Update Covid-19 Global: Varian Delta Makin Menyebar di Selandia Baru

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 04 Oktober 2021 | 08:46 WIB
Update Covid-19 Global: Varian Delta Makin Menyebar di Selandia Baru
Ilustrasi virus varian delta [Foto: Antara]

Suara.com - Kasus baru Covid-19 di dunia masih mencapai ratusan ribu per hari. Per Senin (4/10) pukul 08.00 WIB tercatat ada 300.299 kasus baru dalam 24 jam terakhir. Di waktu yang sama, kematian juga bertambah 4.572 jiwa. 

Situs worldometers mencatat, total kasus Covid-19 secara global telah mencapai 235,69 juta dengan kematian lebih dari 4,81 juta jiwa. 

Virus corona varian delta sendiri masih menjadi perhatian dunia saat ini. Kemampuannya yang lebih cepat menular daripada varian lain membuat sejumlah negara alami lonjakan kasus positif. 

Termasuk Selandia Baru yang selama pandemi tahun 2020 dikenal berhasil kendalikan wabah. Saat ini, negara tersebut justru tengah alami perluasan wabah varian delta hingga ke berbagai kota.

Awalnya varian delta hanya ditemukan di Auckland, kota terbesar di Selandia Baru. Namun, Perdana Menteri Jacinda Ardern mengumumkan kalau varian tersebut telah menyebar ke berbagai kota lain.

Ada 32 kasus virus corona baru pada Minggu (3/10) di Auckland, yang telah diberlakukan penguncian sejak pertengahan Agustus. Juga ditemukan dua kasus di wilayah Waikato, sekitar 147 km selatan Auckland. 

Ardern mengatakan sebagian wilayah akan dikunci selama lima hari. Dia menambahkan bahwa pemerintah akan memutuskan hari ini apakah penduduk Auckland akan tetap menjalani masa penguncian.

"Kami melakukan segala yang kami bisa untuk menjaga kasus terbatas di Auckland, dan mengelolanya di sana," kata Ardern, dikutip dari Channel News Asia.

Selandia Baru termasuk di antara sedikit negara yang pernah menurunkan kasus Covid-19 menjadi nol pada tahun lalu. Sebagian besar wilayahnya tetap bebas virus hingga wabah terbaru terjadi lagi pada Agustus.

Kesulitan dalam menghentikan varian Delta telah membuat strategi penanganan wabah yang dilakukan Ardern dipertanyakan.

Di tengah tekanan yang meningkat, Ardern mengatakan strateginya tidak pernah menargetkan kasus kembali nol, tetapi untuk secara agresif membasmi virus.

Dia mengatakan penguncian ketat dapat berakhir jika 90 persen dari populasi yang memenuhi syarat divaksinasi sepenuhnya. Sedangkan saat ini baru 46 persen.

Kasus Covid-19 di Selandia Baru saat ini tercatat 4.352 kasus, bertambah 33 dalam sehari. Sementara angka kematian 27 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tahap ke 84, 800 Ribu Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Tahap ke 84, 800 Ribu Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia

Kaltim | Senin, 04 Oktober 2021 | 08:23 WIB

Kabar Baik, 800 Ribu Dosis Vaksin Pfizer TIba Lagi di Indonesia

Kabar Baik, 800 Ribu Dosis Vaksin Pfizer TIba Lagi di Indonesia

Health | Senin, 04 Oktober 2021 | 06:30 WIB

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi 4-9 Oktober 2021

Jadwal dan Lokasi Vaksinasi COVID-19 Kabupaten Bekasi 4-9 Oktober 2021

Bekaci | Senin, 04 Oktober 2021 | 06:25 WIB

Terkini

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Obat Diabetes dan Obesitas Bentuk Pil Makin Diminati, Pasien Dinilai Lebih Mau Berobat

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB