Waspadai Sakit Punggung Bagian Bawah, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 02 Oktober 2021 | 13:30 WIB
Waspadai Sakit Punggung Bagian Bawah, Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Serius!
Ilustrasi sakit punggung. (Unsplash/Sasun Bughdaryan)

Suara.com - Sakit punggung bagian bawah bisa menjadi tanda-tanda masalah kesehatan yang serius. Dokter telah memperingatkan orang dengan keluhan ini harus konsultasi dengan dokter secepatnya.

Sakit punggung adalah masalah umum pada orang dewasa yang cukup mengganggu aktivitas sehari-hari, karena ini bisa bertahan selama bertahun-tahun.

Menurut organisasi CreakyJoints Inggris, sekitar enam persen orang dengan nyeri kronis atau sakit punggung parah akan didiagnosis spondyloarthritis aksial.

Tetapi, National Axial Spondyloarthritis Society (NASS) menilai banyak orang kurang waspada mengenai masalah kesehatan ini sehingga sring mengabaikan sakit punggung yang dialaminya.

Umumnya, kondisi ini cenderung terjadi pada akhir masa remaja atau awal usia 20-an. Tetapi, seseorang baru menyadari atau dokter baru bisa mendiagnosisnya setelah 8,5 tahun.

Nyeri atau sakit punggung. (Shutterstock)
Nyeri atau sakit punggung. (Shutterstock)

Jika tak diobati, kondisi ini bisa menyebabkan tulang di tulang belakang menyatu sehingga membuat aktivitas sehari-hari, seperti mengenakan kaus kaki terlalu menyakitkan. Dalam kasus terburuk, tulang baru dapat terbentuk di dalam tubuh.

Meskipun spondyloarthritis aksial bisa dianggap sebagai radang sendi biasa, tapi dampaknya pada pasien sangat mengejutkan dan mungkin tidak bisa disembuhkan.

Perawatan medis biasanya hanay fokus pada meringankan rasa sakit pasien daripada menghentikan perkembangan penyakitnya.

"Masalah kesehatan ini cukup memilukan. Bahkan, kondisi ini biasanya dimasukkan ke dalam cedera olahraga atau pekerjaanm" kata Dr Raj Sengupta, seorang penasihat medis untuk NASS dikutip dari The Sun.

Kondisi ini mempengaruhi sendi tulang belakang, sehingga menyebabkan rasa sakit di punggung bawah dan pinggul. Tetapi, ciri umum lain dari kondisi ini adalah nyeri bokong yang mirip dengan linu panggul, sehingga berisiko salah diagnosis.

Spondyloarthritis aksial dapat dibagi menjadi dua kondisi, yakni spondilitis non-radiografi dan spondilitis ankilosa. Perbedaan utama adalah spondilitis non-radiografi cenderung menjadi tahap awal penyakit dan tidak dapat dilihat pada sinar-X.

Itulah yang menjadi penyebab kondisi ini biasanya membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk didiagnosis. Karena, tidak ada kerusakan yang terlihat pada sinar-X sampai penyakit memburuk menjadi ankylosing spondylitis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Rajin Aktivitas Fisik dan Olahraga, Kok Tiba-tiba Susah Berjalan?

Rajin Aktivitas Fisik dan Olahraga, Kok Tiba-tiba Susah Berjalan?

Health | Kamis, 30 September 2021 | 13:12 WIB

Apakah Yoga Bisa Membantu Menyembuhkan Sakit Punggung?

Apakah Yoga Bisa Membantu Menyembuhkan Sakit Punggung?

Health | Sabtu, 18 September 2021 | 13:37 WIB

Kanker Payudara Lebih Sering Menyebar ke Tulang, Mengapa?

Kanker Payudara Lebih Sering Menyebar ke Tulang, Mengapa?

Health | Kamis, 16 September 2021 | 21:07 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB