Waspada, Masalah Kesehatan Jantung Bisa Dipicu oleh Lima Kebiasaan Berikut

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Jum'at, 24 September 2021 | 12:10 WIB
Waspada, Masalah Kesehatan Jantung Bisa Dipicu oleh Lima Kebiasaan Berikut
Ilustrasi kesehatan jantung perempuan. (Shutterstock)

Suara.com - Memiliki kesehatan jantung yang baik sangat penting untuk kesejahteraan, kesehatan, dan kebugaran secara keseluruhan. Sebab jantung adalah organ vital yang memompa jutaan liter darah ke setiap bagian tubuh, membawa oksigen dan nutrisi.

Melansir dari Healthshots, penyakit jantung biasanya disebabkan oleh penyumbatan yang mencegah darah mengalir ke jantung dan kebiasaan tertentu dapat meningkatkan risiko penyakit tersebut. Kebiasaan ini dapat meningkatkan kadar tekanan darah, glukosa darah, lipid darah, dan menyebabkan obesitas yang menyebabkan masalah kesehatan jantung, antara lain:

1. Makan junk food atau makanan kemasan

Baik itu pizza atau keripik kentang, konsumsi junk food atau makanan kemasan berbahaya bagi kesehatan jantung. Hal ini karena tingginya kadar lemak jenuh dan natrium dalam makanan tersebut. 

2. Mengkonsumsi gula dalam jumlah besar

Konsumsi gula dalam jumlah besar merupakan ancaman yang dapat menyebabkan penyakit jantung. Sebuah studi yang diterbitkan dalam JAMA Internal Medicine mengamati bahwa diet tinggi gula dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, termasuk orang-orang yang bahkan tidak kelebihan berat badan.

3. Kurangnya aktivitas fisik

Berolahraga adalah saran paling dasar yang diberikan kepada orang-orang yang berurusan dengan penyakit jantung. Hal ini karena kurang olahraga dapat mengakibatkan kelebihan lemak tubuh, yang menambah timbunan lemak di hati. 

Ilustrasi rebahan. (Unsplash/Adrian Swancar)
Ilustrasi rebahan. (Unsplash/Adrian Swancar)


4. Konsumsi alkohol dan rokok

baca juga

Faktor-faktor seperti merokok dan mengonsumsi alkohol memainkan peran utama dalam pemeliharaan kesehatan jantung Anda. Masalah terkait gaya hidup ini dapat meningkatkan tekanan pada jantung, dan memicu kecemasan, menyebabkan turunnya kekebalan, dan peningkatan kadar LDL (kolesterol jahat).

5. Tidak cukup buah dan sayuran 

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Cardiac Failure Review, pola makan nabati yang kaya buah dan sayuran bermanfaat bagi kesehatan jantung. Karena itu, cobalah untuk memasukkan makanan kaya nutrisi dalam diet Anda untuk meningkatkan kesehatan jantung Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hati-hati, Sakit Gigi Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung Hingga Sebabkan Kematian!

Hati-hati, Sakit Gigi Bisa Pengaruhi Kesehatan Jantung Hingga Sebabkan Kematian!

Health | Kamis, 23 September 2021 | 19:29 WIB

Otot Lurik: Fungsi, Ciri-cirinya dan Perbedaannya dengan Otot Polos serta Otot Jantung

Otot Lurik: Fungsi, Ciri-cirinya dan Perbedaannya dengan Otot Polos serta Otot Jantung

Tekno | Kamis, 23 September 2021 | 13:50 WIB

Kerusakan Otak: Ini Dampak Jangka Panjang pada Wanita yang Pernah Alami Serangan Seksual

Kerusakan Otak: Ini Dampak Jangka Panjang pada Wanita yang Pernah Alami Serangan Seksual

Health | Kamis, 23 September 2021 | 11:55 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×