Sering Buang Air Kecil di Malam Hari hingga Mengganggu Tidur? Kenali Penyebabnya

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Selasa, 12 Oktober 2021 | 19:30 WIB
Sering Buang Air Kecil di Malam Hari hingga Mengganggu Tidur? Kenali Penyebabnya
Buang air kecil di malam hari (Shutterstock)

Suara.com - Sering buang air kecil di malam hari hingga menganggu waktu tidur? Dalam medis, kondisi ini disebut nokturia.

Menurut Health, keadaan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kebiasaan gaya hidup hingga kondisi masalah medis lainnya.

Hal yang perlu dicatat, nokturia merupakan gejala bukanlah penyakit. Berikut beberapa faktor pemicu nokturia:

1. Pembesaran prostat

Semakin bertambahnya usia, kelenjar prostat semakin membesar hingga menyebabkan aliran urin menjadi tersumbat atau terhambat. Kondisi ini disebut benign prostatic hyperplasia (BPH).

Nokturia merupakan gejala yang umum dari BPH.

2. Disfungsi kandung kemih

Masalah kandung kemih dapat terjadi pada pria atau wanita. Seiring bertembahnya usia, dinding kandung kemih meregang dan tidak dapat menyimpan banyak urin, sehingga menyebabkan nokturia.

"Ini juga dikenal sebagai volume kandung kemih berkemih (siklus pengisian dan pengosongan kandung kemih) rendah," jelas Mark Ellerkmann, MD, direktur Pusat Uroginekologi di Mercy Medical Center, Baltimore.

baca juga
Ilustrasi Buang Air Kecil. (pixabay)
Ilustrasi Buang Air Kecil. (pixabay)

3. Diabetes

Nokturia pada penderita diabetes disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk pembengkakan dan kerusakan saraf diabetik.

Studi kecil tahun 2020 di Journal of Wound, Ostomy, and Continence Nursing menemukan wanita yang sudah lansia penderita diabetes lebih mungkin mengalami nokturia daripada penderita diabetes yang lebih muda.

4. Sindrom nyeri kandung kemih (Interstitial cystitis)

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), interstitial cystitis (IC) adalah kondisi nyeri kronis pada kandung kemih yang sering disertai peradangan pada dinding kandung kemih.

Orang yang didiagnosis IC melaporkan peningkatan nokturia.

5. Obat-obatan

Ada beberapa obat yang dapat menyebabkan nokturia, seperti obat diuretik. beberapa obat jantung hingga penstabil suasana hati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gejala Kanker Prostat, Waspadai Nokturia dan Nyeri saat Buang Air Kecil

Gejala Kanker Prostat, Waspadai Nokturia dan Nyeri saat Buang Air Kecil

Health | Jum'at, 25 Desember 2020 | 15:00 WIB

Cara Mengatasi Nokturia, Penyakit yang Bikin Anda Sering Kencing Malam Hari

Cara Mengatasi Nokturia, Penyakit yang Bikin Anda Sering Kencing Malam Hari

Jatim | Sabtu, 19 Desember 2020 | 14:26 WIB

Mengenal Nokturia, Si Pengganggu Tidur Malam

Mengenal Nokturia, Si Pengganggu Tidur Malam

Jatim | Sabtu, 19 Desember 2020 | 10:40 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×