alexametrics

Hits: Kebiasaan yang Picu Pendarahan Otak, Tukul Arwana Jalani Proses Fisioterapi

Risna Halidi
Hits: Kebiasaan yang Picu Pendarahan Otak, Tukul Arwana Jalani Proses Fisioterapi
Aktivitas terbaru Tukul Arwana sebelum dilarikan ke rumah sakit. (Instagram/tukul.arwanaofficial)

Simak deretan berita kanal Health paling populer di Suara.com edisi Minggu, 26 September 2021 berikut ini.

Suara.com - Siapa sangka, beberapa kebiasaan berikut ternyata bisa memicu masalah kesehatan seperti pendarahan otak. Pendarahan otak sendiri menjadi sorotan setelah komedian Tukul Arwana menderita sakit tersebut secara tiba-tiba. Kira-kira, apa saja kebiasaan yang dimaksud?

Bicara tentang kondisi Tukul Arwana, kabarnya Tukul akan menjalani proses pemulihan lewat metode fisioterapi.Bagaimana prosesnya ya?

Berita mengenai kebiasaan yang memicu masalah pendarahan otak serta kabar tentang Tukul menjali proses fisioterapi masuk dalam daftar berita kanal Health paling populer berikut ini.

1. Mengejan hingga Berhubungan Seks, Kenali 5 Kebiasaan yang Bisa Picu Pendarahan Otak!

Baca Juga: Bantah Tukul Arwana Meninggal Dunia, Manajer: Itu Sangat Hoaks

Ilustrasi buang air besar, mengejan (Unsplash/Giorgio Trovato)
Ilustrasi buang air besar, mengejan (Unsplash/Giorgio Trovato)

Saat ini, pelawak Tukul Arwana masih menjalani perawatan medis di ruang ICU Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur karena pendarahan otak.

Dikutip Medicine Net, pendarahan otak masuk dalam salah satu bentuk stroke yang penyebabnya bisa karena tekanan darah tinggi, pembuluh darah bocor atau anurisma, penyalahgunaan obat hingga trauma.

Baca selengkapnya

2. Tukul Arwana akan Jalani Fisioterapi, Begini Proses Perawatannya!

Tukul Arwana (Ismail/Suara.com)
Tukul Arwana (Ismail/Suara.com)

Kondisi Tukul Arwana sudah menunjukkan perkembangan yang signifikan setelah menjalani operasi pendarahan otak. Tetapi, ia harus melakukan fisioterapi selama masa penyembuhannya.

Baca Juga: Indonesia Masuk 10 Besar Negara dengan Jumlah Suntikan Vaksin Covid-19 Terbanyak di Dunia

Hal ini disampaikan oleh manajer Tukul Arwan, Rizky Kimun ketika ditemui di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional, Cawang, Jakarta Timur , Sabtu (25/9/2021).

Baca selengkapnya

3. IDI Papua Siapkan Pendampingan Pemulihan Fisik dan Psikis untuk Nakes Korban Penyerangan

Ilustrasi tenaga kesehatan. (Shutterstock)
Ilustrasi tenaga kesehatan. (Shutterstock)

Ikatan Dokter Indonesia atau IDI wilayah Papua telah menyiapkan pendampingan untuk pemulihan fisik dan psikis tenaga kesehatan korban penyerangan.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua IDI Papua, dr Donald Aronggear, SpB(K) melalui siaran tertulis yang diterima oleh Suara.com, Minggu (26/9/2021). Berikut ini adalah point lengkap pernyataan IDI Papua.

Baca selengkapnya

4. Pakar Prediksi Vaksin Covid-19 akan Bernasib Sama Seperti Vaksin Influenza, Ini Maksudnya

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Meski telah digunakan di seluruh dunia, penelitian mengenai vaksin Covid-19 masih terus dilakukan. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memperkirakan nasib vaksin Covid-19 akan serupa dengan vaksin influenza yang selalu diperbarui setiap tahun. 

Ketua Tim Advokasi Vaksinasi IDI prof. dr. Iris Rengganis, Sp. PD., menjelaskan bahwa vaksin perlu diperbarui seiring dengan virus yang terus bermutasi setiap saat. Kondisi itu pula yang juga terjadi pada virus influenza.

Baca selengkapnya

5. Apakah Orang yang Memiliki Alergi Obat Aman Mendapatkan Vaksin Covid-19?

INFOGRAFIS: Alergi Obat, Bolehkah Menerima Vaksin Covid-19?
INFOGRAFIS: Alergi Obat, Bolehkah Menerima Vaksin Covid-19?

Meski bisa menimbulkan efek samping, vaksin Covid-19 tidak selalu berbahaya bagi seseorang yang memiliki alergi obat. 

Dokter spesialis penyakit dalam Konsultan alergi imunologi prof. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI menjelaskan bagaimana vaksin tidak memiliki kandungan obat sehingga orang yang alergi obat, aman untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Baca selengkapnya

Komentar