Efek Samping Suntikan Booster Vaksin Pfizer, Ini Daftarnya dari FDA!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Sabtu, 09 Oktober 2021 | 10:57 WIB
Efek Samping Suntikan Booster Vaksin Pfizer, Ini Daftarnya dari FDA!
Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan booster vaksin Covid-19 (pixabay)

Suara.com - Sejumlah negara telah memberikan suntikan booster vaksin Covid-19 untuk penduduknya. Tak terkecuali Inggris yang menggunakan suntikan booster vaksin Pfizer dan Moderna.

NHS mengatakan memutuskan penggunaan vaksin Pfizer dan Moderna sebagai suntikan booster vaksin Covid-19, setelah menganalisis data dari uji klinis. Badan kesehatan itu memastikan tidak ada masalah keamanan terkait dengan suntikan booster vaksin Pfizer dan Moderna.

Meskipun badan Pengawas telah menyimpulkan bahwa tidak ada risiko berbahaya dari suntikan booster vaksin Covid-19. Tapi, penerima suntikan booster vaksin Covid-19 tetap bisa mengalami efek samping.

Beberapa wawasan paling menarik muncul dari analisis Food and Drug Administration (FDA) dilansir dari Express, yang berfungsi sebagai prasyarat untuk meluncurkan suntikan booster vaksin Pfizer di AS.

FDA menganalisis data keamanan dan respons imun dari subset peserta yang mengikuti uji klinis asli vaksin Pfizer. Selain itu, Pihaknya juga mempertimbangkan data mengenai kemanjuran vaksin Pfizer selama periode waktu berkelanjutan yang disediakan oleh AS, Inggris dan Israel.

Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan booster vaksin Pfizer. (Pexels// Artem Podrez)
Ilustrasi Vaksin Covid-19, suntikan booster vaksin Pfizer. (Pexels// Artem Podrez)

Setelah mengevaluasi keamanan pada 306 peserta usia 18 hingga 55 tahun dan 12 peserta usia 65 tahun ke atas yang diikuti selama lebih dari 2 bulan.

FDA menemukan adanya pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, yang paling banyak ditemukan setelah orang-orang menderima suntikan booster vaksin Covid-19 daripada suntikan dosis pertama dan kedua sebelumnya.

Efek samping yang paling sering dilaporkan oleh peserta uji klinis suntikan booster vaksin Covid-19 adalah nyeri, Kemerahan, bengkak di tempat suntikan, kelelahan, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta kedinginan.

NHS menjelaskan bahwa idealnya orang-orang akan mendapatkan suntikan booster vaksin Covid-19 setidaknya 6 bulan setelah mendapatkan suntikan dosis kedua.

baca juga

Tapi, sekarang ini suntikan booster vaksin Covid-19 akan diutamakan bagi kelompok yang paling berisiko, seperti lansia, petugas kesehatan dan orang dengan masalah kesehatan serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cegah Kematian, Jerman Anjurkan Pemberian Dosis Ketiga Vaksin Covid-19 untuk Lansia

Cegah Kematian, Jerman Anjurkan Pemberian Dosis Ketiga Vaksin Covid-19 untuk Lansia

Health | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 06:15 WIB

Vaksin COVID-19 Terbatas, Garut Minta Tambahan Stok Via DPR

Vaksin COVID-19 Terbatas, Garut Minta Tambahan Stok Via DPR

Jabar | Sabtu, 09 Oktober 2021 | 07:00 WIB

Kabar Gembira! Sebanyak 101,65 Persen Warga Kota Semarang Sudah Divaksinasi

Kabar Gembira! Sebanyak 101,65 Persen Warga Kota Semarang Sudah Divaksinasi

Jawa Tengah | Jum'at, 08 Oktober 2021 | 22:23 WIB

Terkini

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 20:06 WIB

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:05 WIB

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 20:00 WIB

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB

Bukan Sekadar Nonton Musik, Soundrenaline Hadirkan Sensasi Festival Garden di Tepi Danau

Bukan Sekadar Nonton Musik, Soundrenaline Hadirkan Sensasi Festival Garden di Tepi Danau

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 19:56 WIB

Matcha Uji Kyoto Dipadukan dengan Yogurt, Jadi Dessert Baru yang Creamy

Matcha Uji Kyoto Dipadukan dengan Yogurt, Jadi Dessert Baru yang Creamy

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:55 WIB

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Aparat TNI/Polri Bakal Blusukan ke RT/RW Himpun Data Penerima Bansos 2027

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:46 WIB

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Profil Nanang Hendarno, Dirut Telkom yang Gantikan Dian Siswarini

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 19:45 WIB

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek, Tanggung Jawab Jangan Berhenti di Masinis

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:41 WIB

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Urutan Zodiak dari yang Paling Rapi dan Teratur sampai yang Paling Berantakan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 19:35 WIB

×