Tanda Kekurangan Vitamin D, 2 Gejalanya Mirip Virus Corona Covid-19

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 09:25 WIB
Tanda Kekurangan Vitamin D, 2 Gejalanya Mirip Virus Corona Covid-19
Ilustrasi batuk. (Shutterstock)

Suara.com - Batuk dan pilek adalah kondisi umum yang terjadi selama musim dingin. Tetapi, dua kondisi itu juga bisa termasuk gejala umum virus corona Covid-19.

Salah satu faktor yang meningkatkan risik batuko dan pilek selama musim dingin adalah kekurangan vitamin D. Vitamin D sering disebut vitamin sinar matahari, karena bisa diperoleh secara alami dari kolesterol kulit ketika terkena sinar matahari.

Menurut NHS dilansir dari Express, kebanyakan orang mendapatkan asupan vitamin D yang sesuai selama musim panas atau ketika paparan sinar matahari lebih kuat di awal tahun.

Memasuki musim dingin, orang-orang akan lebih sulit mendapatkan vitamin D secara alami karena paparan sinar matahari yang mulai berkurang. Hal inilah yang menyebabkan banyak orang sering kekurangan vitamin D selama musim dingin.

Selama musim dingin dan risiko menderita flu meningkat, kebutuhan vitamin D sangat penting untuk pertahanan tubuh dari infeksi. Tapi, sinar matahari yang juga lebih sedikit saat musim dingin ini bukan berarti Anda tidak bisa mendapatkannya dari sumber lain.

Ilustrasi Vitamin D (freepik)
Ilustrasi Vitamin D (freepik)

Sayangnya, gejala kekurangan vitamin D yang berupa batuk terus-menerus ini serupa dengan gejala virus corona Covid-19. Karena itu, ahli tetap menyarankan Anda melakukan tes Covid-19 jika batuk atau flu untuk memastikan penyebabnya sebelum menduga-duga faktor lain.

Namun, perlu diketahui pula bahwa batuk terus-menerus hanyalah salah satu dari gejala kekurangan vitamin D. Gejala lain dari kekurangan vitamin D, meliputi:

  1. Kelelahan
  2. Kelemahan otot
  3. Suasana hati menurun
  4. Gangguan tidur
  5. Sakit punggung dan tulang

Ada sejumlah cara alami untuk meningkatkan asupan vitamin D, termasuk mengonsumsi suplemen atau menambahkan makanan kaya vitamin ke dalam diet.

Jika Anda masih menghabiskan lebih banyak waktu di dalam ruangan, Anda harus mengonsumsi 10 microgram (400 IU) vitamin D sehari untuk menjaga kesehatan tulang dan otot.

Adapun daftar makanan yang kaya vitamin D, termasuk jamur, kuning telur dan makanan yang dipercaya susu nabati, tahu, beberapa sereal serta yoghurt.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sama-Sama Sebabkan Demam, Ini Cara Bedakan DBD dan Virus Corona Covid-19

Sama-Sama Sebabkan Demam, Ini Cara Bedakan DBD dan Virus Corona Covid-19

Health | Sabtu, 02 Oktober 2021 | 07:36 WIB

Temuan Baru, Mikrobiota  Hidung Bisa Prediksi Tingkat Infeksi Virus Corona Covid-19

Temuan Baru, Mikrobiota Hidung Bisa Prediksi Tingkat Infeksi Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 11:30 WIB

Pfizer Buat Pil Antivirus untuk Cegah Virus Corona Covid-19

Pfizer Buat Pil Antivirus untuk Cegah Virus Corona Covid-19

Health | Jum'at, 01 Oktober 2021 | 10:41 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB