Hati-Hati, 3 Infeksi dari Kucing Ini Dapat Menular ke Manusia

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:30 WIB
Hati-Hati, 3 Infeksi dari Kucing Ini Dapat Menular ke Manusia
Anak terinfeksi bakteri dari kucing (Pixabay/susannp4)

Suara.com - Kucing peliharaan umumnya memiliki kondisi kesehatan yang baik karena sering diperhatikan oleh pemiliknya. Tetapi ada beberapa orang yang juga suka mengadopsi kucing liar dari jalanan.

Kontak dengan kucing, termasuk gigitan dan cakar kucing dapat menyebabkan infeksi pada manusia. Terutama dari kucing liar.

Jadi, penting bagi Anda untuk memahami risiko infeksi sehingga bisa mengambil tindakan pencegahan sebelum terkena.

Berdasarkan Verywell Health, berikut infeksi pada kucing yang bisa menular ke manusia:

1. Kurap

Kucing bisa terkena kurap (dermatophysis) yang disebabkan oleh jamur. Tanda infeksi ini adalah adanya bercak bersisik di kulit, tetapi biasanya tidak terlihat karena tertutup bulu.

Anak-anak yang memegang kucing yang menderita kurap dapat dengan mudah tertular.

Infeksi jamur ini lebih mungkin terjadi pada anak kucing, kucing tua, atau kucing yang sakit. Kucing dengan bulu panjang atau hidup dengan banyak kucing lainnya juga berisiko tinggi terinfeksi jamur kulit.

Ilustrasi kucing telon (pexels/cottonbro)
Ilustrasi kucing telon (pexels/cottonbro)

2. Salmonella

Kucing dapat menyebarkan bakteri salmonella ke manusia. Gejala infeksi ini pada manusia adalah demam, sakit perut, muntah, hingga diare. Sementara kucing mungkin tidak memiliki gejala salmonella.

Selain itu, berhati-hati dengan kotoran kucing. Infeksi akibat kontaminasi kotoran kucing dapat menyebabkan diare pada manusia.

3. Toksoplasmosis

Toksoplasmosis disebabkan oleh parasit Toxoplasma gondii. Infeksi ini umumnya bisa sembuh sendiri. Tetapi terkadang penderitanya akan mengalami gejala seperti flu dan kelenjar yang membengkak.

Pada beberapa orang, infeksi ini dapat menyebabkan penglihatan kabur jangka panjang dan sakit mata.

Apabila ibu hamil terinfeksi parasit ini, maka akan menyebabkan cacat lahir serius. Penyakit ini juga sangat serius bagi orang-orang yang kekebalannya terganggu, dan dapat menyebabkan infeksi otak pada orang-orang yang mengidap AIDS.

Manusia bisa terinfeksi parasit ini jika makan tanpa mencuci tangan setelah membersihkan kotoran kucing atau dari makanan yang tidak dibersihkan atau dimasak matang setelah terkontaminasi kotoran kucing.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pecinta Anabul Wajib Tahu, 3 Jenis Vaksin Kucing yang Bisa Cegah Penyakit Mematikan

Pecinta Anabul Wajib Tahu, 3 Jenis Vaksin Kucing yang Bisa Cegah Penyakit Mematikan

Lifestyle | Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:08 WIB

Sekilas Terdengar Sepele, Tapi Ini Alasan Mengapa Kucing Perlu Litter Box

Sekilas Terdengar Sepele, Tapi Ini Alasan Mengapa Kucing Perlu Litter Box

Lifestyle | Rabu, 13 Oktober 2021 | 22:03 WIB

8 Tips Mengadopsi Kucing Liar Menurut Dokter Hewan Terpercaya

8 Tips Mengadopsi Kucing Liar Menurut Dokter Hewan Terpercaya

Lifestyle | Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:03 WIB

Terkini

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:05 WIB

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses

Health | Kamis, 04 Juni 2026 | 20:36 WIB

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat

Health | Rabu, 03 Juni 2026 | 22:17 WIB