September 2026 | 22:10 WIB

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Nonton Pestapora 2026 Bisa Sambil Investasi Bareng BRI, Begini Caranya!

Bri | Minggu, 27 September 2026 | 22:06 WIB

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

Daftar Keturunan Soekarno yang Masih Hidup Pasca Guruh Soekarnoputra Wafat

News | Minggu, 27 September 2026 | 21:40 WIB

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

3 Night Cream Lokal Terbaik untuk Kulit Kering Agar Bangun Tidur Lembap dan Kenyal

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

3 Produk Air Mawar Murah di Alfamart dan Indomaret, Harga Mulai Rp13 Ribuan

Lifestyle | Minggu, 27 September 2026 | 21:34 WIB

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Pengalaman Horor Kang Pentol, Bertemu Dua Perempuan Misterius dekat Makam

Your Say | Minggu, 27 September 2026 | 21:05 WIB

×