Antivaksin Bujuk Pasien Covid-19 Keluar dari RS, Akibatnya Malah Mengenaskan

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Senin, 27 September 2021 | 12:29 WIB
Antivaksin Bujuk Pasien Covid-19 Keluar dari RS, Akibatnya Malah Mengenaskan
Ilustrasi covid-19. (Pexels)

Suara.com - Nasib nahas dialami seorang lelaki Irlandia berusia 75 tahun yang meninggal karena Covid-19, setelah dibujuk oleh antivaksin untuk meninggalkan rumah sakit.

Kejadian ini terekam melalui video yang beredar dan viral di media sosial, menunjukan Joe McCarron yang saat itu tengah mendapatkan perawatan intensif (ICU) di rumah sakit Donegal, diyakinkan untuk keluar dari rumah sakit oleh seorang warga negara Italia, Antonio Mureddu Gravegliu.

Mureddu, adalah seorang anggota Freedom on the Land Movement, salah satu kelompok antivaksin yang merekam video tersebut lalu mempostingnya di saluran Telegram miliknya.

"Pakai celanamu, temanku. Kamu akan pulang, kamu aman," ujar Mereddu kepada McCarron yang kondisinya sedang lemah, mengutip Insider, Senin (27/9/2021).

Dalam video itu juga terlihat salah seorang petugas medis memberitahu Mureddu, bahwa apa yang dilakukannya keliru dan bisa membahayakan nyawa McCarron dengan membawanya keluar rumah sakit.

"Anda memang punya hak untuk memutuskan apa yang diinginkan, tetapi saya pikir apa yang dia katakan itu tidak benar," ungkap salah seorang petugas medis kepada McCarron, yang sedang terengah-engah di kursi roda.

"Anda hampir tidak bisa bernapas sekarang. Kami ingin Anda tetap tinggal demi membantu kesahatan Anda," kata petugas itu lagi.

Di tengah bujukan petugas medis, namun Mureddu menyela pembicaraan.

"Jika kamu tetap di sini, mereka akan membunuhmu, Joe," sela Mureddu.

baca juga

Petugas medis tidak henti-hentinya memohon agar McCarron tetap tinggal, dan mengatakan cara terbaiknya untuk tetap bertahan hidup, adalah dengan tetap di rumah sakit.

Tapi lagi-lagi Mureddu bersikeras bahwa para dokter berbohong tentang keparahan kondisinya. Bahkan ia menambahkan lebih baik McCarron mati di rumah daripada di rumah sakit.

"Orang-orang ini, mereka berbohong, jadi kita pulang sekarang, temanku. Lebih baik dia mati di rumah daripada mati di sini. Dia akan mati bersama kita," sambung Muredde kepada McCarron.

Selama perdebatan McCarron lebih banyak diam, sebelum akhirnya setuju untuk pergi bersama aktivis Italia itu.

Namun setelah ia meninggalkan rumah sakit pada Selasa (21/9/2021), kondisi McCarron memburuk drastis, dan ia kembali ke rumah sakit dua hari kemudian. Hingga akhirnya pada Jumat (24/9/2021) pagi ia meninggal di rumah sakit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirawat di ICU, Pesan Pasien COVID-19: Sesegera Mungkin Ikut Vaksinasi

Dirawat di ICU, Pesan Pasien COVID-19: Sesegera Mungkin Ikut Vaksinasi

Lampung | Senin, 27 September 2021 | 11:36 WIB

Dinkes: Kasus Covid-19 Mulau Menurun di Karimun dan Bintan

Dinkes: Kasus Covid-19 Mulau Menurun di Karimun dan Bintan

Batam | Minggu, 26 September 2021 | 20:23 WIB

Mulai Terkendali, Pasien Covid-19 Sembuh di Bangka Barat Capai 96,4 Persen

Mulai Terkendali, Pasien Covid-19 Sembuh di Bangka Barat Capai 96,4 Persen

Sumsel | Sabtu, 25 September 2021 | 15:24 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×