Turunkan Risiko Keparahan Gejala Flu, Lakukan 5 Langkah Pencegahan Ini!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:30 WIB
Turunkan Risiko Keparahan Gejala Flu, Lakukan 5 Langkah Pencegahan Ini!
Ilustrasi virus corona Covid-19 (Pixabay/mohamed_hassan)

Suara.com - Pilek adalah infeksi virus ringan pada hidung, tenggorokan dan sinus. Kondisi ini bisa menyebabkan sakit tenggorokan, hidung tersumbat atau berair, bersin, batuk dan nyeri serta demam.

Semua gejala pilek itu bisa hilang dengan sendirinya dalam satu atau dua minggu dan bisa dibantu dengan parasetamol serta ibuprofen. Tapi, flu mungkin bisa lebih buruk pada tahun-tahun ini karena kekebalan tubuh orang yang melemah akibat menurunkan kontak sosial dengan orang lain selama pandemi.

Tapi dilansir dari The Sun, ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menurunkan risiko keparahan gejala pilek, antara lain:

1. Makan bawang putih

Ahli gizi Cassandra Barns mengatakan bawang putih dapat membantu melindungi sistem kekebalan dan membantu meredakan flu. Karena, bawang putih memiliki sifat perlindungan yang sudah digunakan untuk meningkatkan kekebalan selama berabad-abad.

Karena bertindak sebagai pendukung kekebalan yang kuat, bawang putih membantu meningkatkan aktivitas sel pembunuh alami dan meningkatkan efisiensi produksi antibodi.

Ilustrasi bawang putih. [Freepik]
Ilustrasi bawang putih. [Freepik]

2. Latihan fisik

Olahraga bisa membantu meningkatkan sistem kekebalan Anda. Dr Marilyn Glenville, ahli gizi dan penulis The Natural Health Bible for Women, mengatakan, olahraga mengurangi dampak hormon stres yang membuat kita lebih rentan terhadap pilek dan flu. Jadi, aktif secara fisik bisa membantu menghilangkan hormon stres yang bisa berdampak buruk pada sistem kekebalan tubuh.

3. Kurangi minum alkohol

Kebanyakan minum alkohol bisa menekan sistem kekebalan tubuh. Pada gilirannya, hal ini akan membuat tubuh lebih mudah terserang kuman dan penyakit. Apalagi, minuman beralkohol juga mengandung cukup banyak gula.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

4. Kelola stres

Saat Anda stres, lebih sulit bagi tubuh untuk melawan infeksi penyakit. Cassandra mengatakan stres bisa menekan sistem kekebalan tubuh. Jadi, luangkan waktu untuk relaksasi.

5. Tidur yang cukup

Istirahat yang cukup bisa membantu mengatasi kelelahan, karena orang akan lebih rentan terhadap pilek dan flu ketika lelah. Tidur bisa memberikan waktu bagi tubuh untuk mengisi ulang energi dan memperbaiki sel-selnya.

Saat Anda tidak cukup tidur, Anda akan lebih mudah tersinggung, konsentrasi yang buruk, lelah dan lebih rentan terhadap infeksi. Karena, tubuh Anda tidak memiliki kekuatan untuk melawan ancaman penyakit tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amankah Suntik Vaksin Flu dan Booster Vaksin Covid-19 Bersamaan?

Amankah Suntik Vaksin Flu dan Booster Vaksin Covid-19 Bersamaan?

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:11 WIB

Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini Beda Flu dan Pilek

Sering Dianggap Sama, Ternyata Ini Beda Flu dan Pilek

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:36 WIB

Apa yang Harus Dilakukan Saat Sembelit Sekaligus Demam? Begini Saran Ahli

Apa yang Harus Dilakukan Saat Sembelit Sekaligus Demam? Begini Saran Ahli

Health | Selasa, 12 Oktober 2021 | 18:20 WIB

Terkini

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB