alexametrics

Peneliti Menemukan Faktor yang Bikin Covid-19 Parah pada Beberapa Orang, Apa Itu?

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah
Peneliti Menemukan Faktor yang Bikin Covid-19 Parah pada Beberapa Orang, Apa Itu?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Faktor ini membuat virus corona bereplikasi menjadi lebih banyak.

Suara.com - Peneliti dari Fakultas Biosains Universitas Kent dan Institut Virologi Medis di Goethe-University, Frankfurt, telah mengidentifikasi protein yang dapat memicu penyakit Covid-19 parah.

SARS-CoV-2 merupakan jenis virus corona yang menyebabkan Covid-19. Sementara banyak orang hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala, beberapa menderita penyakit parah hingga mengancam nyawa.

Berangkat dari permasalahan tersebut, peneliti ingin mengetahui apa yang menyebabkan infeksi virus corona pada beberapa orang menjadi parah.

Dalam penelitiannya, mereka menemukan bahwa infeksi SARS-CoV-2 menghasilkan kadar protein yang disebut Cluster of differentiation 47 (CD47) pada permukaan sel.

Baca Juga: Virus Corona Memengaruhi Otak, Inilah Alasan Penyintas Covid-19 Jadi Lebih Lambat Berpikir

Berdasarkan Medical Xpress, fungsi CD47 adalah mengeluarkan sinyal agar pertahanan sistem kekebalan yang melindungi sel agar tidak dihancurkan.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

CD47 yang muncul karena adanya virus pada permukaan sel terinfeksi kemungkinan akan melindungi sel itu dari pengenalan sistem kekebalan, memungkinkan produksi virus dalam jumlah besar sehingga mengakibatkan penyakit yang lebih parah.

Faktor risiko Covid-19 parah adalah usia serta penyakit komorbid diabetes. Kedua kelompok tersebut memiliki tingkat CD47 yang tinggi.

Kadar CD47 yang tinggi juga membantu seseorang mengalami tekanan darah tinggi, yang menjadi faktor risiko komplikasi Covid-19 seperti serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Data menunjukkan, CD47 yang dipicu virus menyebabkan Covid-19 parah dengan mencegah respon imun dan meningkatkan kerusakan jaringan serta organ.

Baca Juga: Ilmuwan Ungkap Kemunculan Varian Virus Corona R.1 Terdeteksi Pertama Kali di Jepang

Saat ini terapi yang menargetkan CD47 sedang dalam pengembangan dan penemuan ini dapat menghasilkan terapi Covid-19 yang lebih baik.

"Ini menarik. Mungkin kami telah mengidentifikasi faktor utama terkait Covid-19 parah. Ini adalah langkah besar dalam memerangi penyakit itu dan kami sekarang dapat menantikan kemajua lebih lanjut dari terapi (pengobatan)," kata penulis studi Profesor Martin Michaelis dari University of Kent.

Komentar