Kasus Covid-19 Anak Masih Tinggi, Ketua IDAI Minta Sekolah Perketat Pelaksanaan PTM

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 26 September 2021 | 19:38 WIB
Kasus Covid-19 Anak Masih Tinggi, Ketua IDAI Minta Sekolah Perketat Pelaksanaan PTM
Sejumlah siswa mulai melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) hari kedua di SDN 03 Duri Kepa, Kebon Jeruk , Jakarta Barat, Rabu (1/9/2021). [ANTARA/Walda Marison]

Suara.com - Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas menjadi pilihan proses belajar mengajar di tengah pandemi Covid-19 seperti saat ini. Namun dalam pelaksanaannya harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan 3T yang memadai.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Aman Pulungan, Sp.A., saat konferensi pers daring, Minggu (26/9/2021).

Dokter Aman menyampaikan bahwa hingga saat ini kasus positif Covid-19 juga kematian pada anak masih tinggi.

"Sampai September, yang meninggal sudah 1.800-an anak Indonesia. Dan yang positif covid total kasus kita sekitar 260 ribu kasus anak yang positif dan peningkatan cukup banyak. Kalau kita lihat dari akhir Juni sampai akhir Agustus, anak yang meninggal itu ratusan per minggu. Lebih dari 100 anak per minggu," kata dokter Aman.

Data IDAI tercatat, angka kematian Covid-19 pada anak masih 170 orang hingga Januari 2021. Namun meningkat pesat menjadi 1.800 anak hingga September 2021. 

Diakui Aman bahwa PTM terbatas memang tidak bisa terus ditunda. Namun sekolah juga pemerintah harus bisa menjamin tempat belajar yang aman dan sehat bagi anak. IDAI juga telah memberikan sejumlah syarat bagi sekolah yang akan menjalankan PTM terbatas.

Yakni, PTM terbatas dilakukan di daerah yang tingkat positivity rate berdasarkan tes PCR telah di bawah 8 persen. Kemudian, hanya dilakukan terhadap siswa berusia di atas 12 tahun yang sudah divaksinasi dengan uji coba sekolah selama 2-3 jam. Guru juga staf sekolah harus sudah divaksinasi Covid-19.

Selain itu, siswa tidak boleh melepas masker selama berada di area sekolah, sirkulasi ruang kelas harus tepat, juga transportasi yang dipakai dan dilalui anak hanya dari dan kembali ke rumah. 

"Tapi kejadiannya, banyak laporan ke kita ternyata ini dimulai dari anak yang tidak diimunisasi juga ada daerah pada saat itu mungkin positivity rate belum di bawah 8 persen dengan PCR. Dan juga anak ada yang lepas masker saat makan di sekolah," tutur dokter Aman.

baca juga

"Kita dapatkan juga dari teman-teman, minggu ini poliklinik demam mulai penuh dengan anak sekolah yang terpapar. Kita jadi memikirkan, kalau ada anak komorbid atau keluarganya yang komorbid, ini akan jadi masalah baru," imbuhnya.

Data IDAI menemukan bahwa 50 persen orangtua sebenarnya masih ingin anaknya tetap sekolah daring sampai nantinya bisa diimunisasi Covid-19. Tapi 50 persen lainnya tetap ingin PTM terbatas dilaksanakan. 

Keinginan untuk pelaksanaan PTM terbatas itu yang harus dikaji dan dikawal dengan cermat, meski disadari akan sulit, ucap dokter Aman. Terutama jika ada wali murid yang masih anti vaksin atau guru yang belum diimunisasi.

Menurut dokter Aman, mitigasi kluster Covid-19 di sekolah masih belum optimal. Sebab sekolah hanya melakukan penutupan tapi tindak lanjut tracing atau pelacakan kontak dan testing belum sepenuhnya dilakukan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ketua IDAI Desak Vaksinasi Covid-19 Anak di Bawah 12 Tahun Segera Dilakukan

Ketua IDAI Desak Vaksinasi Covid-19 Anak di Bawah 12 Tahun Segera Dilakukan

Health | Minggu, 26 September 2021 | 19:30 WIB

Update COVID-19 Jakarta 26 September: Positif 168, Sembuh 127, Meninggal 3

Update COVID-19 Jakarta 26 September: Positif 168, Sembuh 127, Meninggal 3

Jakarta | Minggu, 26 September 2021 | 19:08 WIB

Rekomendasi 10 Pantai Terbaik di Dunia

Rekomendasi 10 Pantai Terbaik di Dunia

Bogor | Minggu, 26 September 2021 | 19:10 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB