5 Cara Mengobati Biduran Secara Alami, Salah Satunya Lidah Buaya

Rifan Aditya | Suara.com

Jum'at, 24 September 2021 | 20:48 WIB
5 Cara Mengobati Biduran Secara Alami, Salah Satunya Lidah Buaya
5 Cara Mengobati Biduran Secara Alami, Salah Satunya Lidah Buaya - Ilustrasi biduran - Ruam [HxBenefit]

Suara.com - Biduran salah satu penyakit kulit yang mengganggu kenyaman. Sekitar 20% orang pernah terkena biduran setidaknya sekali seumur hidup. Lantas, bagaimana cara mengobati biduran? Simak berikut ini penjelasannya.

Melansir dari American College of Allergy, Asthma & Immunology menyebutkan bahwa masalah kulit biduran dikenal juga dengan nama urtikaria. Penyakit ini memiliki gejala berupa benjolan kemerahan, yang jika ditekan akan berubah warna jadi putih.

Umumnya, biduran bisa disebabkan oleh beberapa hal, seperti: efek samping obat, alergi makanan tertentu, udara yang terlalu dingin atau panas, gigitan serangga, kena getah tanaman, paparan sinar matahari, dan transfusi darah

Bukan hanya itu, biduran bisa juga disebabkan oleh infeksi virus dan bakteri, penyakit hepatitis, alergi tanaman dan serbuk sarinya, sampai alergi bulu binatang peliharaan.

Untuk mengatasi biduran, jika kamu tidak ingin menggunakan obat-obatan kimia untuk menyembuhkannya, kamu bisa mengobatinnya menggunakan bahan-bahan alami. Nah, simak berikut ini cara mengobati biduran secara alami.

1. Kompres dingin

Melansir dari Healthline, cara mengobati biduran bisa dengan menggunakan kompres dingin. Caranya, siapkan es batu dibungkus handuk, kemudian oleskan pada aera terdampak sekitar 10 menit.

2. Hindari produk yang memicu alergi

Cara praktis yang juga bisa kamu lakukan untuk mengobati biduran yaitu dengan menghindari produk yang memicu alergi atau produk yang rentan iritasi. Sebab, jika tetap menggunakannya, hal itu akan membuat biduran semakin parah.

Oleh karena itu, pastikan kamu menggunakan sabun khusus kulit sensitif, bebas pewangi, dan tidak mengandung bahan kimia. Selain itu, gunakan juga lotion khusus kulit sensitif setelah mandi.

3. Pastikan tubuh dalam kondisi dingin

Cara mengobati biduran tanpa obat-obatan kimia yaitu pastikan tubuh dalam kondisi dingin. Sebab, suhu tubuh yang panas atau gerah akan membuat gejala biduran semakin parah.

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu menjaga suhu tubuh agar tetap dingin dan nyaman. Selain itu, pastikan juga penderita biduran  meminimalisir duduk terlalu lama di luar ruangan yang langsung terpapar sinar matahari. 

4. Menggunakan obat biduran alami

Jika kamu sudah mempraktekan cara-cara mengobati biduran seperti yang sudah disebutkan di atas namun biduran masih belum juga sembuh, cara lainnya kamu bisa menggunakan obat biduran alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Catat! Eksim Pada Anak dan Orang Punya Gejala dan Ciri yang Berbeda Loh

Catat! Eksim Pada Anak dan Orang Punya Gejala dan Ciri yang Berbeda Loh

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 14:40 WIB

Idap Penyakit Kulit Bawaan, Ini Deretan Perawatan Wajah yang Dilakukan Maia Estianty

Idap Penyakit Kulit Bawaan, Ini Deretan Perawatan Wajah yang Dilakukan Maia Estianty

Health | Kamis, 16 September 2021 | 18:54 WIB

Apa Itu Rosacea, Penyakit Kulit yang Diidap Maia Estianty

Apa Itu Rosacea, Penyakit Kulit yang Diidap Maia Estianty

Health | Kamis, 16 September 2021 | 17:55 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB