Apakah Gen Kanker Payudara Bisa Tidak Diturunkan ke Salah Satu Generasi?

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Senin, 18 Oktober 2021 | 16:40 WIB
Apakah Gen Kanker Payudara Bisa Tidak Diturunkan ke Salah Satu Generasi?
Ilustrasi kanker payudara (Shutterstock)

Suara.com - Ada sejumlah gen yang membuat seseorang berisiko terkena kanker payudara. Beberapa gen ini dapat diwariskan, yang artinya diturunkan dari orang tua ke anak.

Sekitar 5% hingga 8% kasus kanker payudara bersifat turun temurun. Tetapi, tidak semua orang yang punya gen kanker payudara akan mengembangkan penyakit ini.

Faktor risiko kanker payudara lainnya adalah perubahan bertahap pada DNA-nya. Kondisi ini disebut mutasi somatik. Bukan karena keturunan, tetapi lebih ke faktor eksternal seperti penuaan atau paparan bahan kimia tertentu.

Tetapi apakah gen kanker payudara bisa melewatkan satu generasi? Jawabannya, tidak. Setiap generasi dari keturunan dengan gen kanker payudara akan tetap memilikinya, lapor Medical News Today.

Apabila seseorang memiliki gen payudara dari orang tuanya, ia juga memiliki 50% kesempatan untuk menurunkannya ke anak-anaknya kelak.

ilustrasi kanker payudara (Shutterstock)

Namun sekali lagi, tidak semua orang yang memiliki gen akan mengembangkannya menjadi kanker payudara.

Gen yang bermutasi pun masih bisa diwariskan. Bahkan, jika orang tersebut tidak mengembangkannya menjadi kanker. Tetapi, ada kemungkinan juga mutasi gen tersebut menjadi kanker payudara.

Gen yang paling banyak diwariskan

Ada berbagai mutasi gen yang diturunkan dan berkembang menjadi kanker payudara. Gen yang paling umum adalah mutasi pada gen BRCA1 dan BRCA2.

baca juga

Gen BRCA sebenarnya memiliki tugas untuk memperbaiki kerusakan sel di tubuh, termasuk sel payudara dan ovarium. Tetapi ketika gen ini bermutasi, maka dapat tumbuh menjadi sel atipikal atau sel abnormal yang menyebabkan kanker.

Apabila seseorang mewarisi gen BRCA yang berbahaya, risiko terkena kanker payudara pada usia 70 hingga 80 adalah 45% hingga 69%.

Selain itu, American Cancer Society mencatat laki-laki dengan gen BRCA2 memiliki risiko menderita kanker payudara dengan perbandingan 6 dari 100 seumur hidupnya. Sementara uang memiliki gen BRCA1 mempunyai risiko dengan perbandingan satu dari 100.

Peluang wanita terkena kanker payudara berlipat ganda apabila kerabat tingkat pertama, seperti ibu, kakak perempuan, atau adik perempuan, memiliki kondisi tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Benarkah Pasien Kanker Payudara Tidak Boleh Berhubungan Seksual? Ini Kata Ahli

Benarkah Pasien Kanker Payudara Tidak Boleh Berhubungan Seksual? Ini Kata Ahli

Health | Sabtu, 16 Oktober 2021 | 19:10 WIB

Rek! Begini Cara Deteksi Dini Kanker Payudara, Jangan Sampai Telat Mengetahui

Rek! Begini Cara Deteksi Dini Kanker Payudara, Jangan Sampai Telat Mengetahui

Malang | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 19:05 WIB

4 Fakta Kanker Payudara: Bisa Terjadi Pada Laki-laki

4 Fakta Kanker Payudara: Bisa Terjadi Pada Laki-laki

Health | Jum'at, 15 Oktober 2021 | 14:10 WIB

Terkini

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Menang 2-0 atas Singapura, Ranking FIFA Timnas Indonesia Meroket

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 22:13 WIB

×