Peneliti Menemukan Faktor yang Bikin Covid-19 Parah pada Beberapa Orang, Apa Itu?

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Sabtu, 25 September 2021 | 13:20 WIB
Peneliti Menemukan Faktor yang Bikin Covid-19 Parah pada Beberapa Orang, Apa Itu?
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Suara.com - Peneliti dari Fakultas Biosains Universitas Kent dan Institut Virologi Medis di Goethe-University, Frankfurt, telah mengidentifikasi protein yang dapat memicu penyakit Covid-19 parah.

SARS-CoV-2 merupakan jenis virus corona yang menyebabkan Covid-19. Sementara banyak orang hanya mengalami gejala ringan atau tanpa gejala, beberapa menderita penyakit parah hingga mengancam nyawa.

Berangkat dari permasalahan tersebut, peneliti ingin mengetahui apa yang menyebabkan infeksi virus corona pada beberapa orang menjadi parah.

Dalam penelitiannya, mereka menemukan bahwa infeksi SARS-CoV-2 menghasilkan kadar protein yang disebut Cluster of differentiation 47 (CD47) pada permukaan sel.

Berdasarkan Medical Xpress, fungsi CD47 adalah mengeluarkan sinyal agar pertahanan sistem kekebalan yang melindungi sel agar tidak dihancurkan.

COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML
COVID-19 (kuning) di antara sel-sel manusia (biru, merah muda dan ungu), credit: NIAID-RML

CD47 yang muncul karena adanya virus pada permukaan sel terinfeksi kemungkinan akan melindungi sel itu dari pengenalan sistem kekebalan, memungkinkan produksi virus dalam jumlah besar sehingga mengakibatkan penyakit yang lebih parah.

Faktor risiko Covid-19 parah adalah usia serta penyakit komorbid diabetes. Kedua kelompok tersebut memiliki tingkat CD47 yang tinggi.

Kadar CD47 yang tinggi juga membantu seseorang mengalami tekanan darah tinggi, yang menjadi faktor risiko komplikasi Covid-19 seperti serangan jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Data menunjukkan, CD47 yang dipicu virus menyebabkan Covid-19 parah dengan mencegah respon imun dan meningkatkan kerusakan jaringan serta organ.

baca juga

Saat ini terapi yang menargetkan CD47 sedang dalam pengembangan dan penemuan ini dapat menghasilkan terapi Covid-19 yang lebih baik.

"Ini menarik. Mungkin kami telah mengidentifikasi faktor utama terkait Covid-19 parah. Ini adalah langkah besar dalam memerangi penyakit itu dan kami sekarang dapat menantikan kemajua lebih lanjut dari terapi (pengobatan)," kata penulis studi Profesor Martin Michaelis dari University of Kent.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian: Anak-Anak dengan Kondisi Berikut Paling Berisiko Kena Covid-19 Parah

Penelitian: Anak-Anak dengan Kondisi Berikut Paling Berisiko Kena Covid-19 Parah

Health | Rabu, 22 September 2021 | 12:33 WIB

Studi Ungkap Teinfeksi Covid-19 Parah Sama Sakitnya Dengan Digigit Ular Berbisa

Studi Ungkap Teinfeksi Covid-19 Parah Sama Sakitnya Dengan Digigit Ular Berbisa

Health | Senin, 30 Agustus 2021 | 17:30 WIB

Anak dan Remaja Kena Dampak Long Covid-19 Parah Akibat Varian Delta

Anak dan Remaja Kena Dampak Long Covid-19 Parah Akibat Varian Delta

Health | Kamis, 12 Agustus 2021 | 14:36 WIB

Terkini

Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis

Update Bentrok Berdarah di Menteng: Satu Korban Meninggal di RSCM, Lainnya Kritis

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:07 WIB

Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan

Kronologi Duel Remaja Viral di Palembang, Fakta Baru Terungkap setelah Polisi Turun Tangan

Sumsel | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:07 WIB

Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi

Kronologi Bentrok Berdarah di Menteng: 2 Orang Terluka, 3 Ditangkap Polisi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:59 WIB

Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus

Soroti Kasus Pria Tewas usai Dituding Curi Ayam, Hasto: Kontras dengan Kasus Jampidsus

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:55 WIB

5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'

5 Smartwatch yang Bisa QRIS BCA, Transaksi Makin 'Sat-Set'

Tekno | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:49 WIB

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo

Diwarnai Kontak Tembak, TNI Evakuasi Dua Jenazah Korban OPM di Yahukimo

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:42 WIB

7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga

7 Physical Sunscreen Terbaik untuk Kulit Sensitif sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:24 WIB

Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung

Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung

Video | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?

Kenapa Masalah Kecil Terasa Sangat Besar di Kepala?

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:10 WIB

Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

Alasan Nabila Gardena Mendadak Viral, Benarkah Terseret Isu Korupsi BUMN?

Entertainment | Minggu, 26 Juli 2026 | 17:03 WIB

×