Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Vitiligo dengan Albinisme atau Albino

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Kamis, 30 September 2021 | 11:23 WIB
Serupa Tapi Tak Sama, Ini Perbedaan Vitiligo dengan Albinisme atau Albino
Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)

Suara.com - Vitiligo dan albinisme atau albino termasuk kelainan warna kulit akibat kurangnya pigmen melanin dalam tubuh. Kelainan itu menyebabkan kulit menjadi lebih terang atau pucat. 

Pigmen sendiri merupakan zat warna tubuh yang berfungsi memberi warna untuk kulit, mata, dan rambut. Warna kulit manusia dipengaruhi oleh pigmen bernama melanin. Pada kondisi vitiligo dan albino, fungsi sel-sel pembentuk melanin ini berhenti atau bahkan mati.

Nampak luar, vitiligo dan albinisme memang hampir sama penyebabnya juga sama, yaitu kekurangan melanin. Namun, kedua kelainan itu sebenarnya berbeda.

Dikutip dari situs Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (Perdoski), berikut perbedaan vitiligo dan albinisme.

Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)
Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)

Kemunculan pertama kali
Vitiligo dapat terjadi pada segala usia. Namun sebagian besar, penderita vitiligo mengalaminya sebelum usia 20 tahun. 

Kemunculan vitiligo ditandai dengan hilangnya warna kulit alami dan munculnya bercak-bercak berwarna terang pada sebagian kulit atau salah satu sisi tubuh. Selain kulit, vitiligo juga dapat terjadi pada rambut, area mata dan mulut.

Sementara albinisme terjadi pada seseorang sejak lahir. Pengidap albinisme lahir dalam kondisi kekurangan atau sama sekali tidak memiliki pigmen melanin, sehingga kulit, rambut, mata terlihat sangat putih atau pucat.

Perbedaan warna tubuh vitiligo dan albinismie

Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)
Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)

Orang yang mengalami vitiligo umumnya masih memiliki warna kulit alami. Ketika sel-sel pembentuk melanin berhenti berfungsi, saat itulah bercak-bercak putih pada kulit muncul. 

Sehingga orang dengan vitiligo akan terlihat memiliki dua warna kulit, yang lebih gelap yaitu warna kulit alami dan putih pucat yang sudah terserang vitiligo. Kebanyakan penderita vitiligo masih memiliki warna rambut alami.

Sedangkan pada penderita albinisme, warna kulit merata seluruhnya, yaitu berwarna putih pucat. Pemilik kelainan kulit ini tidak memiliki warna alami kulit sejak lahir. Rambutpun pada umumnya berwarna pirang atau pucat.

Penyebab

Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)
Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)

Terjadinya vitiligo disebabkan oleh matinya sel melanosit yang bertugas memproduksi warna pada kulit. Penyebab matinya sel tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor seperti genetik, penyakit autoimun, dan faktor eksternal seperti terbakar sinar matahari, atau bahan kimia.

Albinisme disebabkan oleh faktor genetik atau keturuan yang mengakibatkan perubahan atau mutasi pada salah satu gen yang tugasnya membantu produksi melanin oleh sel-sel melanosit di dalam kulit dan mata. 

Mutasi gen ini mengakibatkan produksi melanin menjadi terganggu. Bisa jadi menurun drastis atau tidak berproduksi sama sekali.

Gangguan mata pada vitiligo dan albinisme
Penderita vitiligo dan albinisme sangat rentan mengalami gangguan mata sebagai komplikasi dari kelainan kulit ini. 

Meski umumnya memiliki mata normal, namun penderita vitiligo dapat mengalami masalah peradangan pada iris atau disebut juga iritis.

Sementara komplikasi mata yang timbul akibat albinisme antara lain nistagamus, yaitu gerakan ritmik tanpa kontrol, dari sisi ke sisi atau dari atas ke bawah, rabun jauh dan rabun dekat, serta mata silindris dan juling. Mata penderita albinisme sangat sensitif terhadap cahaya.

Pengobatan vitiligo dan albinisme

Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)
Bedanya Vitiligo dengan Albino (Elements Envato)

Meskipun tidak berbahaya dan tidak menular, kelainan kulit vitiligo dan albinisme dapat menurunkan rasa percaya diri pengidapnya, bahkan tak jarang menimbulkan stres.

Pada kasus vitiligo, bila gejala awal dapat terdeteksi dan segera mendapatkan penanganan yang tepat, kelainan ini dapat dicegah agar tidak berkembang. Tapi vitiligo tidak dapat disembuhkan. 

Pengobatan pada vitiligo ditujukan untuk memperbaiki penampilan kulit. Dapat menggunakan tanning lotion untuk menggelapkan warna kulit pada bagian yang terkena vitiligo. 

Tapi juga diperlukan tabir surya, karena kulit yang terdiagnosa vitiligo sangat mudah terbakar matahari akibat tak memiliki melanin yang cukup untuk menangkal efek buruk sinar ultraviolet.

Albinisme juga tidak dapat disembuhkan, sehingga pengobatannya hanya ditujukan untuk melindungi kulit dan memaksimalkan indra penglihatan. 

Saat keluar rumah, disarankan selalu gunakan kacamata hitam dengan perlindungan UV dan kenakan pakaian lengan panjang juga tabir surya untuk mencegah kulit terbakar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sempat Nggak Pede, Ibu Ini Malah Viral karena Alis dan Bulu Mata Putih Sebelah

Sempat Nggak Pede, Ibu Ini Malah Viral karena Alis dan Bulu Mata Putih Sebelah

Lifestyle | Sabtu, 14 Agustus 2021 | 13:24 WIB

Dulu Dibuang Keluarga, Wanita Ini Kini Jadi Model Sukses

Dulu Dibuang Keluarga, Wanita Ini Kini Jadi Model Sukses

Kalbar | Kamis, 06 Mei 2021 | 15:34 WIB

Dulu Dianggap Kutukan, Kisah Wanita Jadi Model setelah Dibuang Keluarga

Dulu Dianggap Kutukan, Kisah Wanita Jadi Model setelah Dibuang Keluarga

Lifestyle | Kamis, 06 Mei 2021 | 12:08 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB