Niat Vaksinasi Flu, Anak 4 Tahun Keliru Disuntik Vaksin Covid-19

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 29 September 2021 | 07:24 WIB
Niat Vaksinasi Flu, Anak 4 Tahun Keliru Disuntik Vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (Unsplash.com/@3dparadise).

Suara.com - Anak perempuan berusia 4 tahun disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama dengan tidak sengaja. Bocah asal Maryland, Amerika Serikat, itu seharusnya menjalankan vaksinasi flu musiman.

Orangtua anak tersebut, Victoria Olivier, membawa putrinya untuk mendapatkan vaksin flu ke Walgreens di Baltimore. Namun, seorang apoteker justru keliru dengan memberinya dosis vaksin Pfizer Covid-19 untuk orang dewasa.

Vaksin tersebut belum disetujui oleh Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat untuk diberikan kepada anak di bawah 12 tahun.

Phil Caruso, juru bicara Walgreens, mengatakan kepada Fox News dalam email bahwa keselamatan pasien adalah prioritas utama. Menurutnya, kejadian di kliniknya itu, di mana anak 4 tahun keliru disuntik vaksin Covid-19, sangatlah langka.

"Kami menangani masalah ini dengan sangat serius Kami menghubungi keluarga pasien dan kami telah meminta maaf. Prosedur vaksinasi multi-langkah kami mencakup beberapa pemeriksaan keamanan untuk meminimalkan kemungkinan kesalahan manusia. Kami baru-baru ini meninjau proses ini dengan staf apotek kami untuk mencegah kejadian di masa mendatang," tulis Caruso dalam sebuah pernyataan.

Olivier mengatakan kepada Baltimore Sun bahwa dia dan keluarganya terkejut dengan insiden itu. Mereka telah menghubungi hotline perawat 24/7, Poison Control dan menghubungi jaringan teman media sosial Olivier untuk meminta bantuan. Sejauh ini, anak tersebut tidak mengalami efek samping utama.

Keluarga Olivier dilaporkan tidak berencana untuk mengajukan keluhan kepada Dewan Farmasi Maryland.

Asisten profesor Divisi Pulmonary & Critical Care Medicine di John Hopkins Panagis Galiatsatos, MD, MHS., mengatakan, ketika seorang anak diberi dosis yang lebih tinggi, kemungkinan efek sampingnya akan meningkat.

"Itu menjadi perhatian kami, kesalahan manusia. Sekarang kami menyelidiki seberapa besar kemungkinan hasil yang mengerikan," kata Galiatsatos, menambahkan kemungkinan bahayanya rendah.

Ia menyarankan agar tindakan keliru penyuntikan vaksin seperti itu dilakukan pemantauan ketat agar memastikan anak mendapatkan tindak lanjut secara profesional dan perawatan kesehatan.

"Ada kesalahan dalam pengobatan yang menjadi sorotan, yang membuat kesalahan berikutnya dapat dicegah," kata Galiatsatos.

Tindakan apoteker itu tetap dianggap salah karena vaksinasi Covid-19 untuk anak di bawah 12 tahun belum disetujui. Meskipun pengembang vaksin Pfizer-BioNTech telah mengirimkan data uji klinis dari studi vaksin Covid-19 di antara anak-anak usia 5-11 ke FDA.

Data percobaan termasuk temuan di antara 2.268 peserta berusia 5-11 tahun yang menunjukkan bahwa suntikan dosis kecil aman, ditoleransi dengan baik dan menghasilkan respons antibodi yang menetralkan.

Dalam sebuah pernyataan kepada Fox News, FDA mengingatkan bahwa mereka belum mengevaluasi data yang berkaitan dengan keamanan dan efektivitas vaksin Pfizer untuk digunakan pada anak-anak di bawah 12 tahun.

Selain itu, belum mengizinkan penggunaan darurat vaksin untuk populasi pediatrik tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wapres Maruf Amin Bilang Penolak Vaksin Masuk Neraka, Cek Fakta Sebenarnya

Wapres Maruf Amin Bilang Penolak Vaksin Masuk Neraka, Cek Fakta Sebenarnya

Kalbar | Rabu, 29 September 2021 | 07:00 WIB

India Bolehkan Vaksin Novavax Disuntik ke Anak 7-11 Tahun

India Bolehkan Vaksin Novavax Disuntik ke Anak 7-11 Tahun

Health | Rabu, 29 September 2021 | 07:15 WIB

Sesak Nafas Usai Disuntik Vaksin, 4 Siswa di Pesisir Selatan Dilarikan ke Puskesmas

Sesak Nafas Usai Disuntik Vaksin, 4 Siswa di Pesisir Selatan Dilarikan ke Puskesmas

Sumbar | Selasa, 28 September 2021 | 21:09 WIB

Terkini

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB